Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mengintip Kisah Inspiratif Raka, Bagaimana Menghadapi Dampak Trauma Bagi Kesehatan Mental?

Prima Suci Maharani • Senin, 4 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi Kesehatan Mental (Dikutip dari health.kompas.com)
Ilustrasi Kesehatan Mental (Dikutip dari health.kompas.com)

BLITAR – Trauma masa kecil adalah luka yang tak selalu tampak, namun meninggalkan jejak mendalam pada jiwa seseorang.

Hal inilah yang dialami Raka, seorang anak muda yang kini berani membuka kisah masa lalunya masa yang penuh luka dan tekanan batin.

Dalam sebuah wawancara podcast di Suara Berkelas, Raka mengungkap bahwa ia tumbuh di lingkungan yang penuh tuntutan dan tekanan emosional.

Ia merasa tidak pernah benar-benar punya ruang untuk menjadi diri sendiri. Perasaan tidak cukup, rasa bersalah tanpa sebab, dan takut salah menjadi bagian dari kesehariannya sejak kecil.

"Aku ngerasa kayak jadi orang yang enggak punya tempat aman. Bahkan di rumah sendiri. Itu terbawa terus sampai dewasa," ujar Raka dengan suara lirih.

Trauma itu tak hilang begitu saja. Sebaliknya, ia mengendap dan muncul dalam bentuk depresi, kecemasan, bahkan kebencian terhadap diri sendiri.

Selain trauma, Raka juga didiagnosis ADHD yaki kondisi neurologis yang membuatnya kesulitan fokus dan mudah terdistraksi. Kombinasi keduanya membuat hidup terasa seperti labirin tanpa jalan keluar.

"Ada saat-saat di mana aku bener-bener ngerasa nggak berguna. Hidup rasanya kosong," kenangnya.

Namun di balik gelapnya masa lalu, Raka menemukan jalan keluar. Proses pemulihan tak terjadi seketika, tapi perlahan.

Ia mulai menyadari bahwa luka masa kecilnya bukan kesalahan dirinya. Ia belajar mengurai trauma, memaafkan masa lalu, dan menerima bahwa menjadi “berbeda” bukan berarti salah.

Perjalanan Raka membuktikan bahwa trauma masa kecil bukan akhir segalanya. Justru dari sanalah proses penyembuhan dimulai.

Kini, ia menggunakan kisahnya untuk menginspirasi orang lain, khususnya mereka yang juga membawa luka serupa.

Melalui platform wirausaha sosial yang ia bangun, Raka menciptakan ruang bagi orang-orang yang pernah merasa “rusak” untuk berdaya kembali.

Ia percaya, ketika luka bisa diakui dan dirawat, maka pemulihan pun menjadi mungkin.

Kisah Raka adalah pengingat bahwa banyak di antara kita yang diam-diam memikul luka lama. Dan dengan keberanian untuk menghadapinya, masa depan bisa tetap penuh harapan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#tips jaga kesehatan mental di tempat kerja #GenZMentalHealth #MentalHealth #MentalHealthAwareness #kesehatan mental #LatihanMental #KesehatanMentalAnak #Kesehatan mental pria #KesehatanMental