Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Di Blitar Ada Warung Tersembunyi Mak Ti yang Sajikan Menu Iwak Kali, Di Sini Lokasinya

Luqi Nur Zaimatil Fataah • Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Di Blitar Ada Warung Tersembunyi Mak Ti yang Sajikan Menu Iwak Kali, Di Sini Lokasinya
Di Blitar Ada Warung Tersembunyi Mak Ti yang Sajikan Menu Iwak Kali, Di Sini Lokasinya

BLITAR - Di Tambangan Selokajang, Srengat, terdapat warung kuliner yang khas dengan masakan iwak kali. Itulah Warung Mak Uti.

Meski tempatnya tersembunyi, warung ini sudah menarik pelanggan hingga luar negeri, mulai dari Kediri, Jombang, Blitar, hingga wisatawan mancanegara asal Prancis, Jordania, dan Australia berkunjung.

Suharti, perempuan berusia 47 tahun sekaligus pemilik warung, telah mengelola sendiri seluruh menu tanpa bantuan pegawai.

Dikelilingi pohon jati dan berdiri di pinggiran Sungai Brantas, membuat suasana warung menjadi asri dan nyaman untuk melepas penat.

Ibu dua anak itu tampak ramah melayani pelanggan. Tangannya cekatan meracik menu yang dipilih pelanggan.

Sajian andalan warung ini adalah olahan ikan sungai atau iwak kali, baik digoreng maupun dimasak lodeh. Selain itu, ada juga udang, wader, lele, patin, ditambah nasi ampok, nasi tiwul, urap-urap, hingga aneka sayur khas masakan rumahan, menambah suasana hangat di warung ini.

“Kami jualan prasmanan, harganya juga ramah di kantong, mungkin itu yang membuat pelanggan selalu kembali ke sini,” ujar Suharti, yang mendirikan warung sejak 2019 lalu.

Uniknya, warung ini lahir dari ide sederhana yakni melayani makan dan minum para pekerja ngeruk pasir dan tambangan di tepi sungai.

Saat itu, suami Suharti masih bekerja sebagai pemborong bahan bangunan.

Kemudian, Suharti berinisiatif memiliki usaha mandiri yang bisa dikelola sendiri.

Namun, tantangan muncul, lokasi lama warung kerap dilanda banjir.

“Karena kerap banjir, jadi terpaksa harus pindah. Kini, warung berdiri lebih permanen dan sedikit agak jauh dari sungai, tapi tetap berada di dekat tambangan,” tuturnya.

Meski sederhana, warung ini sempat viral di TikTok berkat unggahan pelanggan. Tak jarang pengunjung justru kesasar saat mencari warung karena lokasinya yang tersembunyi.

Tapi, setelah mencicipi masakan, banyak yang mengaku cocok dan ketagihan.

“Beberapa kali ada turis Australia yang datang. Dia liburan dua minggu di Bali dan rutin memesan makanan dari warung ini,” terangnya.

Warung Mak Uti juga melayani pesanan nasi kotak untuk hajatan ataupun yang lain. Terkadang menerima orderan dari perkantoran, seperti bank di Srengat.

Selain itu, Warung Mak Uti juga bisa menyediakan tempat untuk reuni lengkap dengan fasilitas karaoke santai.

“Kadang ramai, kadang sepi. Penghasilan juga tidak menentu. Tapi, saya jalani dengan ikhlas. Jualan sekaligus sedekah,” tutur ibu ramah ini.

Buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00, warung ini menjadi salah satu bukti bahwa kuliner khas desa bisa bersaing dengan warung modern, bahkan bisa dikenal penikmat kuliner dari mancanegara.

“Ke depannya, saya berharap warung ini semakin ramai, dikenal luas, dan bisa diteruskan anak-anak saya,” harapnya. (*/c1/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Tersembunyi #warung #blitar #Iwak Kali #menu #Sajikan