BLITAR - Pemula TikTok Affiliate kerap bingung menentukan produk yang ingin dijual.
Namun ternyata ada cara riset sederhana yang bisa langsung dipraktikkan: cukup baca kolom komentar di konten sejenis.
Tips ini disampaikan seorang kreator TikTok Affiliate, Hendra, dalam kanal YouTube miliknya.
Menurutnya, komentar netizen adalah gudang ide sekaligus sumber masalah nyata yang dialami calon konsumen.
Hendra menegaskan bahwa pemula tak perlu langsung repot memakai tools berbayar.
Dengan membaca komentar di konten review produk, sudah bisa didapat berbagai insight penting.
“Kolom komentar itu harta karun. Dari situ kita bisa tahu masalah nyata yang dialami orang, tinggal kita hubungkan dengan produk yang kita jual,” jelas Hendra.
Contohnya, ketika sebuah video membahas pomade rambut, komentar netizen bisa membuka banyak masalah.
Mulai dari rambut lepek, ketombean, bau tak sedap, hingga pomade yang hilang setelah terkena air wudu.
Menurut Hendra, kunci sukses konten TikTok Affiliate adalah membuat orang berubah pikiran.
Dari yang awalnya merasa tidak butuh, menjadi tertarik untuk membeli.
Caranya dengan menggunakan formula Problem-Agitate-Solution (PAS).
Pertama, tunjukkan masalah nyata yang relate. Kedua, gambarkan dampak jika masalah itu dibiarkan. Terakhir, tawarkan produk sebagai solusi.
“Kalau cuma pamer produk jarang berhasil. Konten harus bisa menyentuh masalah audiens dulu,” tegas Hendra.
Ia mencontohkan konten sederhana tentang pewangi kamar mandi.
Masalah: bau tidak sedap setelah dipakai.
Agitate: bisa bikin malu kalau ada tamu.
Solusi: tawarkan produk pewangi ruangan.
Menurutnya, pendekatan ini bisa diperkuat dengan unsur komedi agar penonton terhibur sekaligus paham manfaat produk.
Hendra menekankan bahwa komentar bukan sekadar celotehan.
Bagi kreator, komentar adalah bahan riset gratis yang bisa dipakai membuat konten lebih relate.
“Kadang orang curhat di komentar tanpa sadar, dan dari situlah kita bisa ambil masalah untuk dikaitkan dengan produk,” katanya.
Dengan begitu, konten yang dihasilkan terasa lebih natural dan benar-benar menjawab kebutuhan audiens.
Sebagai bukti, Hendra membagikan hasil dari salah satu akun TikTok Affiliate miliknya.
Tanpa beriklan pribadi, akun tersebut mampu meraih omzet hingga Rp48 juta.
Pencapaian itu, menurutnya, berkat konsistensi menerapkan formula PAS dan riset komentar untuk menemukan masalah konsumen.
Meski begitu, Hendra tidak menjanjikan semua orang akan langsung sukses.
Ia menegaskan, tips ini hanya mempermudah proses belajar dan memberi arah lebih jelas.
“Saya tidak bisa jamin semua berhasil. Tapi kalau cara ini dipelajari dan dipraktikkan serius, insya Allah hasilnya lebih maksimal,” ungkapnya.
Bagi kreator pemula TikTok Affiliate, membaca komentar bisa jadi langkah awal yang efektif.
Cara ini murah, praktis, dan bisa langsung membuka wawasan tentang masalah nyata konsumen.
Dengan menggabungkan riset komentar dan formula PAS, konten lebih mudah menarik perhatian audiens.
Pada akhirnya, riset simpel inilah yang bisa jadi kunci meningkatkan penjualan produk di TikTok Affiliate.