BLITAR – Siapa sangka, di balik dentuman menggelegar sound horeng yang sering meramaikan hajatan desa, tersimpan nilai bisnis yang sangat besar. Menurut laporan channel YouTube Tretan Universa, harga sewa satu set sound horeng bisa mencapai Rp30 juta untuk sekali tampil.
Bahkan, jika klien memesan paket lengkap dengan panggung, lighting, generator, dan kru teknis, nilainya bisa menembus angka fantastis Rp2 miliar. Angka ini setara dengan biaya konser musik skala nasional.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa sound horeng bukan sekadar hiburan “kelas bawah” seperti anggapan sebagian orang, melainkan sebuah industri kreatif yang berputar cepat di tingkat lokal.
Baca Juga: Pemkab Blitar Mulai Sosialisasikan SE Gubernur Jatim Terkait Sound, Ini Tanggapan Pelaku Usaha
Tretan Universa mengungkap, harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari jumlah speaker, kualitas audio, jarak tempuh lokasi, hingga durasi acara.
Untuk event besar, operator sound horeng bahkan membawa ratusan speaker line array yang disusun membentuk dinding suara raksasa. Investasi perangkat ini mencapai miliaran rupiah, sehingga wajar jika tarif sewanya tinggi.
Kru juga terdiri dari teknisi berpengalaman, operator mixer, hingga tim keamanan untuk memastikan acara berjalan lancar.
Baca Juga: Pelukis Terkenal yang Dituduh Merusak Candi Simping, Fakta atau Fitnah?
Bukan hanya soal sewa, bisnis sound horeng juga melibatkan rantai ekonomi lain. Penyedia genset, jasa transportasi, katering kru, hingga penjual makanan di sekitar acara ikut kecipratan rezeki.
Tretan Universa mencatat, satu kali hajatan dengan sound horeng bisa menggerakkan ekonomi desa hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, ada yang memesan penampilan ini untuk acara di luar pulau, sehingga menambah nilai kontrak karena biaya logistik yang besar.
Dari sini terlihat, dentuman yang sering dianggap “berisik” ternyata punya peran ekonomi yang signifikan.
Baca Juga: Reforma Agraria Serahkan 133 Hektar Lahan Perkebunan kepada Rakyat Blitar
Meski nominalnya tinggi, permintaan sound horeng tidak pernah surut. Jadwal operator top bisa penuh hingga setahun ke depan, terutama saat musim pernikahan atau perayaan desa.
Beberapa klien rela membayar lebih untuk mendapatkan peralatan terbaru dan kru ternama yang punya reputasi bagus dalam menghasilkan suara berkualitas.
Bahkan, ada persaingan sehat antaroperator untuk menawarkan inovasi, seperti penataan speaker unik, efek panggung modern, hingga integrasi dengan pertunjukan seni lokal.
Baca Juga: Hoaks Sertifikat Elektronik: Isu Perampasan Tanah yang Menyesatkan Warga
Namun, biaya tinggi ini tidak lepas dari risiko besar. Perangkat sound horeng rentan rusak karena intensitas pemakaian tinggi dan faktor cuaca.
Asuransi peralatan menjadi salah satu pengeluaran rutin yang harus ditanggung operator. Begitu juga biaya perawatan berkala untuk menjaga kualitas suara tetap prima.
Tretan Universa menyebut, inilah alasan mengapa tarifnya tidak bisa dibandingkan dengan penyewaan sound system standar.
Baca Juga: Kantor Pertanahan Blitar Beberkan Outlook 2025: Tata Ruang, Jalan Tol, dan Investasi
Selain itu, ada kebijakan keamanan yang ketat. Untuk acara berskala besar, sound horeng wajib mengantongi izin dari kepolisian dan berkoordinasi dengan pemerintah desa.
Hal ini untuk mengantisipasi potensi keributan atau keluhan warga. Beberapa operator bahkan menambahkan layanan mediasi, di mana mereka siap mengatur volume atau memindahkan speaker jika ada komplain.
Semua prosedur ini masuk dalam biaya operasional, sehingga berpengaruh pada harga paket.
Baca Juga: Dari Tempat Keramat hingga Puing Batu: Mengapa Candi Simping Penting bagi Jati Diri Bangsa?
Dari sisi prestise, menggunakan sound horeng ternama dalam acara besar dianggap sebagai simbol gengsi di beberapa daerah.
Tretan Universa menceritakan, ada klien yang rela menunda pernikahan selama berbulan-bulan hanya demi menunggu jadwal operator favorit. Fenomena ini membuktikan betapa kuatnya daya tarik industri ini di mata masyarakat.
Bahkan, beberapa operator terkenal memiliki basis penggemar layaknya musisi papan atas.
Baca Juga: Misteri Ikan Sengkaring di Telaga Rambut Monte: Konon Bawa Azab Jika Diambil
Ke depan, potensi bisnis sound horeng diperkirakan akan terus berkembang. Dengan dukungan teknologi audio terbaru dan tren acara spektakuler di tingkat lokal, industri ini bisa menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar.
Namun, Tretan Universa menegaskan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan kenyamanan warga sekitar. Bisnis boleh besar, tapi harus tetap mengedepankan etika dan aturan yang disepakati bersama.
Dengan manajemen profesional, sound horeng tidak hanya menjadi hiburan jalanan, tetapi juga sebuah industri yang membanggakan.
Editor : Anggi Septian A.P.