Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

10 Kuliner Legendaris Malang yang Sudah Ada Sejak 1919, Murah Meriah Bikin Nagih!

Findika Pratama • Minggu, 21 September 2025 | 19:00 WIB
10 Kuliner Legendaris Malang yang Sudah Ada Sejak 1919, Murah Meriah Bikin Nagih!
10 Kuliner Legendaris Malang yang Sudah Ada Sejak 1919, Murah Meriah Bikin Nagih!

BLITAR - Berwisata ke Malang tak lengkap tanpa mencicipi kuliner legendarisnya. Sejumlah tempat makan di Kota Malang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, bahkan ada yang dibuka pertama kali pada 1919.

Tak hanya menyajikan rasa autentik, kuliner Malang ini juga menawarkan harga yang ramah di kantong. Mulai Rp3.000 hingga Rp60.000, pengunjung bisa menikmati hidangan bersejarah yang masih digemari lintas generasi.

Berikut rekomendasi 10 kuliner legendaris Malang yang wajib kamu coba saat berkunjung.

1. Bakso Presiden
Bakso Presiden menjadi ikon kuliner Malang sejak 1970-an. Uniknya, pengunjung bisa menyantap bakso sambil melihat kereta api melintas karena lokasinya tepat di samping rel.

Satu porsi bakso terdiri dari pentol, tahu, siomay, gorengan, hingga pangsit kering. Harganya berkisar Rp12.000–Rp25.000. “Sensasi makan sambil mendengar suara kereta itu tak tergantikan,” ujar salah satu pengunjung.

2. Depot Hot Cui Mie (Hot Light)
Berdiri sejak 1946, depot ini terkenal dengan pangsit ciwi mie Malang dan minuman Fosco. Kedai yang berada di Jalan Kiai Haji Ahmad Dahlan ini buka dari pagi hingga malam dengan harga menu Rp20.000–Rp25.000.

3. Toko Oen Malang
Jika ingin merasakan nuansa Eropa tempo dulu, Toko Oen adalah pilihan tepat. Didirikan sejak 1930-an, restoran ini masih mempertahankan resep klasik Belanda. Menu andalan di antaranya es krim homemade, steak, salad, hingga roti.

Bangunannya yang bergaya kolonial membuat pengunjung serasa kembali ke masa lalu. Harga menu berkisar Rp25.000–Rp60.000.

4. Pecel Kawi Haji Muslilah
Sejak 1975, Pecel Kawi menjadi kuliner khas Jawa Timur yang populer di Malang. Bedanya dengan pecel biasa, Pecel Kawi dilengkapi lauk beragam seperti rempeyek, telur, dadar jagung, hingga tempe goreng.

Harga seporsi pecel di Jalan Kawi ini cukup ramah, Rp10.000–Rp30.000.

5. Warung Lama Haji Ridwan
Inilah kuliner tertua di Malang yang masih bertahan sejak 1919. Awalnya, Haji Ridwan berjualan dengan gerobak sebelum mendirikan warung permanen pada 1925 di Pasar Besar Malang.

Menu andalan warung ini adalah rawon dan nasi campur. Harganya pun sangat murah, hanya Rp4.000–Rp17.500 per porsi. Meski sederhana, cita rasanya telah diwariskan turun-temurun.

6. Depot Tahu Lontong Lonceng
Warung sederhana yang berdiri sejak 1935 ini populer dengan lontong tahu khas Malang. Sajian tahu goreng, lontong, dan saus kacang yang gurih membuatnya selalu ramai pengunjung.

Harga seporsi hanya Rp11.000, menjadikannya favorit mahasiswa dan wisatawan.

7. Orem-Orem Khas Arema
Orem-orem adalah kuliner khas Malang berbahan tempe goreng, ayam, dan kuah santan kental. Sekilas mirip opor, namun rasanya lebih gurih.

Warung Orem-Orem Khas Arema di Jalan Blitar menjual menu ini dengan harga Rp7.000–Rp15.000.

8. Mie Gajah Mada
Berdiri di Jalan Pasar Besar, Mie Gajah Mada terkenal dengan aneka olahan mie seperti mie ayam jamur, mie rica-rica, hingga mie pangsit kering.

Harga menu berkisar Rp25.000–Rp48.000, cocok untuk pencinta mie.

9. Warung Ronde Titoni
Untuk kuliner malam, Warung Ronde Titoni sudah eksis sejak 1948. Menu ronde jahe hangat menjadi favorit warga maupun wisatawan.

Buka dari pukul 18.00–00.00, harga seporsi ronde hanya Rp3.000–Rp8.000.

10. Sego Sambel Cak Uud
Bagi pecinta pedas, Sego Sambel Cak Uud di Jalan Langsep adalah surga. Lauknya beragam, mulai ayam, lele, cakalang, cumi, hingga jengkol.

Harga mulai Rp10.000–Rp25.000 membuatnya digemari anak muda dan mahasiswa.

Kuliner legendaris Malang ini bukan sekadar soal rasa, tetapi juga cerita panjang perjalanan usaha keluarga. Dari gerobak sederhana hingga warung terkenal, semuanya menunjukkan konsistensi menjaga cita rasa asli.

Tak heran, wisata kuliner Malang selalu masuk daftar wajib bagi pelancong. Selain murah, kuliner-kuliner ini telah menjadi saksi sejarah yang tak lekang dimakan waktu.

Photo
Photo
Editor : Anggi Septian A.P.
#kuliner legendaris #wisata malang #kuliner malang