BLITAR – Wilayah pesisir selatan ternyata memiliki potensi wisata dan kuliner yang membanggakan. Salah satunya Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, yang direncanakan menjadi kawasan wisata dan kuliner halal.
Kepala Dinas Koperasi dan UMK (Diskopum) Kabupaten Blitar, Sri Wahyuni, mengatakan bahwa baru saja melakukan audiensi dengan Bank Indonesia (BI) pada 2 Juli lalu.
Dalam pertemuan tersebut, dia kembali mengusulkan kawasan Pantai Tambakrejo sebagai kawasan halal, menyusul potensi kuliner berbasis perikanan yang kuat di wilayah tersebut. “Tambakrejo ini punya potensi luar biasa.
Di sana banyak pelaku usaha kuliner, terutama ikan bakar, yang pengolahannya masih sangat tradisional dan halal. Apalagi mayoritas pedagangnya juga muslim,” ujarnya.
Sri melanjutkan, seluruh ekosistem kuliner di Pantai Tambakrejo sangat mendukung konsep halal. Mulai dari bahan baku ikan yang diperoleh dari nelayan lokal, metode tangkap yang ramah lingkungan, hingga pengolahan makanan yang sederhana tanpa campur tangan bahan nonhalal.
“Pengolahan ikan di sana umumnya masih dilakukan secara tradisional, tanpa menggunakan pengawet atau bahan tambahan kimia,” jelasnya.
Kuliner utama di kawasan ini adalah ikan bakar yang berasal dari hasil tangkapan langsung para nelayan Tambakrejo.
Selain itu, aktivitas nelayan di wilayah ini masih mengandalkan alat tangkap tradisional yang menjamin kesegaran dan kehalalan ikan.
Menurut Sri, kawasan kuliner sepanjang jalan utama di Tambakrejo juga memiliki karakteristik yang menyatu.
“Lokasi kulinernya tidak menyebar, tetapi rapi dan bisa disusun menjadi satu kesatuan kawasan wisata halal yang utuh,” katanya.
Bersama tim dari BI, beberapa waktu lalu diskopum juga telah melakukan survei langsung ke lokasi. Hasil awal menunjukkan ada 41 pelaku UMKM di kawasan tersebut yang berpotensi masuk dalam proyek percontohan ini.
Baca Juga: Siswa Nominasi PIP 2025 Sudah Dirilis, Ini Cara Mengeceknya di pip.kemdikbud.go.id | KAWENTAR
Dari jumlah tersebut, minimal 10 UMKM akan dipilih dan dibina lebih lanjut untuk menjadi embrio kawasan wisata dan kuliner halal.
Sri menyebut proses survei berjalan lancar dan disetujui oleh pihak BI. Nantinya, Pantai Tambakrejo akan menjadi kawasan wisata dan kuliner halal pertama di Jawa Timur.
Tak hanya memperkuat ekonomi syariah, keberadaan kawasan ini juga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan muslim dari dalam dan luar daerah.
“Ini bisa jadi percontohan se-Jawa Timur. Harapan kami, dengan dukungan semua pihak, realisasi kawasan halal ini bisa segera terwujud,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah