Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bisnis Kota Blitar Tumbuh 45 Persen, Ribuan Toko Roti Kacang Ramai Pesanan

Ichaa Melinda Putri • Senin, 6 Oktober 2025 | 00:00 WIB
Bisnis Kota Blitar Tumbuh 45 Persen, Ribuan Toko Roti Kacang Ramai Pesanan
Bisnis Kota Blitar Tumbuh 45 Persen, Ribuan Toko Roti Kacang Ramai Pesanan

BLITAR-Bisnis Kota Blitar terus tumbuh pesat. Tahun ini, lebih dari 2.000 toko mencatat kenaikan penjualan hingga 45 persen, terutama untuk produk khas seperti roti kacang dan daging kucing.
Ribuan Toko Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kota Blitar

Kota Blitar mencatat perkembangan signifikan dalam sektor bisnis lokal. Berdasarkan laporan yang bersumber dari Liputan6, saat ini terdapat lebih dari 2.000 toko yang beroperasi di berbagai sudut kota.

Produk andalan seperti roti kacang Blitar dan daging kucing (sebutan khas kuliner lokal berbahan daging olahan) menjadi primadona. Per item produk, toko-toko di Blitar bisa menjual hingga seribu unit dalam satu periode penjualan.

“Untuk kebutuhan toko tahun ini meningkat hampir 45 persen. Kami tidak berani menerima pesanan grosir musiman karena sudah terikat dengan kerja sama harian,” ungkap salah satu pelaku usaha di Blitar.

Peningkatan Permintaan Capai 45 Persen

Peningkatan bisnis lokal di Kota Blitar dipicu tingginya permintaan masyarakat. Kenaikan penjualan rata-rata mencapai 4 hingga 5 persen setiap bulan, dengan akumulasi hingga 45 persen sepanjang tahun ini.

Namun, lonjakan tersebut juga membuat banyak toko membatasi pesanan dari luar daerah, terutama dari grosir musiman. Hal ini dilakukan agar stok tetap aman untuk kebutuhan pelanggan harian.

Produk Lokal Blitar Kian Dikenal

Roti kacang khas Blitar sudah lama dikenal sebagai oleh-oleh favorit wisatawan. Popularitas produk ini semakin memperkuat branding Wisata Blitar yang bukan hanya terkenal dengan Makam Bung Karno, tetapi juga kuliner khasnya.

Bahkan, banyak toko yang kini mulai mengembangkan distribusi melalui penjualan online, meski tetap mengutamakan pasar lokal.

Tantangan dan Harapan Pelaku Usaha

Meski pertumbuhan bisnis cukup menjanjikan, pelaku usaha mengakui masih ada tantangan dalam hal bahan baku dan distribusi. Pasokan kacang dan daging olahan harus stabil agar produksi tidak terganggu.

Pelaku UMKM berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan melalui pelatihan dan akses modal, sehingga geliat bisnis Kota Blitar dapat menopang perekonomian lokal lebih kuat.

Penutup

Dengan kenaikan penjualan hingga 45 persen, bisnis di Kota Blitar semakin menunjukkan potensinya. Produk khas seperti roti kacang menjadi identitas kuliner yang mampu menarik perhatian wisatawan maupun pembeli lokal. Ikuti terus berita ekonomi dan UMKM Blitar terbaru hanya di Blitarkawentar.jawapos.com.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Bisnis Kota Blitar #umkm blitar #Roti Kacang Blitar