Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bikin Layangan Pegon dari Sapu Lidi, Hasilnya Malah Bikin Ngakak Saat Diterbangkan

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Sabtu, 27 September 2025 | 04:15 WIB
Bikin Layangan Pegon dari Sapu Lidi, Hasilnya Malah Bikin Ngakak Saat Diterbangkan
Bikin Layangan Pegon dari Sapu Lidi, Hasilnya Malah Bikin Ngakak Saat Diterbangkan

BLITAR - Membuat layangan memang identik dengan musim kemarau di Indonesia. Namun, seorang YouTuber tampil beda dengan mencoba membuat layangan pegon dari sapu lidi. Hasilnya? Saat diuji terbang justru bikin ngakak warganet.

Dalam videonya, ia memperlihatkan detail proses pembuatan. Lidi kelapa dipilih sebagai kerangka utama, disusun dari tengah hingga ujung agar seimbang kiri dan kanan. “Menurutku layangan pegon ini layangan yang paling simpel. Mungkin bocil juga bisa bikin layangan ini,” ujarnya.

Ukuran sayap yang dipakai adalah 40 sentimeter. Kerangka dirangkai secara hati-hati karena lidi mudah patah. Bagian bawah dan segitiga tengah ditambahkan untuk memperkuat bentuk khas layangan pegon.

YouTuber itu juga mengakui dirinya masih pemula. “Jangan dibuli ya, karena aku masih pemula. Aku baru belajar buat layangan. Semoga kalian suka ya, dan semoga layangannya juga terbang biar enggak mengecewakan,” katanya.

Setelah kerangka selesai, plastik sampul ditempel menggunakan lem. Ia menjelaskan berbagai jenis lem bisa dipakai, mulai dari lem box, lem ibon, hingga lem kastol. Bahkan, ada trik tradisional dengan obat nyamuk bakar untuk merekatkan plastik, meski ia belum mencobanya.

Plastik ditarik agar rapi dan kencang. Bagian berlebih dipotong menggunakan gunting. Hasil akhirnya, layangan pegon sapu lidi tampak glowing dan cukup menarik secara visual.

Tali goci juga dipasang dengan konfigurasi standar: dua di bagian atas, satu di bawah. “Nilai dong untuk layangan ini berapa? Aku sepil ini pakai lidi semua, bukan bambu, bukan fiber. Asli ini real dari lidi,” katanya dengan nada bangga.

Namun, momen paling ditunggu justru ada di sesi uji terbang. Ia mencoba menerbangkan layangan di lantai dua rumahnya. Bukannya melayang stabil, layangan malah berputar-putar tanpa henti.

“Waduh, masih sama aja. Layangannya tetap muter-muter. Saran dong, gimana nih? Apa ada yang salah barangkali dari tali gocinya atau sendaranya?” ujarnya sambil kelelahan.

Eksperimen itu akhirnya gagal. Layangan sapu lidi tidak berhasil terbang meski sudah diatur ulang posisi talinya. Ia pun meminta masukan dari penonton untuk memperbaiki kesalahan di part dua.

Meski gagal, kreativitas ini mendapat apresiasi warganet. Banyak yang menilai idenya unik dan menghibur. Beberapa penonton bahkan memberikan saran teknis agar layangan bisa terbang lebih stabil.

Fenomena membuat layangan dari bahan sederhana memang kembali populer di YouTube. Selain nostalgia, konten seperti ini juga memberi inspirasi DIY bagi generasi muda yang ingin mencoba aktivitas luar ruangan.

Kreativitas sang YouTuber membuktikan bahwa tak selalu hasil akhir yang penting, tapi juga proses dan semangat mencoba hal baru. Apakah di part dua nanti layangan pegon sapu lidi berhasil melayang? Kita tunggu saja kelanjutan eksperimen kocak ini.

Editor : Anggi Septian A.P.
#layangan pegon #mainan anak #Sapu Lidi