Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Menengok Wisata Sumber Mata Air Anyar di Desa Kalipucung Blitar: Awalnya di Sini Hanya Semak Belukar

Risky Febrya Alvi Sahrin • Rabu, 10 September 2025 | 21:00 WIB

 

⁠Menengok Wisata Sumber Mata Air Anyar di Desa Kalipucung Blitar: Awalnya di Sini Hanya Semak Belukar
⁠Menengok Wisata Sumber Mata Air Anyar di Desa Kalipucung Blitar: Awalnya di Sini Hanya Semak Belukar

BLITAR - Di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, tersimpan sumber mata air. Kini, sumber itu menjelma menjadi sebuah destinasi wisata air yang menawan dan menarik untuk dikunjungi. Berawal dari obrolan warung, Puji Suharto dan kedua rekannya yang merealisasikan gagasan idenya, maka muncullah Kali Sirah.

 

Sumber Kali Sirah yang terletak di Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung,Kecamatan Sanankulon, kini mulai dikenal sebagai destinasi wisata baru yang menawarkan nuansa sejuk, rindang, nan alami. Memasuki destinasi tersebut langsung disambut pohon-pohon besar dan teduh.

Puji Suharto adalah salah satu sosok yang ikut berpartisipasi terbangunnya destinasi wisata ini. Dulu tempat ini hanya semak belukar dan sumber mata air. Namun, berawal dari obrolan warung, Puji dan kedua temannya melihat potensi wisata di tempat tersebut.

 Baca Juga: Diterpa Isu Pengadaaan Buku Ilegal, Begini Respon Dispendik Kabupaten Blitar

Akhirnya tercetuslah sebuah ide untuk mengubah lahan sederhana tersebut menjadi destinasi wisata. Mulailah pembangunan di Juni lalu dan dibuka untuk umum baru-baru ini. “Dulu sini cuma semak belukar dan jalan setapak, terus saya kepikiran untuk merombak agar nuansa sejuk ini bisa dinikmati oleh banyak orang,” ucap bapak dua anak ini.

Nama Kali Sirah didapat karena kepercayaan warga sekitar bahwasanya pembabat tanah desa dulu bernama Mbah Sirah. Tempat ini punya aura yang menenangkan. Airnya berasal dari dua pertemuan sumber mata air: Mbelik Lanang di sisi kanan dan Mbelik Wedok di sisi kirinya, sehingga sangat cocok untuk berenang ataupun sekedar berendam saja. Debit air yang besar serta air yang jernih dan segar menambah kenyamanan wisata satu ini.

Jam operasional wisata Kali Sirah dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 16.00 WIB dengan biaya masuk saat ini sukarela dari pengunjung. Wisatawan banyak memadati Kali Sirah di akhir pekan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

 Baca Juga: “Strategi Jitu Lolos SNBP & KIP Kuliah 2025: Jangan Asal Daftar!”

Di sana, juga disediakan persewaan pelampung yang dibanderol Rp 2 ribu dan beberapa gazebo yang bisa dibuat untuk bersantai. Rencananya akan dibuka warung juga agar memudahkan pengunjung yang ingin menyantap kuliner dengan nuansa alami. ”Saya bakalan mengajak warga sekitar untuk kerja sama mengelola agar dapat meningkatkan UMKM sekitar,” ungkapnya.

Saat ini, Kali Sirah memang masih belum terlalu banyak dikenal karena promosi yang masih minim. “Saya berharap bahwasanya Kali Sirah ini lebih banyak dikenal, sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar dan dapat menjadi ikon desa sini,” harapnya. (*/c1/sub) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#wisata blitar #sumber mata air #Kali Sirah #wisata air #destinasi wisata