Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Indonesia Eks Pembuat Situs Judi Online Curhat Tobat dari Judi

Anggi Septiani • Jumat, 26 September 2025 | 00:05 WIB
Indonesia Eks Pembuat Situs Judi Online Curhat Tobat dari Judi
Indonesia Eks Pembuat Situs Judi Online Curhat Tobat dari Judi

BLITAR-Kisah Tobat Eks Pembuat Situs Judi Online: Pernah Raup Rp15 Juta Sehari, Kini Pilih Jalan Halal

Fenomena judi online di Indonesia bukan hanya menyedot korban, tapi juga melibatkan banyak pihak yang pernah menjadi bagian dari sistemnya. Salah satunya seorang eks pembuat website judi online yang akhirnya memilih berhenti. Ia mengaku pernah meraup keuntungan besar, bahkan hingga Rp15 juta per hari, namun rasa bersalah membuatnya menutup semua jalan itu.

Dalam pengakuannya, ia menceritakan awal mula terjun ke bisnis gelap tersebut. Sebagai seorang programmer, ia semula hanya iseng mencoba membuat situs. Tak disangka, situs judi online yang ia kelola berkembang cepat. “Dalam sehari bisa dapat Rp12 sampai Rp15 juta. Itu baru dari satu website saja,” katanya.

Namun, di balik keuntungan besar itu, ia justru dilanda kegelisahan. Setiap kali melihat korban judi slot di sekitarnya, rasa bersalah semakin menumpuk. Ia bahkan sampai menangis ketika menceritakan pekerjaannya kepada orang tua. “Saya sempat nangis di depan bapak-ibu. Mereka bilang, kalau bisa, jangan lagi. Cari yang halal saja, walau kecil tapi berkah,” ungkapnya.

Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa keuntungan besar dari judi online sejatinya berasal dari penderitaan orang lain. Banyak tetangganya yang kehilangan uang, bahkan aset, karena terjerat judi slot. “Saya lihat sendiri kuli panggul di pasar tetap main slot, padahal penghasilannya pas-pasan. Itu bikin hati saya makin enggak tenang,” jelasnya.

Keputusan untuk berhenti tentu tidak mudah. Tawaran untuk kembali membuat situs judi masih kerap datang. Namun ia memilih tegas menolak karena tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Kini ia beralih menjadi programmer web untuk usaha legal dan menekuni pekerjaan freelance di bidang desain interior.

Meski demikian, godaan untuk kembali sesekali muncul, terutama ketika kondisi finansial sedang sulit. “Kalau lagi butuh uang, memang ada rasa pengin balik. Tapi rasa bersalah lebih besar. Saya enggak mau lagi,” tegasnya.

Kisah tobat eks pembuat situs judi online ini menjadi pengingat bahwa industri judi digital bukan sekadar hiburan, melainkan lingkaran setan yang menjerumuskan banyak orang. Bukan hanya pemain yang jadi korban, tetapi juga mereka yang pernah terlibat di balik layar.

Ia pun berharap pemerintah lebih serius menindak peredaran judi online. Bukan hanya memblokir situs, tetapi juga menyediakan jalan rehabilitasi dan lapangan kerja bagi mereka yang ingin keluar dari industri tersebut. “Kalau ada jalan keluar yang jelas, mungkin banyak orang seperti saya yang mau berhenti,” ujarnya.

Kisah nyata ini sekaligus membuka mata bahwa uang besar dari judi online tidak pernah membawa ketenangan, justru hanya menyisakan penyesalan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kisah tobat judi online #judi slot #Pembuat Situs #judi online #Eks Bandara