BLITAR-Persaingan di pasar smartphone kelas menengah kembali memanas. Dua ponsel yang sedang jadi sorotan adalah Poco X7 Pro dan Samsung Galaxy A56. Meski keduanya terpaut harga sekitar Rp1 jutaan, perbandingan keduanya menarik untuk dibahas.
Harga resmi Poco X7 Pro di pasaran saat ini berada di kisaran Rp4,7 jutaan, sedangkan Samsung Galaxy A56 dibanderol sekitar Rp6,1 jutaan untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Selisih harga ini memunculkan pertanyaan: apakah fitur dan performa yang ditawarkan Galaxy A56 sepadan dengan harga lebih mahalnya?
Desain Premium vs Material Plastik
Dari segi desain, Galaxy A56 unggul dalam kesan premium. Ponsel ini sudah menggunakan back cover kaca dengan perlindungan Corning Gorilla Glass Victus+, serta frame berbahan metal yang kokoh. Tampilan kameranya juga terlihat rapi dan elegan.
Sementara itu, Poco X7 Pro masih mengandalkan material plastik pada bagian belakang dan frame. Meski begitu, desainnya tetap modern dengan bezel tipis di sekeliling layar. Menariknya, layar Poco X7 Pro menawarkan resolusi 1,5K dengan proteksi Corning Gorilla Glass 7i, sedangkan Galaxy A56 masih beresolusi Full HD+.
Kedua ponsel sama-sama sudah berjalan di Android 15, namun membawa antarmuka berbeda. Poco menggunakan HyperOS 2.0, sedangkan Samsung menawarkan One UI 7.0 yang terkenal stabil dan ramah pengguna.
Performa: Poco X7 Pro Unggul untuk Gaming
Dalam pengujian performa, Poco X7 Pro tampil lebih bertenaga. Ponsel ini mencatat skor AnTuTu di angka 1,54 juta poin, jauh di atas Galaxy A56 yang hanya sekitar 890 ribu poin. Saat diuji bermain Mobile Legends dengan pengaturan grafis “Ultra”, Poco X7 Pro mampu menjaga FPS di kisaran 90 FPS tanpa penurunan frame signifikan.
Sebaliknya, Galaxy A56 juga stabil, namun dengan batas grafis “Super Ultra” dan FPS sedikit di bawah Poco. Dari sisi suhu, keduanya sama-sama nyaman di tangan, meski Poco X7 Pro terasa sedikit lebih hangat setelah digunakan hampir 40 menit bermain game.
Baterai dan Pengisian Daya
Urusan daya tahan baterai, Poco X7 Pro kembali unggul dengan kapasitas 6000 mAh dan dukungan fast charging 90W. Ponsel ini bisa terisi penuh hanya dalam waktu kurang dari 40 menit.
Sementara Galaxy A56 membawa baterai 5000 mAh dengan pengisian 45W, yang masih tergolong cepat namun tertinggal jauh dari Poco. Dalam uji penggunaan, selisih daya baterai antara keduanya hanya sekitar 2 persen setelah digunakan intens bermain game selama 40 menit.
Kamera: Samsung Lebih Stabil, Poco Lebih Fleksibel
Pada sektor fotografi, Galaxy A56 membawa tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP (OIS), 12 MP ultra wide, dan 5 MP makro. Hasil foto dan video dari Galaxy A56 terlihat lebih tajam dan memiliki warna lebih hidup, terutama dalam kondisi cahaya minim.
Sedangkan Poco X7 Pro hanya memiliki dua kamera belakang — 50 MP (OIS) dan 8 MP ultra wide — namun unggul di fitur perekaman video, karena sudah mendukung bokeh video mode dan perekaman hingga 4K 60 FPS.
Dalam perekaman gerak atau aktivitas cepat, stabilisasi Galaxy A56 sedikit lebih halus. Namun Poco X7 Pro menunjukkan keunggulan di detail dan kontrol pencahayaan.
Kesimpulan: Pilih Desain Premium atau Performa Kencang?
Baik Poco X7 Pro maupun Samsung Galaxy A56 sama-sama menawarkan nilai kuat di kelas menengah. Poco unggul di performa, baterai, dan harga, sementara Galaxy A56 lebih menonjol dalam desain premium, stabilitas kamera, dan dukungan pembaruan software jangka panjang.
Jika Anda mencari ponsel gaming dengan harga hemat, Poco X7 Pro adalah pilihan rasional. Namun, bila Anda lebih mengutamakan build quality, UI stabil, dan ketahanan jangka panjang, Galaxy A56 tetap jadi opsi yang aman.
Pada akhirnya, keputusan ada di tangan pengguna: apakah memilih kecepatan ekstrem atau kemewahan khas Samsung?