Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sang Raja Mid Range Kembali dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Desain Premium

Anggi Septiani • Senin, 13 Oktober 2025 | 23:40 WIB
Sang Raja Mid Range Kembali dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Desain Premium
Sang Raja Mid Range Kembali dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Desain Premium

BLITAR – Setelah sempat “menghilang” di tengah persaingan sengit pasar smartphone kelas menengah, Poco F7 akhirnya resmi hadir di Indonesia. Smartphone ini menandai kembalinya “raja mid range” dengan formula klasik Poco: harga kompetitif dengan performa gahar. Dari tampilan hingga dapur pacu, Poco F7 membawa peningkatan signifikan yang membuatnya kembali memimpin segmen Rp5 jutaan.

Poco F7 hadir dengan harga promo Rp5,6 juta untuk dua minggu pertama penjualan, lalu naik ke harga normal Rp6 juta. Meski begitu, dengan segala fitur dan spesifikasi yang ditawarkan, harga tersebut masih tergolong sangat kompetitif. Poco tetap setia pada prinsip lamanya: “harga semurah mungkin, spek setinggi mungkin.”

Berbeda dari generasi sebelumnya, Poco F7 kini tampil jauh lebih elegan. Bodinya terbuat dari kombinasi kaca dan rangka metal yang kokoh, menjadikannya terasa solid di tangan. Poco bahkan memberi sertifikasi IP68, artinya perangkat ini tahan debu dan bisa bertahan dalam air—sesuatu yang jarang ditemukan di HP mid range.

Ukuran layarnya pun kini lebih besar, yakni 6,83 inci dengan bezel tipis dan sudut membulat yang memberi kesan modern. Dengan bobot 215 gram, Poco F7 memang sedikit berat, tetapi build quality-nya terasa premium. Varian warna silver dengan aksen logo Snapdragon di belakang tampak mencolok dan berani, sementara opsi warna hitam dan putih tersedia bagi pengguna yang lebih suka tampilan simpel.

Dari sisi performa, Poco F7 benar-benar menggila. Smartphone ini dibekali chipset Snapdragon 8s Gen 4, prosesor kelas flagship yang juga digunakan oleh seri iQOO Neo 10. Meski dijual di kisaran Rp6 juta, performanya setara dengan HP Rp10 juta-an.

Poco hanya menyediakan satu varian dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB—dua kali lipat dari kompetitor di kelas harga sama. Skor AnTuTu Poco F7 mencapai hingga 2 juta poin dalam mode performa. Untuk game ringan seperti Mobile Legends, frame rate 125 FPS stabil tanpa kendala. Namun, pada game berat seperti Genshin Impact, frame rate masih fluktuatif antara 40–60 FPS karena suhu panas chipset yang bisa mencapai 46 derajat di area depan.

Walau sudah menggunakan sistem pendingin besar berukuran 6.000 mm², suhu tetap tinggi saat performa maksimal. Namun begitu, kecepatan dan respons antarmuka terasa sangat lancar.

Soal daya tahan, Poco F7 dibekali baterai besar 6.500 mAh. Dalam pengujian, konsumsi daya terbilang efisien: 12% untuk bermain MLBB 30 menit dan 15% untuk Genshin Impact pada pengaturan tertinggi. Streaming YouTube selama satu jam hanya menguras 6% daya.

Kecepatan pengisian juga menjadi nilai jual utama. Dengan charger 90 watt bawaan, Poco F7 dapat terisi 43% dalam 15 menit dan penuh dalam waktu 40 menit. Smartphone ini juga mendukung reverse charging hingga 22,5 watt untuk mengisi perangkat lain, meski belum memiliki fitur wireless charging.

Poco F7 membawa dua kamera belakang: kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultra-wide 8 MP. Kamera depannya 20 MP mampu merekam video hingga 1080p 60 FPS dengan stabilisasi yang baik.

Kualitas fotonya menonjol di berbagai kondisi pencahayaan. Hasil warna terlihat natural tanpa saturasi berlebih. Bahkan tanpa lensa zoom khusus, hasil zoom digital dua kali tetap tajam. Kamera malam juga mampu menangkap warna lampu dengan akurat tanpa noise berlebihan.

Layar Poco F7 menggunakan panel AMOLED 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Kecerahannya tinggi dan tetap jelas di bawah sinar matahari. Perlindungan Corning Gorilla Glass 7i memastikan daya tahan ekstra terhadap goresan.

Menariknya, Poco kini menjanjikan update sistem operasi hingga 4 tahun dan patch keamanan selama 6 tahun. Smartphone ini menjalankan HyperOS 2 berbasis Android 15, dan—menurut pengujian GadgetIn—tidak ditemukan iklan sama sekali di aplikasi bawaan. Ini menjadi nilai tambah besar bagi pengguna yang selama ini mengeluhkan bloatware di HP Poco generasi sebelumnya.

Secara keseluruhan, Poco F7 kembali membuktikan diri sebagai raja mid range 2025. Kombinasi desain premium, performa ekstrem, memori besar, kamera berkualitas, dan software bebas iklan menjadikannya paket paling menarik di kelas harga Rp6 juta.

Meskipun panas dan layarnya hanya “standar bagus”, kelebihan di sisi performa dan build quality membuat Poco F7 sulit ditandingi. Aura raja masih terasa kuat—dan sepertinya, tahta mid range masih milik Poco tahun ini.

Klasemen Pegadaian Championship Grup 1
Klasemen Pegadaian Championship Grup 1
Update klasemen grup 2 Pegadaian Championship
Update klasemen grup 2 Pegadaian Championship
Editor : Anggi Septian A.P.
#Snapdragon 8s Gen 4 #Poco F7 #poco indonesia #Gadgetin review Redmi Pad 2