BLITAR - Mati listrik karena token habis memang jadi pengalaman yang bikin panik. Apalagi kalau alarm meteran sudah bunyi tanda peringatan. Hal inilah yang dialami seorang pria dalam video YouTube yang viral, saat ia berbagi cara memasukkan token listrik yang baru dibeli dari Alfamart dan Indomaret.
Dalam video tersebut, sang pembuat konten terlihat kebingungan ketika layar meteran sudah berkedip merah. Ia segera membeli token di Alfamart lalu mencoba memasukkannya ke meteran listrik rumah. “Ini kasihan sudah titik-titik terus ya, sudah warna merah. Siap, saya akan tekan tombolnya,” ujarnya.
Proses memasukkan token listrik ini ternyata cukup sederhana, tapi tetap harus teliti. Ia menekan angka demi angka dari 20 digit kode token yang didapat setelah pembelian. “Yang pertama adalah tombol 1989, kemudian 9340, lalu 8150. Setelah itu lanjut 1974 dan terakhir 2146,” jelasnya dalam video.
Setelah seluruh kode dimasukkan, ia menekan tombol merah sebagai tanda enter. Beberapa detik kemudian muncul tulisan “benar” di layar meteran. Itu artinya token berhasil masuk dan listrik kembali normal. “Nah, nanti akan ada tulisan benar. Dan akhirnya KWH sudah masuk. Token listriknya tidak berbunyi lagi,” katanya lega.
Fenomena ini sangat dekat dengan keseharian masyarakat, terutama pelanggan listrik prabayar PLN. Sistem prabayar yang menggunakan token sudah lama diterapkan, dan pembelian bisa dilakukan di berbagai gerai retail seperti Alfamart, Indomaret, hingga aplikasi dompet digital.
Namun, masih banyak warga yang bingung ketika harus memasukkan kode token, apalagi saat kondisi darurat. Kesalahan menekan angka bisa membuat kode gagal masuk. Jika salah tiga kali, biasanya kode akan ditolak dan pelanggan perlu menunggu beberapa saat sebelum bisa mencoba lagi.
Tutorial sederhana dari video tersebut bisa menjadi pengingat bahwa memasukkan token listrik tidak boleh terburu-buru. Ada baiknya membaca ulang kode sebelum menekan tombol enter. Selain itu, menyimpan struk pembelian juga penting untuk menghindari kehilangan nomor token.
Menurut data PLN, jumlah pelanggan listrik prabayar terus meningkat dari tahun ke tahun. Sistem ini dinilai lebih fleksibel karena pengguna bisa mengontrol sendiri penggunaan listrik sesuai kemampuan. Di sisi lain, alarm bunyi “tik-tik” saat token hampir habis sering membuat panik, terutama di malam hari ketika minimarket sudah mau tutup.
Dalam konteks ini, tutorial seperti yang dibagikan di YouTube bisa membantu banyak orang. Meski terlihat sepele, kesalahan kecil saat memasukkan angka dapat berujung listrik padam mendadak. Itulah sebabnya video serupa sering kali viral karena dianggap relatable dengan kehidupan sehari-hari.
Bagi pelanggan baru, PLN juga menyediakan panduan resmi. Caranya hampir sama: cukup tekan 20 digit angka token sesuai struk, lalu tekan enter. Jika kode benar, jumlah kWh akan bertambah sesuai pembelian. Jika salah, akan muncul notifikasi error.
Kisah pria yang hampir mati lampu ini menjadi pengingat bahwa menjaga saldo token listrik tetap aman sangat penting. Membeli token lebih awal bisa mencegah kepanikan saat malam hari. “Selamat menikmati cahaya listrik,” tutupnya dalam video.
Tutorial sederhana ini bisa jadi inspirasi bagi banyak orang yang masih bingung soal token listrik. Nantikan tips praktis lainnya agar tidak panik ketika listrik prabayar hampir habis.
Editor : Anggi Septian A.P.