BLITAR - Tak semua orang berani meninggalkan pekerjaan mapan di perusahaan multinasional. Namun, Lizzie Parra, founder BLP Beauty, membuktikan bahwa pilihan berisiko bisa menjadi jalan menuju kesuksesan.
Sebelum mendirikan brand kosmetik lokal, Lizzie sempat berkarier di L’Oreal Indonesia selama 2,5 tahun. Di sana, ia merasakan berbagai pengalaman, mulai dari menjual skincare di department store hingga mengelola brand fragrance. Kariernya terbilang menjanjikan, bahkan sempat ditawari peluang sekolah makeup di luar negeri.
Namun, pada 2011, Lizzie mengambil keputusan mengejutkan: resign dari L’Oreal. Ia memilih menekuni dunia makeup artist, meski statusnya freelance dan jauh dari kestabilan finansial. “Waktu aku bilang mau resign, perusahaan bahkan nawarin sekolah makeup di Hong Kong. Tapi hatiku bilang harus coba sesuatu yang baru,” ungkapnya.
Keputusan itu tentu tidak mudah. Banyak orang meragukan langkah Lizzie. Sebagai makeup artist baru, ia harus mulai dari nol, membangun portofolio, dan meyakinkan klien. Meski begitu, keyakinannya pada passion membuat Lizzie bertahan.
Perlahan, namanya mulai diperhitungkan di dunia fashion dan media. Ia kerap dipercaya mengerjakan makeup untuk photoshoot majalah ternama. Tak berhenti di situ, Lizzie juga memanfaatkan media sosial dan blog untuk berbagi ilmu seputar kecantikan.
Aktivitas itu membuatnya semakin dikenal, terutama sebagai beauty blogger dan YouTuber yang rajin mengulas produk, khususnya lipstik. Dari sinilah ide membangun brand kosmetik lokal muncul. Ia melihat masyarakat masih skeptis terhadap kualitas produk dalam negeri.
“Aku sering sembunyikan packaging kalau pakai produk lokal, supaya klien enggak minta ganti. Padahal produknya bagus. Dari situ aku sadar, harus ada brand lokal yang bisa dipercaya,” kenangnya.
Pada 2016, Lizzie mendirikan BLP Beauty dengan modal keyakinan dan pengalaman. Produk pertamanya adalah lipstik, sesuai dengan reputasinya di dunia digital. Strategi itu berhasil. BLP Beauty tumbuh pesat dan kini memiliki ratusan karyawan dengan distribusi produk yang luas di Indonesia.
Keputusan meninggalkan kenyamanan bekerja di perusahaan multinasional terbukti bukan kesalahan. Justru, keberanian Lizzie mengambil jalan berbeda membawanya pada kesuksesan lebih besar.
Hari ini, Lizzie Parra dikenal sebagai salah satu tokoh inspiratif di industri kecantikan Indonesia. Dari karyawan perusahaan global, ia berubah menjadi entrepreneur yang berhasil mengangkat pamor produk lokal.
Editor : Anggi Septian A.P.