BLITAR – Cabang olahraga (cabor) wushu Kota Blitar berhasil memborong medali di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jatim 2025. Yang membanggakan, prestasi raihan medali itu ditorehkan para atlet junior alias usia anak. Kejurprov Wushu Jatim dilaksanakan di gedung Puslatda Wushu Jatim pada 25-28 September.
Kejuaraan ini merupakan ajang level regional yang mempertandingkan atlet-atlet usia muda. Kejurprov ini juga dalam rangka mencari potensi atlet unggulan untuk dipersiapkan dalam ajang level nasional, bahkan Internasional.
Pelatih Wushu Kota Blitar, Agik Yulianto menjelaskan telah memberangkatkan sebanyak 14 atlet pada kejurprov akhir September lalu. Hasilnya, sejumlah atlet sukses menyumbang medali pada kompetisi yang digelar selama empat hari tersebut. “Alhamdulillah, total ada 12 medali yang kami raih. Mayoritas peraih adalah atlet junior,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Jumat (3/10/2025).
Sebanyak 12 medali itu meliputi 4 emas, 6 perak dan 2 perunggu. Raihan medali tersebut cukup menjadi kejutan karena tim ofisial tidak memasang target tinggi. Kendati begitu, capaian prestasi ini merupakan bentuk latihan keras para atlet dalam mempersiapkan kejurprov.
Hasil manis di kejurprov tersebut tentu tidak membuat cabor berpuas diri. Perjuangan untuk memperoleh prestasi yang lebih tinggi masih berlanjut. Karena itu, capaian apik di kejurprov menjadi motivasi para atlet untuk berlatih lebih keras dan giat.
Agik mengungkapkan, kejurprov wushu Jatim tersebut menjadi ajang mengasah mental sejumlah atlet junior dalam berkompetisi di level regional. Baginya, tak sekadar skil atau kemampuan yang harus ditempa, tapi mental juga perlu dikuatkan.
“Mereka ini atlet junior sehingga sejak awal harus sering kompetisi agar mentalnya kuat. Terlebih untuk mengasah mental juara mereka,” tegasnya.
Sebelumnya, dua atlet wushu Kota Blitar juga berhasil juara di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 di Semarang, Jawa Tengah. Kedua atlet, yakni Vince Anggy Fadila dan Denok Tri Wahyuni berhasil menyabet medali perak. “Semoga lewat prestasi-prestasi ini cabor dan para atlet dapat perhatian lebih dari pemerintah kota dan KONI,” harapnya. (sub/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah