BLITAR - Di salah satu ujung gang sempit di Kota Blitar, aroma masakan berpadu dengan alunan musik yang lembut, menciptakan suasana hangat sejak langkah pertama memasuki warung. Warung Pawon Mak Sri berdiri sederhana, tetapi menjadi tempat yang selalu dirindukan pengunjung yang datang. Bukan hanya untuk makan, melainkan juga merasakan kebersamaan yang sederhana layaknya di rumah sendiri.
Hiruk pikuk Kota Blitar, ada sebuah warung sederhana di ujung gang sempit. Dari luar mungkin tampak biasa, tapi begitu melangkah masuk, pengunjung langsung disambut alunan musik nasyid yang mengingatkan pada suasana hajatan di desa.
Sibuknya aktivitas pekerja di dalam warung mulai dari memasak soto, meracik pesanan, hingga memotong ayam, menambah kesan hangat seolah sedang berada di rumah saat ada acara besar keluarga.
Warung Pawon Mak Sri menjadi salah satu tempat persinggahan favorit warga. Menu yang ditawarkan beragam dengan harga yang ramah di kantong membuatnya tak pernah sepi, terutama saat jam makan siang.
Tidak hanya menyediakan makanan berat, warung ini juga menghadirkan berbagai jajanan basah yang biasa disebut dengan jajan pasar. Sejak berdiri pada 2001, warung yang terletak di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, ini sudah beberapa kali berpindah tempat, namun tetap setia dengan rasa dan kehangatan yang sama.
Mbah Sri, pemilik warung, mengenang awal usahanya yang sederhana. Dulu, dia berjualan di teras rumah neneknya di pinggir jalan utama. Namun, karena pelanggan semakin ramai dan warung sering tutup hingga larut malam, dia memutuskan memindahkan usahanya ke rumah sendiri yang berada di dalam gang.
“Dulu saya jualan di tepi jalan di rumah nenek saya, tapi karena makin ramai, warung jadi sering tutup larut malam. Kalau sudah malam, saya takut pulang, jadi akhirnya buka di rumah sendiri,” kenangnya.
Keputusan itu rupanya tepat. Lokasi baru dengan pemandangan sawah di sekitar menambah suasana segar bagi para pengunjung. Tidak sedikit yang menjadikan warung ini sebagai tempat melepas lelah di sela aktivitas. Manda, salah satu pengunjung warung ini, menjelaskan bahwa saat istirahat kuliah sering singgah di warung ini. “Warungnya oke, dengan harga yang ekonomis, kita dapat merasakan makanan yang lezat,” bebernya. (mg5/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah