Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jangan Membisu, Jangan Membuta! Ahok Beri Peringatan Keras Pada Seluruh Warga Indonesia Jika Ingin Perubahan

Prima Suci Maharani • Rabu, 6 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Foto Ahok (Dikutip dari infobanknews.com)
Foto Ahok (Dikutip dari infobanknews.com)

BLITAR – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali menyampaikan pernyataan tegas yang menyentil kesadaran publik.

Dalam sebuah forum diskusi bersama Raymond Chin dan para pengusaha, Ahok mengkritik sikap masyarakat yang terlalu pasif terhadap permasalahan negara.

“Jangan harap negara ini beres kalau kita cuma diam aja,” tegasnya.

Pernyataan ini bukan sekadar lontaran emosi. Ahok menggambarkan bahwa kerusakan sistemik yang terjadi di Indonesia tidak akan selesai dengan diam, apalagi dengan hanya mengeluh di media sosial.

Ia menegaskan, selama rakyat tidak bersuara dan tidak ikut memperjuangkan perubahan, maka kekacauan akan terus berlangsung dan semakin mengakar.

"Kita lihat aparat korup, sistem rusak, hukum enggak adil, tapi kita diem. Terus mau berharap siapa yang betulin?" ujarnya retoris.

Ahok pun bercerita bagaimana dirinya dulu melawan sistem, meski harus menghadapi banyak risiko. Ia mengakui bahwa perjuangan melawan ketidakadilan dan korupsi memang berat.

Namun, diam bukan berarti pilihan. Ketika orang baik memilih diam, maka yang jahat akan bebas berkuasa. Dan saat itu terjadi, kata Ahok, “jangan kaget kalau hidup kita makin susah.”

Menurutnya, banyak orang pandai di Indonesia yang punya potensi menjadi agen perubahan, tapi mereka memilih “main aman”. Tidak mau terlibat politik, tidak mau protes, tidak mau melaporkan pelanggaran, karena takut dianggap cari masalah.

“Kalau semua orang baik takut ribut, negara ini dipegang sama yang doyan ribut. Dan hasilnya ya begini,” jelas Ahok.

Ia mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak bersikap apatis. Keberanian untuk berbicara, menyuarakan keadilan, dan ikut serta dalam proses demokrasi merupakan kunci agar negara tidak terus-menerus dikuasai oleh segelintir elit yang tidak berpihak pada rakyat.

Baca Juga: Gak Perlu Warisan, Ini Cara Cari Uang Online yang Bisa Dipelajari Anak Muda Blitar Hari Ini Juga

Ahok menutup dengan pesan kuat, “Kalau kita benar-benar sayang sama negara ini, maka kita harus berani ribut demi kebaikan. Diam itu bukan emas kalau negara lagi sekarat.”

Pernyataan ini menjadi refleksi penting, bahwa perubahan tidak akan datang jika rakyatnya memilih menjadi penonton. Waktu untuk diam sudah lewat. Sekarang saatnya bersuara.(*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#generasi muda #birokrasi #PEDULI #Basuki Tjahadja Purnama #pemerintah indonesia #ekonomi lokal #Kekacauan Politik #melek politik #ahok #raymond chin #UMKM Lokal #perubahan #politik #bangsa indonesia