BLITAR - Kalau kamu punya rencana liburan ke Blitar, ingat satu hal penting: pulang dari Blitar tanpa mencicipi kuliner khas Blitar itu sama saja seperti nonton film tapi keluar di tengah-tengah. Sayang banget! Kota Proklamator ini tidak hanya kaya sejarah dan budaya, tapi juga surga bagi pecinta makanan.
Mulai dari camilan manis, makanan berat yang bikin kenyang, sampai sajian tradisional yang langka ditemukan di kota lain, kuliner khas Blitar siap memanjakan lidahmu. Bahkan, beberapa di antaranya sudah jadi langganan para wisatawan dan viral di media sosial. Jadi, sebelum packing koper, pastikan kamu catat daftar makanan wajib ini.
Dalam artikel ini, kami rangkum 15 kuliner khas Blitar yang layak masuk itinerary liburanmu. Dijamin, setelah baca sampai habis, kamu bakal langsung cari tahu lokasinya dan siap berburu rasa!
Baca Juga: Polisi Ungkap Pria Sebatang Kara Warga Kanigoro Blitar Membusuk di Kontrakan
1. Tahu Bumbu Lawu
Kombinasi lontong, tahu, toge, dan sambal kacang kental ini disajikan dengan kerupuk renyah. Sederhana tapi bikin susah move on.
2. Rujak Cingur
Menu legendaris dengan campuran sayuran, tahu, tempe, dan tentu saja cingur sapi. Bumbu petisnya khas banget!
3. Nasi Pecel Blitar
Bukan pecel biasa. Bumbu kacangnya halus, lebih berminyak, dan punya rasa lebih dalam dibanding daerah lain.
Baca Juga: Gas Melon Mulai Langka di Blitar, Disperindag-Pertamina Turun Lakukan Penelusuran
4. Soto Daging Ireng
Soto hitam khas Blitar dengan daging empuk dan kuah kaya rempah. Warna gelapnya dari kecap, bukan karena gosong!
5. Nasi Ampok
Nasi dari jagung tumbuk ini sehat, mengenyangkan, dan cocok dimakan dengan sambal tomat, ikan asin, atau tempe goreng.
6. Waji Keletik
Camilan legit dari ketan dan gula kelapa, dibungkus kulit jagung kering. Wangi dan manisnya bikin nagih.
Baca Juga: Silsilah Kiai Legendaris Blitar: Gus Iqdam dan Jejak Pondok Mamba’ul Hikam Mantenan
7. Es Pleret
Minuman segar berisi bola tepung beras dalam sirup santan. Cocok banget buat ngilangin dahaga saat siang bolong.
8. Soto Babat
Punya kuah kuning kental dan babat sapi yang empuk. Rasanya gurih, kenyal, dan bikin perut senang.
9. Uceng Goreng
Ikan kecil khas Blitar yang digoreng renyah. Makin mantap kalau dimakan bareng sambal pedas dan nasi hangat.
Baca Juga: Bukan Anak Kota, Ini Perjalanan Gus Iqdam dari Desa Karanggayam hingga Jadi Figur NU Muda
10. Getih
Mirip dodol, tapi terbuat dari kacang dan gula merah. Lengket, manis, dan ditaburi wijen yang harum.
11. Es Drop
Es jadul yang masih eksis! Disajikan dengan kertas dan disimpan di termos. Rasa nostalgia yang menyegarkan.
12. Rujak Petis
Lebih ringan dari rujak cingur, berisi sayuran, tempe, tahu, dan bumbu petis yang manis gurih.
Baca Juga: Kenapa Dipanggil Gus? Gus Iqdam Beberkan Rahasia Garis Keturunan Kiai Zubaidi
13. Sayur Tewel
Sayur nangka muda berkuah santan pedas. Cocok banget buat pencinta masakan ndeso dan pedas!
14. Ayam Bakar Blitar
Bumbunya khas, dimasak dengan teknik tradisional, dan pas banget disandingkan dengan sambal tomat.
15. Peyek Uceng
Rempeyek renyah dengan topping ikan uceng yang gurih. Camilan khas pasar yang bikin lupa diri.
Baca Juga: Pernah Malu Dipanggil Gus, Begini Cara Gus Iqdam Menebus Julukan Itu
Kuliner Blitar: Murah, Merakyat, Tapi Kaya Rasa
Yang menarik dari kuliner khas Blitar adalah harganya yang bersahabat dan cita rasanya yang tidak bisa dianggap remeh. Di tengah menjamurnya makanan instan atau franchise cepat saji, makanan Blitar tetap setia pada resep dan cara masak tradisional.
Sebagian besar makanan ini bisa kamu temukan di warung makan, pasar tradisional, atau lapak-lapak kaki lima. Tapi jangan salah, soal rasa bisa menyaingi restoran bintang lima. Bahkan, beberapa tempat makan di Blitar kini sudah tampil modern tanpa meninggalkan cita rasa lokalnya.
Jika kamu wisatawan yang ingin menyatu dengan kehidupan warga lokal, tidak ada cara yang lebih tepat selain mencicipi makanan mereka. Karena dari makanan, kamu akan paham budaya, kebiasaan, dan rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Juga: Pernah Malu Dipanggil Gus, Begini Cara Gus Iqdam Menebus Julukan Itu
Bisa Jadi Oleh-Oleh Juga!
Beberapa dari kuliner ini juga cocok banget dijadikan oleh-oleh. Misalnya, peyek uceng, uceng goreng, atau waji keletik. Kamu bisa membelinya di pusat oleh-oleh seperti Pasar Templek atau area wisata sekitar Makam Bung Karno.
Kemasannya sekarang juga makin kekinian—mudah dibawa, tahan lama, dan bisa jadi buah tangan yang berkesan. Jadi, jangan pulang dengan tangan kosong, ya!
Kesimpulan: Liburan Blitar, Wajib Wisata Rasa
Liburan ke Blitar belum lengkap tanpa menjelajahi rasa khasnya. Mulai dari makanan berat, minuman segar, hingga camilan ringan—semuanya menawarkan pengalaman yang tak biasa. Tak hanya enak, tapi juga penuh cerita dan budaya.
Editor : Anggi Septian A.P.