BLITAR-Kalau dengar kata iPhone, banyak orang langsung terbayang ponsel mewah dengan harga selangit. Meski mahal, iPhone tetap menjadi salah satu smartphone paling diburu di dunia, termasuk di Indonesia. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2007, Apple sudah merilis puluhan model yang membentuk sejarah panjang.
Hari ini, kita diajak bernostalgia melihat perjalanan iPhone dari generasi pertama, iPhone 2G, hingga model terbaru, iPhone 14 Pro Max. Evolusi ini bukan hanya tentang fitur, tetapi juga perubahan cara manusia berinteraksi dengan teknologi.
Steve Jobs, salah satu pendiri Apple, pernah berkata bahwa tujuan utama perusahaan bukan sekadar membuat produk, tetapi menghadirkan inovasi yang bisa mengubah dunia. “Apple ingin dikenal sebagai merek global dengan produk yang revolusioner,” ujar Jobs saat memperkenalkan iPhone generasi pertama.
Awal Mula: iPhone 2G
Pada 9 Januari 2007, Steve Jobs memperkenalkan iPhone 2G di San Francisco, Amerika Serikat. Saat itu, iPhone langsung mencuri perhatian karena menjadi ponsel layar sentuh pertama yang bisa dinavigasi hanya dengan jari manusia. Penjualannya dimulai 29 Juni 2007 dengan harga 499 dolar AS untuk versi 4 GB dan 599 dolar AS untuk versi 8 GB.
Keunikan iPhone 2G ada pada fitur-fitur canggih di masanya: bisa telepon, internetan, mengakses iTunes, email, hingga mendengarkan musik dalam satu perangkat. Tak heran, hingga November 2007, penjualannya tembus 1,4 juta unit.
Generasi Baru: 3G hingga 4S
Tahun 2008, Apple merilis iPhone 3G yang mendukung koneksi internet lebih cepat serta menghadirkan App Store. Setahun berikutnya, iPhone 3GS meluncur dengan prosesor lebih cepat dan kamera yang bisa merekam video.
Pada 2010, iPhone 4 hadir dengan desain kaca dan stainless steel, plus kamera depan yang mendukung selfie. Namun momen paling emosional justru terjadi pada 2011. iPhone 4S dirilis dengan prosesor dual-core dan fitur Siri, tetapi sehari setelah peluncuran, dunia kehilangan Steve Jobs yang wafat karena kanker pankreas.
Inovasi Berlanjut: 5 hingga X
Setelah kepergian Jobs, Apple tetap melaju. Tahun 2012 hadir iPhone 5 dengan layar lebih besar dan dukungan 4G LTE. Apple juga memperkenalkan konektor Lightning yang masih digunakan hingga sekarang.
2014 jadi tahun penting dengan hadirnya iPhone 6 dan 6 Plus. Ukuran layar lebih besar, ditambah Apple Pay sebagai layanan pembayaran digital. Penjualannya bahkan mencapai 10 juta unit dalam waktu singkat.
Lompatan berikutnya muncul pada 2017 dengan iPhone X. Model ini menghapus tombol home, menghadirkan layar penuh OLED, Face ID, serta notch alias poni di bagian atas. Kehadiran iPhone X sekaligus menandai satu dekade perjalanan iPhone.
Era Modern: 11 hingga 14
Pada 2019, Apple merilis tiga model sekaligus: iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max. Seri ini fokus pada kamera, terutama fitur night mode untuk foto di kondisi gelap.
Setahun berikutnya, iPhone 12 meluncur dengan empat varian, termasuk iPhone 12 Mini. Apple juga menambahkan dukungan jaringan 5G untuk pertama kalinya.
Tahun 2021, iPhone 13 hadir dengan notch lebih kecil dan chipset A15 Bionic yang lebih cepat. Sementara iPhone 14 Series yang dirilis pada September 2022 menghadirkan terobosan besar. Apple akhirnya menghilangkan slot kartu SIM di beberapa negara, mewujudkan visi Steve Jobs.
iPhone 14 Pro Max menjadi bintang utama dengan bobot 240 gram, menjadikannya iPhone terberat yang pernah ada. Selain itu, Apple memperkenalkan fitur Emergency SOS, action mode untuk video stabil, serta notch baru berbentuk “Dynamic Island” yang bisa berubah sesuai kebutuhan aplikasi.
Kesimpulan: 38 Model dalam 15 Tahun
Hingga kini, Apple telah merilis 38 model iPhone dalam 15 tahun. Dari iPhone 2G sederhana hingga iPhone 14 Pro Max yang serba canggih, setiap generasi membawa cerita dan inovasi.
Bagi banyak orang, memiliki iPhone bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga soal gaya hidup dan simbol status sosial. Pertanyaannya, dari semua model iPhone yang sudah meluncur, kamu pernah pakai yang mana?
Editor : Anggi Septian A.P.