Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kulit Ayam Bertekstur Bisa Hilang, Christina Emanuel Bongkar 3 Rahasia Perawatan Wajah Efektif

Axsha Zazhika • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 04:00 WIB

 

Kulit Ayam Bertekstur Bisa Hilang, Christina Emanuel Bongkar 3 Rahasia Perawatan Wajah Efektif
Kulit Ayam Bertekstur Bisa Hilang, Christina Emanuel Bongkar 3 Rahasia Perawatan Wajah Efektif

BLITAR – Masalah kulit ayam bertekstur kini tengah ramai dibahas di media sosial. Banyak warganet mengeluh tentang kondisi kulit wajah yang terasa kasar dan muncul bintik-bintik kecil seperti permukaan kulit ayam. Melalui kanal YouTube-nya, beauty influencer Christina Immanuel membagikan tiga rahasia utama untuk mengatasi kulit bertekstur agar kembali halus dan lembap.

Christina menyebut, kulit ayam bertekstur berbeda dari bruntusan atau jerawat kecil di dahi. “Biasanya muncul kayak bintik-bintik kecil di pipi atau dagu, tapi bukan jerawat. Lebih ke kulit yang terasa grindil-grindil,” jelasnya dalam video berdurasi 20 menit tersebut.

Menurutnya, penyebab utama kulit ayam bertekstur adalah kurangnya kebersihan wajah, kekeringan kulit, dan jarangnya eksfoliasi. “Biasanya orang yang kulitnya kering, sensitif, atau jarang eksfoliasi itu paling sering mengalami kulit bertekstur,” ujar Christina.

1. Wajib Double Cleanse dan Jaga Kebersihan Wajah

Tips pertama untuk mengatasi kulit ayam bertekstur, kata Christina, adalah membersihkan wajah dengan benar setiap hari. “Kalau kamu sering pakai makeup, harus double cleanse. Jangan malas bersihin makeup, karena sisa makeup bisa menyumbat pori-pori dan bikin kulit jadi kasar,” tegasnya.

Ia menyarankan agar mencuci muka minimal dua kali sehari, menggunakan cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water sebelum sabun wajah. Menurut Christina, kebiasaan tidur tanpa membersihkan makeup adalah penyebab utama munculnya kulit bertekstur seperti kulit ayam.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kelembutan dalam membersihkan wajah. “Jangan pakai kapas terlalu kencang waktu hapus makeup atau toner. Itu bisa bikin kulit iritasi dan malah menimbulkan tekstur,” katanya.

2. Fokus pada Hidrasi, Bukan Hanya Pelembap

Langkah kedua adalah fokus pada hidrasi kulit. Christina menegaskan bahwa kulit yang kurang air akan mudah kering dan menjadi kasar. “Banyak orang salah kaprah, dikira pelembap sudah cukup. Padahal hydrating dan moisturizing itu beda. Hydrating lebih ke air, moisturizing lebih ke minyak,” jelasnya.

Christina menyarankan penggunaan produk yang mengandung Hyaluronic Acid, Polyglutamic Acid, Aloe Vera, dan Panthenol. Kandungan tersebut bisa membantu menghidrasi kulit secara mendalam.

Dalam videonya, Christina juga merekomendasikan serum lokal dari New Face bernama Hydralock & Youthful Skin Serum yang dibanderol sekitar Rp33.000. “Serum ini ringan banget, cepat menyerap, dan bikin kulit terasa kenyal serta lembap,” ungkapnya.

Produk tersebut, lanjut Christina, mengandung Advanced Hyaluronic Acid (campuran delapan jenis Hyaluronic Acid), Bakuchiol, dan Peptide. Kandungan itu tidak hanya menghidrasi tetapi juga membantu mengencangkan kulit serta mencegah penuaan dini.

“Kalau kulit terhidrasi dengan baik, otomatis nggak gampang muncul garis halus dan tekstur kasar,” ujarnya.

3. Mulai Eksfoliasi Perlahan, Hindari Over-Exfo

Setelah hidrasi cukup, Christina menyarankan untuk mulai eksfoliasi secara perlahan. “Kalau kulit udah cukup lembap, baru deh mulai eksfoliasi. Tapi jangan langsung tiap hari, cukup satu atau dua kali seminggu dulu,” sarannya.

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat. Christina merekomendasikan penggunaan chemical exfoliant yang lebih lembut dibanding scrub fisik.

“Cari produk dengan kandungan AHA, BHA, PHA, atau Salicylic Acid. Bisa juga pakai yang ada retinol, bakuchiol, atau retinoid, karena itu bantu regenerasi kulit,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan agar tidak mencampur terlalu banyak bahan aktif dalam satu waktu. “Ingat, one active at a time. Jangan semua dipakai sekaligus, nanti skin barrier rusak,” tegas Christina.

Eksfoliasi berlebihan, menurutnya, justru bisa membuat kulit semakin sensitif dan menimbulkan tekstur seperti pasir halus. Karena itu, penting untuk mengenali kebutuhan kulit masing-masing sebelum memutuskan intensitas eksfoliasi.

4. Sunscreen Setiap Hari Wajib Hukumnya

Tips terakhir dari Christina adalah penggunaan sunscreen setiap hari. Produk dengan kandungan eksfolian membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga perlindungan SPF menjadi langkah wajib.

“Setiap pagi setelah skincare, akhiri dengan sunscreen. Jangan pernah skip. Itu investasi jangka panjang buat kulit,” pungkasnya.

Baca Juga: Lolos Tiga Besar Seleksi Sekda Kabupaten Blitar, Begini Tanggapan Para Calon

Dengan tiga langkah utama — double cleanse, hidrasi, dan eksfoliasi perlahan — Christina memastikan kulit bisa kembali halus dan cerah. Ia menutup videonya dengan pesan sederhana, “Jangan buru-buru, rawat kulitmu dengan sabar. Semua butuh waktu.”

Tren perawatan kulit ayam bertekstur kini jadi perhatian banyak pecinta skincare. Tips praktis dari Christina Emanuel ini bisa jadi panduan efektif bagi siapa pun yang ingin tampil dengan kulit halus dan sehat.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#skincare #kulit wajah #eksfoliasi #kulit ayam