BLITAR - Tak hanya punya modal anggun, tapi juga butuh keberanian besar untuk melangkah di ajang tingkat regional.
Itulah yang ingin dibuktikan Lisa Ayuningtyas, warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan.
Hasilnya cukup mengejutkan, dara 25 tahun ini justru mampu melenggang hingga menjadi Top Model dalam ajang Duta Pustaka Jawa Timur 2025.
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Lisa sudah harus tumbuh tanpa kehadiran kedua orang tua.
Hal ini membuatnya harus tinggal bersama keluarga sang kakak. Lingkungan keluarga yang berbeda membuat Lisa belajar menata hidup dengan cara yang serbamandiri.
Ketertarikan Lisa terhadap dunia seni berawal sejak duduk di bangku SMP.
Dia sudah menyukai pencak silat, meski sempat dilarang keluarga setelah mengalami insiden terkena tendangan di ulu hati saat bertanding di SMANEGA Cup 2015.
Demi terus berlatih, dia sempat secara sembunyi tanpa sepengetahuan keluarga.
Rasa penasaran untuk mencoba hal-hal baru membuatnya menekuni banyak bidang, mulai dari pencak silat hingga modeling.
Meski awalnya merasa asing dengan dunia pageant, perlahan Lisa menemukan kenyamanan di lingkungannya.
Sebelum benar-benar terjun ke dunia pageant, Lisa pernah bekerja freelance di dunia event organizer, mulai dari LO (liaison officer) hingga fotografer.
Baca Juga: Rahasia Wajah Glowing, Rutinitas Malam dengan Viva Micellar dan Air Mawar
Karier bela dirinya juga tidak main-main.
Dia resmi menyandang gelar srikandi pada 2021 dan mengikuti diklat tim keamanan organisasi pada 2023, semata untuk meyakinkan keluarganya bahwa pilihannya serius.
Kini, Lisa menata waktunya dengan lebih baik. Setelah kuliah, dia bekerja paro waktu, lalu mengambil akhir pekan pada sore hari untuk melatih kemampuan catwalk dan public speaking.
Sementara itu, Senin, Rabu, dan Jumat malam, dia masih mengikuti pelatihan bela diri.
Pola ini membuatnya tetap konsisten dalam menyeimbangkan passion, pendidikan, dan pekerjaan.
Hasil kerja keras itu mulai terlihat, predikat Top Model yang diraihnya pada ajang Duta Pustaka Jawa Timur 2025, yang diselenggarakan pada 31 Agustus lalu, menjadi salah satu bukti.
Dia berhasil masuk sebagai finalis Putri Kebaya Jawa Timur 2025, kini berada di posisi kedua vote sekaligus masuk nominasi Top 5, dengan grand final yang akan diselenggarakan pada 27 September 2025.
Kini, Lisa memilih jalan berbeda dari kebanyakan teman seusianya.
"Banyak sekali teman-temanb di usia saya memilih menikah muda dan berakhir dengan kasus perceraian. Saya ingin menghabiskan masa muda saya dengan berkarier di bidang apa pun yang saya suka, yang penting tidak menghambat saya untuk menjadi pemuda aktif positif," ungkapnya.
Bagi Lisa, semua langkahnya bukan sekadar mengejar prestasi pribadi.
Dia masih punya banyak mimpi, mulai dari melanjutkan karier di dunia modeling dan pageant, hingga tetap aktif membagikan ilmu kepada adik-adiknya di dunia bela diri.
Baca Juga: Material Lokal Jadi Kekuatan Rumah Rimbun Cirebon Karya Studio Nadi
“Semua ini adalah perwujudan janji saya kepada almarhum ayah dan ibu untuk menjadi lebih baik,” janjinya. (mg5/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah