Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bukan Cuma Tahu Bacem! Nasi Pecel Blitar ala Yasanasan Ini Bikin Netizen Lupa Diet

Findika Pratama • Minggu, 3 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Bukan Cuma Tahu Bacem! Nasi Pecel Blitar ala Yasanasan Ini Bikin Netizen Lupa Diet
Bukan Cuma Tahu Bacem! Nasi Pecel Blitar ala Yasanasan Ini Bikin Netizen Lupa Diet

BLITAR -  Video resep nasi pecel ala Yasanasan kembali jadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini bukan soal cara membuatnya atau bahan lokal yang digunakan, tapi karena efek samping yang ditimbulkan: bikin netizen lupa diet! Dengan isian komplet dari sambal kacang, sayur rebus, nasi putih, hingga tempe dan tahu bacem, siapa pun yang menonton pasti langsung tergoda.

Unggahan video berdurasi 10 menit itu memperlihatkan proses lengkap membuat nasi pecel khas Blitar, dimulai dari mengulek sambal kacang dengan kencur dan daun jeruk purut, lalu merebus bayam, kol, kacang panjang, dan wortel, hingga menyajikan semuanya di atas piring bersama tempe dan tahu bacem. Penutupnya? Sambal yang mengguyur nasi dan sayur—bikin air liur penonton nyaris tumpah.

“Diet bisa nunggu, tapi pecel nggak bisa ditolak,” komentar seorang warganet di TikTok. “Baru kemarin mulai defisit kalori, hari ini langsung nambah nasi dua piring,” sambung akun lainnya sambil menandai temannya. Resep nasi pecel Yasanasan seolah berhasil membongkar benteng pertahanan para pejuang diet di seluruh Nusantara.

Baca Juga: ⁠Jelang Hari Jadi ke-701 Blitar, Sejumlah Agenda Event Digeber

Kenikmatan yang Nggak Bisa Dihitung Kalori

Apa yang membuat nasi pecel Yasanasan begitu menggoda? Menurut Zasanah San, sang pemilik akun, rahasianya ada di kombinasi sambal yang medok dan sayuran yang masih renyah meski direbus. “Saya nggak pelit bumbu. Kalau pecel itu kan harus meledak rasanya di mulut, gurih, pedas, manis, semua campur jadi satu,” jelasnya.

Tahu bacem dan tempe bacem jadi pasangan wajib. Tekstur empuk dengan rasa manis rempah menyatu sempurna dengan sambal pecel. Belum lagi nasi putih hangat yang menyerap bumbu. Tak heran banyak netizen yang mengaku tergoda untuk nambah—padahal sebelumnya sedang intermittent fasting atau ikut challenge no rice.

Yang menarik, beberapa komentar bahkan membuat perbandingan lucu seperti, “Antara nasi pecel atau body goals, saya pilih kenyang dan bahagia,” atau “Kalori pecel memang tinggi, tapi rasa bersalahnya rendah.” Humor seperti ini justru jadi daya tarik viral yang membuat video Yasanasan terus dibagikan ulang.

Baca Juga: Polisi Ungkap Pria Sebatang Kara Warga Kanigoro Blitar Membusuk di Kontrakan

Dari Dapur Rumahan ke FYP, Nasi Pecel Jadi Godaan Nasional

Fenomena viralnya video ini bukan hanya soal rasa, tapi juga soal momen. Di tengah gempuran tren makan sehat, detoks jus, dan meal prep tanpa nasi, nasi pecel ala Blitar hadir seperti oase rasa yang tak bisa diabaikan. Apalagi disajikan dengan cara yang sangat membumi dan otentik: pakai cobek, ulekan manual, dan dapur sederhana.

Netizen dari luar Blitar pun ikut meramaikan komentar. Ada yang menyebut ingin langsung ke Blitar demi mencicipi nasi pecel asli, ada pula yang minta dijadikan frozen food biar bisa dikirim ke Jakarta. Bahkan seorang content creator kuliner asal Bandung mengunggah reaction video sambil berkata, “Kalau ada pecel kayak gini, cheat day-nya saya panjangin seminggu!”

Bukan tidak mungkin, nasi pecel bakal menjadi makanan yang mampu “melawan” tren diet modern dengan senjata paling ampuh: rasa nikmat yang bikin bahagia.

Baca Juga: Polisi Ungkap Pria Sebatang Kara Warga Kanigoro Blitar Membusuk di Kontrakan

Kembali ke Kenyamanan, Bukan Timbangan

Menurut psikolog kuliner dari Universitas Negeri Malang, Dr. Ida Rahmawati, makanan tradisional seperti nasi pecel memiliki efek emosional yang kuat. “Orang makan nasi pecel bukan cuma karena lapar, tapi karena ingin kembali ke perasaan nyaman. Ada rasa pulang, ada rasa diterima,” ujarnya.

Inilah yang membuat video seperti milik Yasanasan berhasil menyentuh audiens lebih luas. Bukan sekadar tutorial masak, tapi juga kisah tentang makanan yang menenangkan, akrab, dan memuaskan. Dalam dunia yang terus mendorong gaya hidup cepat dan terukur, nasi pecel hadir sebagai pengingat bahwa makanan juga soal kenangan.

Zasanah San sendiri tertawa saat ditanya soal netizen yang gagal diet karena resepnya. “Saya sih nggak tanggung jawab ya kalau jadi nambah piring. Yang penting makan bahagia dulu, baru mikir diet besok,” ujarnya sambil tertawa.

Baca Juga: Silsilah Kiai Legendaris Blitar: Gus Iqdam dan Jejak Pondok Mamba’ul Hikam Mantenan

Masakan Blitar, Selera Nasional

Viralnya nasi pecel ini membuka peluang lebih luas untuk mengenalkan kuliner Blitar ke tingkat nasional. Baik sebagai menu usaha rumahan, ide katering, atau sekadar pengobat rindu masakan kampung, resep Yasanasan telah membuktikan kekuatan kuliner lokal untuk bersaing di ranah digital.

Dengan gaya penyampaian yang santai, resep yang jelas, dan visual yang menggugah, nasi pecel ala Yasanasan berhasil jadi bintang baru di jagat konten kuliner. Dan buat netizen yang sudah gagal diet? Mungkin itu bukan kegagalan, tapi kemenangan rasa.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#kuliner khas blitar #nasi pecel