Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bikin Nostalgia! YouTuber Ini Bongkar Cara Mudah Membuat Layangan Si Kepok Mini

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Sabtu, 27 September 2025 | 04:40 WIB
Bikin Nostalgia! YouTuber Ini Bongkar Cara Mudah Membuat Layangan Si Kepok Mini
Bikin Nostalgia! YouTuber Ini Bongkar Cara Mudah Membuat Layangan Si Kepok Mini

BLITAR - Musim kemarau identik dengan anak-anak bermain layangan di langit biru. Hal ini pula yang dibagikan seorang YouTuber lewat channel Empat Klip. Ia menunjukkan cara membuat layangan si kepok mini, lengkap dari awal hingga uji terbang.

Dalam video berdurasi belasan menit itu, ia memperlihatkan proses perakitan kerangka. Menurutnya, langkah pertama adalah menyusun sayap lengkung, lalu kerangka sayap ganda, hingga pinggang dan ekor.

“Untuk perakitan kerangkanya pelan-pelan saja, jangan terburu-buru agar kita mendapatkan hasil yang bagus,” katanya dalam video. Ia menekankan, kerapian menjadi kunci utama agar layangan bisa terbang stabil.

Setelah kerangka selesai, tahap berikutnya adalah memasang tali penarikan. Bagian ekor menjadi titik awal, lalu ditarik ke pinggang, hingga ke sayap. Semua panjang tali harus seimbang kiri dan kanan.

“Pastikan panjang tali kiri dan kanannya sama. Kalau sudah pas, langsung kita ikat,” jelasnya. Menurutnya, keseimbangan tali berpengaruh besar pada arah terbang layangan.

Kerangka kepala juga tak luput dari perhatian. Bagian tengah diikat di kerangka lurus, lalu ditambah bagian kuping agar bentuknya proporsional. Setelah itu, barulah layangan disampul plastik.

Ia menggunakan plastik tipis berwarna, yang dipotong sesuai pola kerangka. Plastik ditarik rapat agar hasilnya kencang. “Kita sampul pelan-pelan saja, jangan terburu-buru. Kalau buru-buru nanti hasilnya jelek,” ujarnya memberi peringatan.

Untuk merekatkan plastik, ia memanfaatkan dupa, sedangkan gunting dipakai merapikan sisa plastik berlebih. Detail kecil ini menjadi ciri khas proses tradisional membuat layangan.

Agar terlihat menarik, layangan ditambah ornamen berupa mata dari plastik putih. Sentuhan sederhana itu membuat tampilannya lebih hidup. Setelahnya, dipasang tali goci tiga titik: dua di atas dan satu di bawah.

Proses ditutup dengan uji terbang. Layangan mini hasil rakitan pun langsung melayang di udara. Bentuknya kecil, tapi bisa naik dengan stabil. “Seperti ini naik layangan kita, sudah terbang di udara ya,” ungkapnya dengan nada puas.

Bagi banyak orang Indonesia, layangan bukan sekadar permainan, tetapi bagian dari budaya. Tradisi ini biasanya marak di musim kemarau, bahkan di beberapa daerah digelar festival layang-layang.

Di era digital, tutorial seperti ini memberi ruang nostalgia. Anak-anak yang terbiasa dengan gawai bisa mencoba pengalaman baru. Sementara generasi lama bisa mengingat masa kecilnya lewat kreasi sederhana.

Tips YouTuber Empat Klip ini cocok bagi pemula yang baru belajar. Ia memastikan bahwa membuat layangan sebenarnya tidak sulit asal sabar dan teliti. Dari kerangka bambu, plastik tipis, hingga tali, semua bahan mudah ditemukan di sekitar rumah.

Video ini pun menuai komentar positif dari warganet. Banyak yang mengaku rindu bermain layangan di masa kecil. Ada juga yang berencana mempraktikkan tutorial ini bersama anak-anak mereka.

Tutorial sederhana ini sekaligus membuktikan bahwa kreativitas tradisional tetap relevan. Tinggal bagaimana kita mau meluangkan waktu untuk kembali menikmati keseruan main layangan.

Apakah tren membuat layangan mini ini akan kembali populer di kalangan anak muda? Kita tunggu saja keseruan berikutnya.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Si Kepok Mini #cara membuat layangan #layangan