BLITAR - Membeli iPhone bekas kini jadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan gadget premium dengan harga lebih terjangkau. Namun, risiko tertipu penjual nakal juga cukup tinggi. Untuk itu, penting mengetahui cara cek iPhone bekas agar tidak rugi saat COD.
Dalam sebuah video YouTube, seorang konten kreator berbagi pengalaman sekaligus tips sederhana agar pembeli bisa lebih jeli. Ia menekankan bahwa langkah awal sebelum memeriksa detail adalah mereset perangkat.
"Pastinya iPhone yang kalian beli harus kalian erase all content," ujarnya. Dengan begitu, calon pembeli bisa memastikan semua fungsi berjalan normal tanpa pengaturan atau aplikasi tersisa dari pemilik sebelumnya.
Setelah itu, pengecekan paling dasar dilakukan pada fungsi-fungsi utama seperti Face ID, speaker, hingga performa layar sentuh. Jika fungsi ini sudah beres, barulah masuk ke tahap detail yang sering diabaikan pembeli awam.
Tips pertama adalah memeriksa kondisi LCD. Layar iPhone bisa saja menyimpan masalah seperti white spot, dead pixel, hingga green tint. "Untuk mendeteksi garis shadow, biasanya terjadi di iPhone XR dan iPhone 11.
Tinggal buka aplikasi Notes dengan layar putih, pasti kelihatan kalau ada garis," jelasnya. Sementara untuk mendeteksi green tint di iPhone seri terbaru, cukup menurunkan brightness di layar gelap dan melihat apakah muncul warna kehijauan.
Selanjutnya adalah memeriksa kamera. Banyak pembeli tertipu karena tidak mengecek detail hasil jepretan. Padahal, lensa iPhone bisa saja berjamur atau muncul shadow spot. "Pastikan cek di background putih biar kelihatan jelas.
Kalau ada noda jamur berbentuk lingkaran, harga jualnya pasti drop," katanya. Bagi pembeli iPhone dengan lensa ganda atau tiga, pemeriksaan harus dilakukan satu per satu di semua mode. Tips terakhir adalah mengecek baterai.
Banyak penjual nakal yang memanipulasi data battery health agar terlihat masih bagus. Karena itu, sang kreator menyarankan metode praktis dengan kamera. "Buka kamera dengan flash on, ambil 15 sampai 20 foto.
Kalau baterainya turun sampai 5–6 persen, itu sudah tidak wajar," jelasnya. Ia juga menyarankan untuk merestart perangkat setelah tes. Jika baterai langsung turun signifikan, artinya performanya sudah menurun.
Selain tiga hal utama itu, pembeli juga sebaiknya mengetes fungsi audio lewat aplikasi Voice Memos. Dengan begitu bisa dipastikan apakah speaker masih normal atau sudah bermasalah.
Tips sederhana ini sebenarnya bisa dilakukan siapa saja, bahkan untuk pembeli pemula. Namun, kebiasaan banyak orang yang terburu-buru saat COD sering membuat mereka luput memeriksa detail. Padahal, kerugian membeli iPhone bekas bermasalah bisa mencapai jutaan rupiah.
Tren jual beli iPhone bekas di Indonesia sendiri terus meningkat seiring harga seri terbaru yang semakin mahal. Banyak komunitas teknologi bahkan membuka forum diskusi khusus tentang cara mengecek iPhone second agar tetap aman.
Dengan mengikuti tips dari video ini, pembeli setidaknya punya bekal dasar agar tidak mudah ditipu. Sang kreator menutup videonya dengan pesan singkat, "Sekian video kali ini ngebahas cara aku kalau lagi ngecek iPhone bekas. Semoga bermanfaat ya, guys."
Buat kamu yang sedang berburu iPhone bekas, jangan gegabah. Lakukan pengecekan teliti sesuai tips ini, dan tunggu update trik berikutnya yang akan dibagikan.
Editor : Anggi Septian A.P.