Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjuangan Seorang Perempuan, Lawan Tekanan Sosial Terhadap Stereotipe Perempuan

Prima Suci Maharani • Senin, 4 Agustus 2025 | 02:00 WIB
MUTHIA NADHIRA (Dikutip dari Youtube Muthia Nadhira)
MUTHIA NADHIRA (Dikutip dari Youtube Muthia Nadhira)

BLITAR – Di sebuah video konten dari Ferry Irwandi, dia membagikan refleksi mendalam tentang perjuangan perempuan dalam meraih mimpi.

Cerita ini tidak hanya menyentuh sisi personal, tetapi juga menyoroti ketimpangan struktural yang masih dihadapi oleh banyak perempuan hingga hari ini.

Cerita dimulai dari sang istri, Muthia Nadhira, yang kerap disapa sebagai sosok perempuan populer dan berbakat di kampus.

Muthia sering dikenal sebagai peyanyi jazz yang cerdas, cantik, dan menjadi vokalis band terbaik kala itu. Muthia seolah memiliki semua modal untuk bersinar.

Namun setelah menikah dan menjalani peran sebagai istri serta ibu, semua berubah.

Ferry mengungkapkan bahwa meski mereka menjalani pernikahan setara, di mana pekerjaan rumah tangga dibagi secara adil, hal itu belum cukup untuk melindungi Muthia dari tekanan sistemik.

Sebagai laki-laki, Ferry menyadari bahwa dirinya memiliki “jatah gagal” yang jauh lebih banyak. Ia bisa mencoba, gagal, lalu mencoba lagi tanpa banyak beban.

Sementara bagi perempuan, kegagalan seringkali menjadi label yang mengekang dan menyakitkan.

Sistem sosial dan budaya yang patriarki membentuk ekspektasi berat terhadap perempuan.

Ketika seorang perempuan gagal, masyarakat tidak memberinya banyak kesempatan untuk bangkit kembali. Hal ini membuat Muthia yang bertalenta sempat kehilangan rasa percaya dirinya.

Ia merasa tidak pantas berkarya kembali. Insekuritas mendalam membuatnya nyaris membatalkan peluncuran karya yang ia tulis sendiri.

Namun berkat dorongan dan keyakinan dari Ferry, akhirnya lagu tersebut dirilis dan mendapat komentar positif.

Tiga hari setelah rilis, video klipnya sudah ditonton lebih dari 120 ribu kali di YouTube membuktikan bahwa karya perempuan layak diberikan apresiasi.

Ferry mengajak para pengikutnya untuk tidak menganggap remeh perjuangan perempuan, terutama dalam mengejar impian yang tertunda.

Ia juga menekankan bahwa mendukung perempuan bukan hanya soal membagi tugas rumah tangga, tetapi juga menyadari beban mental, sosial, dan emosional yang mereka tanggung. 

“Menjadi perempuan itu tidak pernah mudah,” tutup Ferry dalam videonya.

Editor : M. Subchan Abdullah
#rekomendasi lagu #perempuan #youtube #ferry irwandi #lagu terbaru #podcast