Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pantai Serang Blitar Siap Diresmikan Jadi Objek Wisata Halal, Apa Pertimbangannya?

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:00 WIB

 

Pantai Serang Blitar Siap Diresmikan Jadi Objek Wisata Halal, Apa Pertimbangannya?
Pantai Serang Blitar Siap Diresmikan Jadi Objek Wisata Halal, Apa Pertimbangannya?

BLITAR – Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, bakal tampil dengan wajah baru karena akan diresmikan sebagai wisata halal pada akhir pekan ini.

Penetapan ini sebelumnya direncanakan pada Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, tetapi predikat ini beralih karena Pantai Serang dianggap lebih memadai. Berbagai persiapan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, seperti penguatan sinyal internet.

Dinas Koperasi dan UMK (Diskopum) Kabupaten Blitar tengah mempersiapkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata ramah muslim. Launching rencananya digelar pada Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan Festival Layang-Layang.

Kepala Diskopum Kabupaten Blitar Sri Wahyuni mengatakan, penataan dilakukan agar wisata di Pantai Serang semakin aman, nyaman, dan halal. “Kami dan pihak Bank Indonesia Kediri menganggap Pantai Serang lebih memadai untuk dijadikan wisata halal atau ramah muslim. Selain itu, nantinya transaksi di wisata itu juga dianjurkan memakai QRIS atau digital,” ujarnya.

Sri melanjutkan, konsep wisata ramah muslim ini mencakup berbagai fasilitas dan pelayanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Di antaranya, seluruh kuliner yang dijual di kawasan tersebut wajib memiliki sertifikat halal.

Selain itu, tempat ibadah seperti musala dan fasilitas wudu juga ditata lebih representatif. Pemkab Blitar juga berkoordinasi untuk memperkuat infrastruktur pendukung. Salah satunya penambahan sinyal telekomunikasi di area Pantai Serang agar wisatawan dapat lebih mudah berkomunikasi dan mengakses informasi.

“Insya Allah 17 Agustus nanti kami launching wisata ramah muslim, bersamaan dengan Festival Layang-Layang di Pantai Serang. Lalu, kami pastikan semua kuliner di sana sudah bersertifikat halal dan fasilitas ibadah tertata rapi,” jelasnya.

Sri menyebut seluruh ekosistem kuliner di Pantai Serang sangat mendukung konsep halal. Mulai dari bahan baku ikan yang diperoleh dari nelayan lokal, metode tangkap yang ramah lingkungan, hingga pengolahan makanan yang sederhana tanpa campur tangan bahan nonhalal.

Kuliner utama di kawasan ini adalah ikan bakar yang berasal dari hasil tangkapan langsung para nelayan Tambakrejo. Selain itu, aktivitas nelayan di wilayah ini masih mengandalkan alat tangkap tradisional yang menjamin kesegaran dan kehalalan ikan.

“Pengolahan ikan di sana umumnya masih dilakukan secara tradisional, tanpa menggunakan pengawet atau bahan tambahan kimia,” tuturnya.

Sri menambahkan, peluncuran wisata ramah muslim ini akan dirangkai dengan Festival Syariah dan Pekan QRIS Nasional yang digelar pada 14–16 Agustus di Pendapa Sasana Adhi Praja (SAP) Kanigoro. “Launching wisata halal di Pantai Serang akan dibarengkan dengan acara di pendapa, sehingga gaungnya lebih luas,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#wisata ramah muslim #pantai serang blitar #Pemkab Blitar