BLITAR - Keran air bocor yang tak bisa berhenti mengalir sering bikin kesal. Namun, seorang pria asal Boyolali, Yoga Arif Putra, punya cara unik dan hemat untuk memperbaikinya. Dalam video YouTube-nya yang viral, ia menunjukkan bagaimana keran air yang rusak parah bisa kembali normal hanya dengan air panas dan potongan ban bekas.
Kasus yang ia tangani bukan kebocoran biasa. “Ini los dol. Air tidak mau berhenti mengalir terus walaupun posisi kita tutup,” ujar Yoga di awal videonya. Ia menegaskan bahwa meski harga keran itu murah, ia memilih untuk memperbaiki, bukan mengganti. Alasannya sederhana — lebih hemat dan bisa jadi pelajaran untuk orang lain.
Pertama, Yoga menunjukkan kondisi keran yang tidak bisa menutup aliran air. Ia kemudian melepas bagian atas keran dan menemukan penyebabnya: bola besi di dalamnya tidak mau menutup dan macet. “Kalau kita paksa buka, malah bisa rusak,” katanya sambil memperingatkan penonton agar berhati-hati.
Triknya ternyata sederhana tapi cerdas. Yoga menyiapkan ember berisi air panas dan “memandikan” keran di dalamnya selama beberapa saat. Tujuannya untuk melonggarkan bagian-bagian logam yang lengket karena karat. “Ini air panas, bukan air hangat,” ujarnya sambil tersenyum. Setelah direndam, keran pun bisa dibuka dengan mudah.
Setelah dibongkar, ditemukan bahwa as knop (batang putar) keran sudah aus dan longgar sehingga tidak bisa menekan bola besi dengan sempurna. Akibatnya, aliran air tidak bisa tertutup penuh. Di sinilah kreativitas Yoga muncul.
Tanpa alat khusus, ia mengambil potongan ban bekas dan menjadikannya ganjal kecil untuk menahan as knop agar tak naik kembali. “Ini sering sekali jadi solusi saya,” ujarnya. Potongan ban dipotong kecil, dilubangi lebih kecil dari diameter as besi, lalu dimasukkan sebagai pengganjal. “Yang penting terganjal dengan aman,” katanya.
Setelah itu, Yoga memotong kembali ban tersebut agar tidak terlalu tebal dan tidak mengganggu saat keran dipasang lagi. Prosesnya detail, tapi hasilnya memuaskan. “Sekarang sudah tidak modot lagi,” kata Yoga, mengacu pada kondisi as yang kini tidak lagi terlepas.
Ia lalu merakit kembali keran, memasukkan bola besi, memasang seal putih, dan menutup ulir dengan lem peralon agar rapat. Setelah lem mengering, ia mencoba memutar keran. Hasilnya langsung terlihat — air mengalir normal saat dibuka, dan berhenti sempurna saat ditutup.
“Sudah cantik. Kalau kita tutup, langsung menutup,” katanya dengan nada puas di akhir video.
Video tutorial berdurasi beberapa menit itu berhasil menarik perhatian netizen karena sederhana tapi efektif. Banyak penonton yang memuji ide “ganjal ban bekas” sebagai solusi murah meriah untuk masalah rumah tangga yang umum terjadi.
Selain menghemat biaya, trik ini juga mengajarkan pentingnya kreativitas dan pemanfaatan barang bekas. Daripada langsung membuang dan membeli baru, memperbaiki keran bisa menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan.
Yoga Arif Putra dikenal di komunitas YouTube sebagai pembuat konten DIY (Do It Yourself) yang sering mengunggah video perbaikan alat rumah tangga dengan cara tak biasa. Sebelumnya, ia juga pernah memperbaiki kipas angin, pompa air, dan alat elektronik rumah tangga lain menggunakan bahan seadanya.
“Semoga bermanfaat,” tutupnya di akhir video, sambil tersenyum dan melambaikan tangan.
Kreativitas seperti ini bukan hanya membantu masyarakat menghemat uang, tapi juga mendorong kebiasaan memperbaiki daripada membuang. Dan siapa sangka, solusi dari ban bekas dan air panas bisa jadi viral hanya karena satu keran air yang “los dol”.
Blitarkawentar akan terus mengikuti video-video terbaru dari Yoga Arif Putra untuk melihat trik-trik unik berikutnya yang mungkin bisa menjadi inspirasi masyarakat luas.
Editor : Anggi Septian A.P.