Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Booking Sound Horeg Mas Brewok Harus Setahun Sebelumnya, Kenapa Bisa Serame Itu?

Findika Pratama • Jumat, 15 Agustus 2025 | 03:00 WIB

Booking Sound Horeg Mas Brewok Harus Setahun Sebelumnya, Kenapa Bisa Serame Itu?
Booking Sound Horeg Mas Brewok Harus Setahun Sebelumnya, Kenapa Bisa Serame Itu?

BLITAR - Fenomena sound horeg di Blitar dan sekitarnya kembali jadi sorotan. Kali ini, bukan soal dentuman bass atau pro-kontra kebisingan, tapi jadwal job milik Mas Brewok yang super padat.

Dikutip dari KapanLagiDotCom, untuk memesan jasa sound horeg Mas Brewok, calon penyelenggara harus rela antre setidaknya setahun sebelumnya. Bahkan, ada yang memesan hingga dua tahun lebih awal demi memastikan slot tidak habis.

Fenomena ini membuat Mas Brewok jadi salah satu nama paling dicari di dunia hiburan rakyat Jawa Timur.

Baca Juga: Pemkab Blitar Mulai Sosialisasikan SE Gubernur Jatim Terkait Sound, Ini Tanggapan Pelaku Usaha

Mas Brewok, pemilik armada sound horeg yang dikenal punya belasan truk audio bertenaga tinggi, memulai bisnisnya dari hobi kecil di kampung. Dulu, ia hanya membantu tetangga saat ada hajatan dengan speaker seadanya.

Seiring waktu, kualitas peralatan dan reputasinya meningkat pesat. Dari satu unit kecil, kini ia mengoperasikan lebih dari sepuluh truk sound lengkap dengan kru profesional.

“Kalau untuk karnaval besar, peralatan kita bisa full set, dari sound horeg, panggung, sampai lighting,” kata Mas Brewok saat ditemui di garasinya.

Baca Juga: Misteri Runtuhnya Candi Simping: Warisan Raden Wijaya yang Luluh Lantak

Jadwal padatnya bukan tanpa alasan. Sound horeg Mas Brewok terkenal karena kekuatan dan kejernihan suaranya. Banyak warga dan panitia acara rela menunggu lama demi mendapat pengalaman audio yang dianggap “beda kelas” dari yang lain.

Bahkan, tak jarang panitia hajatan mengatur tanggal acara menyesuaikan dengan jadwal kosong Mas Brewok, bukan sebaliknya.

“Kalau sudah dipasang sound horeg Mas Brewok, suasananya langsung meriah. Orang dari desa sebelah pun datang,” ujar Arif, panitia karnaval di Blitar.

Baca Juga: Jejak Keagungan Majapahit di Candi Simping: Dari Arca Siwa Wisnu hingga Tirta Parakewa

Fenomena booking setahun sebelumnya juga terjadi karena jumlah event yang sangat banyak. Dalam satu bulan, Mas Brewok bisa melayani belasan acara, mulai dari pesta pernikahan, karnaval desa, hingga festival musik lokal.

Kru yang berjumlah sekitar 70 orang bekerja dalam sistem shift. Mereka siap membongkar-pasang peralatan dengan cepat, bahkan berpindah kota dalam waktu semalam.

Namun, meski memiliki kru banyak dan armada besar, tetap saja permintaan jauh melebihi kapasitas.

Baca Juga: Puluhan Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Sebidang di Blitar, KAI Terus Gencarkan Kampanye Keselamatan ke Pengguna Jalan

Tak sedikit klien yang mengaku kecewa karena kehabisan slot. Beberapa bahkan berinisiatif memesan “paket ganda”, yakni membayar untuk dua tahun berturut-turut demi menjamin tidak kehilangan jadwal.

Fenomena ini semakin mengangkat nama Mas Brewok sebagai “ikon” sound horeg Jawa Timur. Ia pun sering diundang ke luar kota, meski harus mengatur logistik yang rumit dan biaya operasional tinggi.

“Buat saya, ini bukan cuma soal bisnis. Sound horeg sudah jadi bagian dari hidup,” ujarnya.

Baca Juga: Misteri Ikan Sengkaring di Telaga Rambut Monte: Konon Bawa Azab Jika Diambil


Kesuksesan Mas Brewok juga membawa dampak ekonomi lokal. Banyak vendor tenda, katering, hingga penjual makanan keliling ikut merasakan manfaat dari meriahnya acara yang ia dukung.

Namun, ia tetap berusaha menjaga hubungan baik dengan warga sekitar lokasi acara. Mas Brewok mengaku selalu mengatur jam main sesuai izin dan berupaya meminimalkan gangguan.

“Kalau ada keluhan, kita tanggapi cepat. Jangan sampai hiburan malah jadi masalah,” tambahnya.

Baca Juga: Jejak Ratu Boko di Rambut Monte: Dari Potongan Rambut hingga Sumber Mata Air Abadi


Dengan popularitas yang terus meningkat, permintaan booking kemungkinan akan semakin panjang. Meski begitu, Mas Brewok tetap mempertahankan prinsip: menjaga kualitas lebih penting daripada mengejar kuantitas.

Bagi para pencinta hiburan rakyat, kehadiran sound horeg Mas Brewok sudah seperti jaminan keseruan. Tak heran, antrean panjang menjadi hal yang wajar.

Editor : Anggi Septian A.P.
#brewog audio #sound horeg