Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Suara di Balik Jendela: Kisah Mistis Tatapan Sosok Hitam Berbulu di Tengah Malam

Dimas Galih Nur Hendra Saputra • Jumat, 18 Juli 2025 | 02:00 WIB

Kisah Mistis Tatapan Sosok Hitam Berbulu di Tengah Malam
Kisah Mistis Tatapan Sosok Hitam Berbulu di Tengah Malam

Blitar – Tengah malam di sebuah desa yang tenang, suasana tiba-tiba berubah menjadi mencekam hanya karena suara lirih di balik jendela.

Cerita ini datang dari kanal Teman Dikala Malam, dan mengangkat kisah mistis yang dialami langsung oleh Mas Bondan, seorang pria yang awalnya hanya ingin menginap dan beristirahat di rumah sepupu jauhnya, Hanung. Namun malam itu menjadi malam yang tak akan pernah ia lupakan.

Seperti dituturkan dalam narasi kanal tersebut, malam itu udara sangat pengap. Kamar tempat Mas Bondan menginap kecil dan tertutup rapat.

Baca Juga: SK PIP Masih Mandek? Ini Fakta Tanggal Pencairan yang Kembali Mundur!

Kipas angin yang menyala seolah tak memberi efek apa pun. Suasana semakin membuat sesak napas. Ia berulang kali membalikkan badan di atas kasur, berharap bisa terlelap, tapi yang muncul justru rasa gelisah yang tidak biasa.

Di tengah rasa gerah itulah, Mas Bondan mendengar suara aneh dari luar jendela. Suaranya lirih, seperti desahan... atau mungkin hembusan nafas. Awalnya ia mengira itu hanya angin malam.

Namun suara itu terus terdengar, bahkan seperti lebih dekat. Rasa penasaran mengalahkan rasa takut. Dengan perlahan, ia berjalan ke arah jendela dan membuka kuncinya.

Baca Juga: Pemkot Blitar Tegaskan Komitmen Cegah Bullying di Sekolah, Ini Pesan Penting Wawali Mbak Elim

Apa yang terjadi selanjutnya menjadi puncak dari kisah mistis ini. Saat jendela dibuka, pandangan Mas Bondan langsung beradu dengan sepasang mata merah menyala yang menatap tajam ke arahnya.

Di balik jendela berdiri sosok hitam besar, tubuhnya penuh bulu, wajahnya samar karena gelap, namun matanya—ya, mata itu—tidak akan pernah ia lupakan.

“Saya sempat membeku. Badan saya nggak bisa gerak. Baru setelah makhluk itu mengeluarkan suara seperti geraman halus, saya bisa mundur dan jatuh ke lantai,” kata Mas Bondan dalam narasi yang dibawakan oleh Arya dari Teman Dikala Malam. Ia menambahkan, sesaat setelah terjatuh, suara itu menghilang, dan ketika Hanung datang, tak ada siapa pun di luar.

Baca Juga: Masih Ada Jalan Rusak di Desa Candirejo Blitar, Pengendara Wajib Hati-hati

Hanung langsung tahu bahwa yang dilihat Mas Bondan bukan makhluk biasa. Ia hanya menyuruh Bondan diam, tidak banyak bicara, dan menutup semua pintu dan jendela.

“Malam-malam begini memang waktunya dia keliling,” kata Hanung. Bondan tidak sempat bertanya siapa “dia” yang dimaksud. Ketakutannya sudah terlalu besar.

Menurut cerita warga, sosok hitam berbulu itu sering muncul di malam-malam tertentu, terutama ketika udara terasa sangat panas dan pengap. Makhluk itu diyakini adalah penunggu tua yang tidak suka diganggu.

Banyak warga menghindari membuka jendela atau pintu setelah tengah malam, apalagi jika mendengar suara lirih dari luar.

Baca Juga: Dua Destinasi Wisata di Blitar Ramai Dikunjungi Selama Libur Panjang Sekolah

Beberapa orang pernah mencoba menyelidiki asal-usul makhluk ini. Namun seperti umumnya kisah mistis di desa-desa Blitar, kebenarannya sulit diverifikasi. Ada yang mengatakan sosok itu adalah jelmaan binatang buas yang dibunuh secara tidak wajar.

Ada pula yang percaya itu adalah roh penasaran dari seorang petapa zaman dahulu yang berubah wujud karena kutukan.

Arya, kreator Teman Dikala Malam, menyebut kisah Mas Bondan ini adalah salah satu cerita paling menegangkan yang pernah ia bawakan. “Bukan hanya karena kemunculan makhluknya yang tiba-tiba, tapi karena posisi Mas Bondan yang sangat rentan.

Baca Juga: Penasaran Salah Satu Koleksi Istimewa di Museum Penataran Blitar

Kalau dia tidak cepat menutup jendela, bisa jadi ceritanya akan berakhir lebih tragis,” ujar Arya.

Cerita ini pun viral di kalangan pecinta horor dan supranatural. Banyak komentar masuk yang membagikan pengalaman serupa—tentang suara lirih dari balik jendela, atau perasaan diawasi di tengah malam.

Bahkan ada yang menyebut sosok serupa juga pernah muncul di desa lain, dengan ciri khas mata merah dan tubuh hitam penuh bulu.

Meski begitu, Mas Bondan kini enggan kembali ke desa itu. Trauma yang ia alami cukup dalam. Ia mengaku masih sering mimpi buruk, terutama saat malam terasa gerah dan gelap.

Baca Juga: Konsorsium Judi Online Lindungi 10.000 Bandar: Terhubung ke Cyber Polri dan Kominfo?

“Saya nggak tahu itu apa. Tapi saya tahu itu bukan mimpi. Saya lihat matanya. Saya bisa rasakan... dia benar-benar ada,” ujarnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa terkadang, rasa penasaran bisa berujung pada pertemuan yang tak diinginkan.

Dan dalam dunia yang masih dipenuhi misteri, seperti yang sering diangkat dalam kisah mistis kanal Teman Dikala Malam, tidak semua suara patut disambut. Terutama, jika suara itu datang dari balik jendela di tengah malam.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Cerita Horor #berbulu #kisah mistis #Tatapan #Sosok #hitam #tengah malam