Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jejepangan Gandaria, Kuliner Jepang dengan Sentuhan Lokal dan Harga Bersahabat

Axsha Zazhika • Minggu, 7 September 2025 | 19:30 WIB
Jejepangan Gandaria, Kuliner Jepang dengan Sentuhan Lokal dan Harga Bersahabat
Jejepangan Gandaria, Kuliner Jepang dengan Sentuhan Lokal dan Harga Bersahabat

BLITAR– Pecinta kuliner Jepang Gandaria kini memiliki satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Jejepangan. Terletak di Jalan Gandaria Tengah 2 nomor 18, tempat ini menghadirkan berbagai menu ala Jepang dengan nuansa yang sederhana namun unik. Dibanderol mulai Rp30.000 per porsi, Jejepangan berhasil memikat mahasiswa, pekerja muda, hingga warga sekitar yang ingin menikmati hidangan Jepang dengan harga ramah kantong.

Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Ebi Tempura yang renyah, Beef Yakiniku dengan bumbu gurih manis, Chicken Katsu yang crispy di luar namun lembut di dalam, hingga Chicken Menyaki dengan cita rasa khas. Meski menunya identik dengan kuliner Jepang, cara penyajiannya tetap membumi. Semua dihidangkan dalam suasana warung tenda khas Indonesia yang hangat dan sederhana.

Perpaduan kuliner Jepang dengan atmosfer lokal inilah yang menjadi daya tarik utama Jejepangan. Alih-alih restoran dengan interior modern dan formal, tempat ini lebih menonjolkan kesan kaki lima yang akrab dan merakyat. Bagi banyak pengunjung, makan di Jejepangan terasa seperti menikmati hidangan internasional dengan kenyamanan khas warung tenda.

Selain harga yang terjangkau, porsi makanan di Jejepangan juga cukup memuaskan. Setiap menu disajikan lengkap dengan nasi, sayuran, dan tambahan saus khas. Tidak jarang pengunjung menyebut bahwa porsi sebesar itu jarang ditemukan di restoran Jepang lain dengan harga serupa. Faktor inilah yang membuat Jejepangan menjadi pilihan tepat untuk makan siang maupun makan malam hemat namun tetap nikmat.

Menurut salah satu pelanggan, Andi, yang merupakan mahasiswa di kawasan Jakarta Selatan, Jejepangan selalu menjadi tempat langganannya bersama teman-teman kampus. “Harganya murah, porsinya bikin kenyang, dan suasananya santai. Cocok banget buat anak kuliahan,” ujarnya. Sementara Rina, seorang karyawan swasta, mengaku sering mampir sepulang kerja. “Kalau makan di restoran Jepang biasanya mahal, di sini rasanya hampir sama tapi lebih bersahabat di dompet.”

Jejepangan juga menawarkan suasana hangat dengan tata ruang sederhana. Meja dan kursi plastik ditata rapi di bawah tenda besar, lengkap dengan lampu neon yang menambah kesan kaki lima. Meski sederhana, suasananya selalu ramai dan penuh tawa, mencerminkan gaya nongkrong khas anak muda Jakarta. Hal ini yang membuat banyak pengunjung betah berlama-lama meski hanya sekadar menyantap sepiring Chicken Katsu.

Bagi pencinta cita rasa pedas, tersedia juga tambahan sambal khas Indonesia yang bisa dipadukan dengan menu Jepang. Hal ini semakin menegaskan sentuhan lokal yang membuat Jejepangan berbeda dari restoran Jepang kebanyakan. Perpaduan Chicken Katsu dengan sambal ulek, misalnya, menjadi favorit banyak pelanggan karena menghadirkan rasa unik yang jarang ditemui.

Jejepangan pun semakin populer di media sosial. Banyak pelanggan yang mengunggah foto menu mereka dengan caption seputar “kuliner Jepang kaki lima” atau “ramen murah meriah.” Popularitas ini membantu menarik perhatian lebih banyak pengunjung, khususnya anak muda yang gemar berburu makanan viral dengan harga terjangkau.

Selain makanan utama, Jejepangan juga menyediakan beberapa pilihan minuman sederhana seperti es teh, teh tawar hangat, hingga jeruk segar. Meski tidak ada minuman spesial khas Jepang, menu minuman tersebut tetap menjadi pelengkap yang pas untuk hidangan berat mereka. Harga minuman berkisar Rp5.000–Rp10.000, sehingga tetap ramah bagi kantong mahasiswa dan pekerja.

Keberadaan Jejepangan menambah warna dalam deretan kuliner Jepang Gandaria. Jika biasanya kuliner Jepang identik dengan harga mahal dan suasana restoran eksklusif, Jejepangan justru hadir dengan konsep yang membumi. Hal ini menjadikannya solusi bagi mereka yang ingin menikmati cita rasa Jepang tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Bahkan, beberapa pengunjung menyebut bahwa Jejepangan berhasil menciptakan “jembatan rasa” antara kuliner lokal dan internasional. Menu Jepang yang disajikan tetap mempertahankan cita rasa aslinya, namun disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Perpaduan ini membuat siapa pun, baik pencinta kuliner Jepang maupun penggemar makanan lokal, merasa nyaman menikmatinya.

Tidak heran jika pada jam makan siang dan malam, Jejepangan selalu dipadati pengunjung. Suasana ramai justru menjadi bagian dari daya tarik tempat ini. Banyak yang datang berkelompok, baik bersama teman kuliah, rekan kerja, maupun keluarga kecil yang ingin bersantap santai tanpa khawatir soal biaya.

Dengan semua kelebihannya, Jejepangan layak menjadi pilihan kuliner Jepang Gandaria yang berbeda dari biasanya. Rasa yang otentik, harga terjangkau, suasana kaki lima, dan sentuhan lokal menjadikannya destinasi kuliner yang patut dicoba. Bagi Anda yang sedang mencari pengalaman makan Jepang yang unik, Jejepangan bisa menjadi destinasi kuliner berikutnya di Jakarta Selatan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#wisata kuliner #kuliner jepang #jakarta selatan #Gandaria