BLITAR KAWENTAR - Perawatan kulit sering kali dibalut dengan berbagai mitos yang beredar di masyarakat.
Mulai dari anggapan jerawat muncul karena gorengan hingga klaim uap nasi bisa membuat wajah glowing. Lalu, mana yang benar dan mana yang sekadar mitos?
Sejumlah pertanyaan populer tentang skincare dan gaya hidup dibahas secara mendalam dengan melibatkan dokter dermatologi.
Topik yang dibicarakan mencakup kebiasaan berganti skincare, penggunaan produk pemutih kulit, efek konsumsi gorengan terhadap jerawat, hingga perdebatan mengenai sabun berbusa.
Baca Juga: “Beberapa PTN Bisa Tolak Pelamar KIP Kuliah Meski Layak, Ini Alasannya”
Pertama, soal sering gonta-ganti skincare. Menurut Dokter Tirta, hal ini tidak bermasalah selama tidak menimbulkan reaksi alergi seperti bruntusan atau kemerahan.
Namun, bila kulit menunjukkan gejala iritasi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Prinsip utamanya adalah mengenali kandungan, bukan hanya merek produk.
Kedua, pemakaian produk whitening. Penggunaan bahan berbahaya seperti hidrokuinon dosis tinggi dilarang karena berisiko merusak kulit.
Dokter menekankan bahwa warna kulit ditentukan faktor genetik, sehingga produk yang ada lebih tepat disebut "pencerah" bukan "pemutih". Konsultasi medis sangat disarankan agar penggunaan tetap aman.
Baca Juga: “Dari Desa ke PTN Impian: Kisah Pelajar yang Terbantu KIP Kuliah 2025”
Ketiga, jerawat dan gorengan. Klaim bahwa gorengan menyebabkan jerawat ternyata benar, tetapi hanya pada individu dengan kulit berminyak dan sensitif.
Kombinasi pola makan tidak sehat, paparan minyak, dan aktivitas di luar ruangan dapat memperburuk kondisi kulit.
Keempat, sabun berbusa banyak tidak selalu lebih bersih. Kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) pada sabun bisa menyebabkan kulit kering, terutama bagi kulit sensitif. Sabun dengan busa sedikit bisa lebih aman bagi kesehatan kulit.
Terakhir, mengenai uap nasi untuk wajah. Uap hangat memang dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi peradangan, mirip dengan metode "hot towel" di barbershop.
Baca Juga: Viral! Video Masak Soto Ayam Ini Bikin Netizen Ngiler dan Ramai Ditonton di YouTube
Namun, klaim bahwa uap nasi membuat wajah glowing dianggap berlebihan. Jika suhu terlalu panas, justru bisa merusak skin barrier.
Fenomena mitos seputar kesehatan kulit menunjukkan perlunya edukasi berbasis medis. Konsultasi dengan dokter dermatologi penting agar masyarakat tidak salah langkah.
Pada akhirnya, kulit sehat bukan dicapai dengan cara instan, melainkan melalui perawatan tepat, pola hidup sehat, dan pemahaman yang benar mengenai tubuh kita. (*)
Editor : M. Subchan Abdullah