Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bursa Kripto Indonesia Beda dengan Exchange, Ini Penjelasan CFX

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Jumat, 5 September 2025 | 13:00 WIB
Bursa Kripto Indonesia Beda dengan Exchange, Ini Penjelasan CFX
Bursa Kripto Indonesia Beda dengan Exchange, Ini Penjelasan CFX

BLITAR - Masih banyak yang mengira bursa kripto Indonesia sama dengan exchange. Padahal keduanya berbeda. Bursa kripto Indonesia berfungsi sebagai pengawas dan pengatur industri, sementara exchange adalah anggota bursa yang melaksanakan transaksi.

Sejak resmi ditunjuk pada 17 Juli, CFX menjadi bursa kripto Indonesia pertama di dunia. PT Bursa Komoditi Nusantara sebagai induknya dipercaya pemerintah melalui izin Bappebti untuk mengawasi industri aset digital. Kehadiran bursa kripto ini menjadi tonggak baru bagi perdagangan kripto di Indonesia.

Presiden Direktur CFX, Subani, menegaskan bahwa bursa kripto Indonesia memiliki peran yang mirip dengan Bursa Efek Indonesia. “Kalau di pasar saham ada BEI dan anggota sekuritasnya, di kripto ada bursa dan exchange,” jelasnya.

Fungsi Bursa Kripto

Sebelum adanya bursa, exchange menjalankan semua fungsi perdagangan sendiri. Mulai dari clearing, depository, hingga transaksi. Hal ini membuat pengawasan lebih sulit karena semua aktivitas terpusat di masing-masing exchange.

Kini, fungsi-fungsi itu dipindahkan ke bursa. Artinya, bursa bertugas mengawasi, membina, dan mengembangkan ekosistem kripto nasional. Exchange yang sebelumnya berdiri sendiri kini harus terdaftar sebagai anggota bursa agar bisa beroperasi legal.

“Bursa ini posisinya netral. Kami mengawasi jalannya perdagangan, sementara transaksi tetap dilakukan oleh exchange,” terang Subani.

Exchange Jadi Anggota Bursa

Saat ini, sudah ada 27 exchange yang resmi bergabung dengan CFX. Dari 30 calon pedagang fisik aset kripto, hanya tiga yang tidak melanjutkan proses. Aturannya jelas, exchange yang tidak menjadi anggota bursa akan kehilangan izin operasional.

Dengan sistem ini, semua exchange terikat pada regulasi yang sama. Investor pun mendapatkan kepastian hukum, karena setiap transaksi berada dalam pengawasan bursa dan regulator.

“Kalau tidak jadi anggota bursa, izin mereka dicabut. Itu aturan dari pemerintah,” tegas Subani.

Baca Juga: ⁠Pemkot Blitar Pertimbangkan Opsi Anak Nakal Dikirim ke Barak Militer, Ini Kata Bakesbangpol

Transparansi dan Perlindungan Investor

Salah satu kelebihan adanya bursa kripto adalah transparansi data. Semua transaksi dari exchange wajib dilaporkan ke bursa, lalu diteruskan ke Bappebti. Investor bisa lebih tenang karena ada pengawasan berlapis.

Selain itu, bursa memastikan standar kelayakan bagi manajemen exchange. Fit and proper test dilakukan agar direksi dan komisaris benar-benar memiliki integritas. Sarana dan prasarana exchange pun ikut diverifikasi sebelum resmi beroperasi.

“Data di bursa bisa diakses regulator. Jadi tidak ada ruang untuk manipulasi,” kata Subani.

Biaya Transaksi Tambahan

Perbedaan lain yang kini dirasakan investor adalah adanya biaya transaksi tambahan sebesar 0,02 persen. Kebijakan ini sudah disepakati bersama oleh bursa dan exchange sebelum penerapan.

Meskipun sempat menjadi isu, Subani menegaskan bahwa biaya tersebut sudah final. Tujuannya untuk memperkuat operasional bursa agar sistem tetap berjalan transparan dan aman.

“Isu biaya tambahan itu sudah selesai. Exchange sudah menyetujui sejak awal,” ungkapnya.

Bursa Kripto Pertama di Dunia

Keberadaan bursa kripto di Indonesia menjadi perhatian global. Negara lain belum memiliki sistem bursa untuk aset digital. Indonesia menjadi pionir dengan menghadirkan bursa yang diatur ketat oleh pemerintah.

Dengan skema ini, Indonesia diharapkan bisa menjadi barometer perkembangan industri kripto. Investor lokal maupun internasional akan lebih percaya karena ada kepastian hukum dan pengawasan terpusat.

“Bursa ini adalah milestone penting. Indonesia jadi yang pertama di dunia,” ucap Subani bangga.

Baca Juga: Setelah Kedok Tanam Cabai Warga Desa Krisik Dibongkar Polisi, Kapolres Blitar Kota: Sudah 2 Tahun, Ganja Dijual Kering

Edukasi untuk Masyarakat

Meski regulasi semakin ketat, tantangan lain yang dihadapi adalah pemahaman masyarakat. Masih banyak investor yang belum mengerti apa itu bursa kripto, risikonya, dan manfaatnya.

CFX menyiapkan program edukasi dan literasi agar masyarakat tidak hanya ikut-ikutan tren, tetapi juga memahami kripto secara benar. Dengan begitu, ekosistem kripto Indonesia bisa tumbuh lebih sehat.

“Kami ingin memberikan dampak positif melalui edukasi. Harapannya, masyarakat paham risiko dan manfaat kripto sebelum berinvestasi,” pungkas Subani.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Bursa Kripto Indonesia #aset digital #CFX