Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Inilah Sosok Ahmad El Fajri Habibulchaq, Pelajar Berprestasi Juara OSN dari MI Perwanida Kota Blitar

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 30 September 2025 | 17:22 WIB

 

MEMBANGGAKAN : Ahmad El Fajri ketika menerima apresiasi dari pihak sekolah dan Yayasan Perwanida, kemarin (29/9).
MEMBANGGAKAN : Ahmad El Fajri ketika menerima apresiasi dari pihak sekolah dan Yayasan Perwanida, kemarin (29/9).

BLITAR - SENYUM Ahmad El Fajri Habibulchaq merekah saat mengenang perjalanan menuju Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Siswa kelas VI MI Perwanida Kota Blitar ini baru saja meraih medali emas sekaligus predikat best overall, mengungguli ratusan peserta lain dari berbagai provinsi.

Secara tidak langsung, prestasi yang ditorehkan Fajri, sapaan akrabnya, menjadi motivasi bagi siswa MI Perwanida Kota Blitar lainnya.

“Persiapannya lumayan padat. Saya sampai izin dua minggu tidak masuk sekolah. Seminggu untuk belajar penuh, seminggu untuk mengikuti OSN,” cerita Fajri, saat ditemui Jawa Pos Radar Penataran di sekolahnya, Senin (29/9/2025).

Dia mengikuti pembinaan campuran, ada yang offline bersama guru pembimbing, ada pula yang online. Menariknya, meski jadwal ketat, Fajri mengaku, nyaris tanpa kendala.

“Lancar, smooth, tidak ada masalah. Saya malah menikmati prosesnya,” ujarnya sambil tersenyum.

Di ajang OSN yang digelar di Jakarta, Fajri bertemu lawan tangguh dari DKI Jakarta, Riau, hingga Jawa Timur sendiri.

Tentu saingannya berat, syukurnya dia bisa melewati. Dalam kompetisi ini, dia mengaku sebagian soal memang sulit. Namun kuncinya adalah memahami logika soalnya.

“Saya biasanya membaca pelan-pelan. Kalau sudah paham maksud soalnya, jawabannya bisa ketemu. Setelah itu, tinggal aksi saja untuk menjawab pertanyaan dengan sebisa mungkin,” ucapnya ringan.

Dia menceritakan, untuk tahapan proses lomba final OSN tahun ini, ada dua hari pada 23 – 24 September. Hari pertama terdiri dari 2 sesi, tes teori 1 yang berisi isian singkat dan tes teori 2 yang berisi uraian atau esay.

Sedangkan hari kedua, tes eksplorasi yang mengasah kreativitas, keterampilan dan kemampuan logika matematika. Prestasi di OSN bukanlah yang pertama. Sejak TK, Fajri sudah terbiasa ikut lomba.

Bahkan dalam setahun ini hampir setiap minggu dia mengikuti kompetisi, baik tingkat lokal maupun nasional. Bahkan menurut Fajri piala di rumah sudah banyak, sampai tidak terhitung.

Fajri memang dibesarkan dalam keluarga yang selalu mendukungnya. Sang ayah kerap menemani belajar hingga larut malam. Tidak bisa dipungkuri, dukungan orang tua menjadi semangat utama dalam menjalani kompetisi ini.

Tak hanya orang tua, sekolah juga ikut memberi dukungan penuh. Dari MI Perwanida hingga lembaga les, Fajri selalu mendapat pembinaan intensif. Hasilnya, dia konsisten menorehkan prestasi dari tahun ke tahun.

Selain medali, Fajri juga membawa pulang hadiah besar. Dari OSN, dia mendapat Rp 15 juta, tambahan Rp 900 ribu dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, Rp 1,5 juta dari yayasan, dan uang saku dari orang tua.

“Alhamdulillah banyak. Jadi tambah semangat ikut lomba lain biar dapat hadiah lagi,” katanya polos.

Dia mengaku, kepuasan mengikuti lomba bukan hanya soal prestasi, tapi juga pengalaman berharga bertemu peserta dari seluruh Indonesia. Meski begitu, hadiah tetap jadi pemicu motivasi. Tahun lalu, Fajri hanya meraih perak. Kini emas sudah digenggam dan dia menargetkan bisa melangkah ke ajang internasional.

“Rencananya saya mau ikut kompetisi luar negeri. Harapannya bisa terus tambah prestasi, sukses, dan bawa nama baik Blitar. Pintar saja tidak cukup. Harus pintar dan soleh,” ungkap Fajri.

Sementara itu, Kepala MI Perwanida Kota Blitar, Darin Nafiah mengaku, bersyukur karena Fajri kemampuan matematikanya sudah terlihat sejak kecil. Tentu harapan utamanya kepada adik-adik kelasnya yang nanti bisa mengikuti jejak Fajri.

“Prestasi tidak harus di bidang akademik matematika, tapi banyak sekali keunggulan yang dimiliki masing-masing anak itu. Bibit anak seperti Fajri banyak karena memang didukung oleh kegiatan di luar jam belajar atau jam efektif ekstrakurikuler untuk memfasilitasi hobi anak,” pungkasnya. (jar/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#medali emas #pelajar #MI Perwanida #berprestasi #JUARA OSN #Ahmad El Fajri Habibulchaq #Kota Blitar