Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Landscape Viral, Hidden Gem Pacitan: Sawah Hijau, Gunung Lanang, dan Laut Biru Jadi Satu

Axsha Zazhika • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Landscape Viral, Hidden Gem Pacitan: Sawah Hijau, Gunung Lanang, dan Laut Biru Jadi Satu
Landscape Viral, Hidden Gem Pacitan: Sawah Hijau, Gunung Lanang, dan Laut Biru Jadi Satu

BLITAR - Pacitan kembali menjadi sorotan dengan munculnya destinasi wisata unik yang disebut-sebut sebagai Hidden Gem Pacitan. Pantai Pangasan, yang terletak di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, menampilkan pemandangan berbeda dari pantai pada umumnya. Landscape berupa sawah hijau, latar Gunung Lanang, dan hamparan laut biru Samudra Hindia berpadu menjadi satu, menciptakan panorama yang viral di media sosial.

Keindahan yang jarang ditemui ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah tayangan di channel YouTube Lenda Channel. Video tersebut menunjukkan betapa eksotisnya kawasan Pantai Pangasan dengan kombinasi bentang alam yang kontras namun harmonis. Tidak heran jika pantai ini mendapat julukan Hidden Gem Pacitan, karena keindahannya baru mulai dikenal luas.

Selain panorama yang memikat, keunikan Pantai Pangasan juga terletak pada suasana pedesaan yang kental. Persawahan membentang di tepi pantai, memberikan nuansa berbeda dibanding pantai lain yang biasanya hanya berpasir luas. Inilah yang membuat wisatawan menyebutnya Hidden Gem Pacitan, destinasi wisata alam yang menyajikan kombinasi sempurna antara laut, gunung, dan sawah.

Baca Juga: Kode Rahasia Pengikut Diponegoro di Blitar: Pohon Sawo, Manggis, dan Kepel Jadi Tanda Identitas

Fenomena Landscape Viral

Fenomena viral ini bermula dari unggahan foto dan video wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangasan. Spot favorit adalah area persawahan yang berada di pinggir pantai dengan latar Gunung Lanang. Dari titik tersebut, wisatawan bisa mendapatkan view sawah hijau di depan, Gunung Lanang yang menjulang di tengah, dan laut biru membentang di belakang.

“Ini salah satu landscape paling unik di Pacitan, bahkan mungkin di Jawa Timur,” ujar narator dalam video Lenda Channel. Bentang alam seperti ini jarang ditemui, sehingga wajar jika cepat viral di media sosial. Banyak warganet menyebut suasana Pantai Pangasan mirip lukisan alam yang hidup.

Selain menjadi spot foto, suasana tenang dan alami juga membuat banyak wisatawan betah berlama-lama. Mereka bisa duduk di pematang sawah, mendengarkan debur ombak, sembari menikmati hembusan angin laut yang segar.

Baca Juga: Perpustakaan Kartini Srengat: Menyimpan Dokumen Asli Sejarah Blitar dari Belanda hingga Majapahit

Gunung Lanang sebagai Ikon

Gunung Lanang menjadi ikon yang membuat Pantai Pangasan semakin istimewa. Bentuknya kokoh menjulang, seakan menjadi penjaga alami kawasan tersebut. Gunung batu kapur ini juga sering dijadikan latar foto oleh wisatawan yang ingin menangkap keindahan unik Pantai Pangasan.

Menurut kisah lokal, Gunung Lanang memiliki nilai historis dan mitos tersendiri bagi masyarakat sekitar. Keberadaannya menambah daya tarik Pantai Pangasan tidak hanya dari sisi alam, tetapi juga budaya. Kombinasi antara gunung, sawah, dan laut inilah yang kemudian menciptakan lanskap viral yang ramai dibicarakan.

Suasana Pedesaan di Tepi Pantai

Tidak banyak pantai yang menghadirkan suasana pedesaan sekaligus wisata bahari. Di Pantai Pangasan, sawah warga benar-benar berada hanya beberapa meter dari bibir pantai. Saat musim tanam, warna hijau segar mendominasi, sedangkan pada musim panen, warna keemasan menambah kesan eksotis.

“Rasanya seperti berada di dua dunia sekaligus, sawah dan laut dalam satu frame,” komentar salah satu pengunjung yang dikutip dari unggahan media sosial.

Keaslian suasana ini menjadi alasan mengapa Pantai Pangasan disebut Hidden Gem Pacitan. Bukan hanya keindahan lautnya, tetapi juga pengalaman berbeda yang sulit ditemukan di pantai lain.

Fasilitas dan Akses Menuju Lokasi

Meski sudah mulai viral, akses menuju Pantai Pangasan masih cukup menantang. Dari jalan utama, wisatawan harus melewati jalur menanjak dan menurun yang ekstrem. Beberapa ruas sudah diaspal, namun tetap diperlukan kehati-hatian. Kendaraan harus dalam kondisi prima, terutama sistem rem dan ban.

Baca Juga: Keajaiban Stalaktit Hidup di Gua Embultuk: Misteri di Perut Bumi Blitar

Fasilitas di kawasan Pantai Pangasan sudah mulai tersedia, seperti area parkir, musala, toilet, dan warung makan sederhana. Meski begitu, sebagian wisatawan memilih membawa bekal sendiri agar lebih nyaman. Area persawahan yang luas juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi camping atau sekadar duduk santai menikmati alam.

Harapan Warga Setempat

Dengan viralnya Pantai Pangasan, warga setempat berharap wisatawan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Mereka mengingatkan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan menghormati aturan lokal.

“Pantai ini dulunya sepi, bersih, dan alami. Kami berharap meski sudah ramai, tetap terjaga keindahannya,” ungkap seorang warga di sekitar lokasi.

Warga juga berinisiatif menyediakan spot parkir dan warung kecil untuk mendukung kenyamanan wisatawan. Dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan wisata ini.

Rekomendasi untuk Wisatawan

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Pantai Pangasan, berikut beberapa tips:

  1. Datang pada pagi atau sore hari untuk mendapatkan cahaya terbaik saat berfoto.

  2. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk menyusuri sawah atau area pantai berbatu.

  3. Pastikan kondisi kendaraan siap menghadapi jalur menanjak dan menurun.

  4. Siapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh agar tidak melewatkan momen viral.

  5. Selalu jaga kebersihan dengan membawa kantong sampah sendiri.

Keindahan Pantai Pangasan dengan landscape viralnya menjadikan tempat ini destinasi wajib bagi pecinta alam. Perpaduan sawah hijau, Gunung Lanang, dan laut biru Samudra Hindia menghadirkan pengalaman visual yang luar biasa. Tidak berlebihan jika Pantai Pangasan kini dijuluki sebagai Hidden Gem Pacitan, yang menawarkan keindahan sekaligus keaslian alam khas Pacitan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#pacitan #hiddem gem #wisata