BLITAR KAWENTAR - Kebiasaan mengonsumsi makanan manis seperti es krim sejak usia dini dapat memengaruhi pola makan anak hingga dewasa. Dokter anak menegaskan pentingnya orang tua mengatur asupan gula agar tidak membentuk kebiasaan yang sulit diubah.
Menurut penjelasan dokter dalam video tersebut, konsumsi es krim sebaiknya tidak dilakukan setiap hari oleh anak-anak. “Anak-anak sebaiknya dikurangi konsumsi es krimnya, jangan setiap hari banget,” ujarnya. Alasannya, rasa manis yang berlebihan dapat membentuk kebiasaan (habit) yang terbawa hingga dewasa.
Konsumsi gula berlebih tidak hanya meningkatkan risiko obesitas, tetapi juga menurunkan sensitivitas anak terhadap rasa alami makanan. Akibatnya, mereka cenderung menolak makanan yang hambar atau tidak manis, seperti sayur-sayuran.
“Kalau dari kecil dibiasakan yang manis-manis, nanti waktu besar mereka jadi sulit menerima makanan sehat,” jelas dokter.
Baca Juga: Cara Cek Penerima BSU Ketenagakerjaan Juni–Juli 2025, Cair Rp600 Ribu Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Sebagai gantinya, orang tua dianjurkan untuk membuat alternatif camilan sehat di rumah, seperti sorbet atau es yogurt dari buah alami. Misalnya, pisang atau kurma yang diblender, lalu dibekukan menjadi camilan dingin yang tetap manis namun alami.
Dengan kreativitas sederhana, orang tua dapat membantu anak menikmati makanan sehat tanpa harus bergantung pada gula tambahan. Keseimbangan antara rasa dan gizi menjadi kunci membentuk kebiasaan makan yang baik sejak dini.
Editor : M. Subchan Abdullah