BLITAR KAWENTAR – Sejarah Arema kembali menarik perhatian publik setelah sebuah video kompilasi perjalanan klub itu viral di kalangan Aremania. Video berdurasi beberapa menit tersebut merangkum perjalanan panjang Singo Edan sejak berdiri pada 11 Agustus 1987 hingga sejumlah momen kejayaan mereka di kompetisi nasional. Dalam video itu ditampilkan kilasan prestasi Arema, pasang surut performa tim, hingga rivalitas klasik dengan Bonek, suporter Persebaya Surabaya.
Sebagai klub kebanggaan Malang Raya, Sejarah Arema memang selalu menjadi daya tarik tersendiri. Banyak generasi baru Aremania yang tidak mengikuti perjalanan klub sejak era Galatama, sehingga video dokumenter itu ikut membantu menghidupkan kembali memori kolektif tentang masa keemasan Arema. Bahkan pada menit-menit awal, video menampilkan sejumlah cuplikan pertandingan pada tahun 2015, ketika Arema Cronus berhasil membawa pulang tiga gelar nasional: Trofeo Persija 2015, SCM Cup, dan Inter Island Cup 2014.
Awal Mula Berdirinya Arema
Mengupas Sejarah Arema tak bisa dilepaskan dari sosok Jenderal Akub Zainal dan putranya, Luki Adrianda Akub Zainal, yang akrab disapa Sam Ikul. Bersama Ovan Tobing, mereka merintis berdirinya klub Arema pada 11 Agustus 1987. Berstatus sebagai klub profesional di era Galatama, Arema langsung mencuri perhatian berkat karakter permainannya yang keras, ngotot, dan penuh determinasi.
Dalam video tersebut ditunjukkan bagaimana materi pemain Arema pada awal era 1990-an cukup kompetitif. Dengan nama-nama seperti Tata Singgih, Pitono, Jamrawi, hingga pelatih nasional M. Basri, Arema sempat mengalami masa emas dengan meraih gelar juara Galatama pada tahun 1992. Momen itu diabadikan dalam video dengan tepuk tangan penonton yang menggema, menjadi salah satu capaian paling membanggakan dalam sejarah awal klub.
Pasang Surut Arema di Kompetisi Modern
Memasuki era Liga Indonesia, performa Arema terbilang naik turun meski tetap menjadi salah satu klub paling disegani. Klub yang identik dengan warna biru ini beberapa kali melaju hingga putaran kedua kompetisi. Namun persoalan klasik berupa kekurangan dana membuat Arema sering berada dalam posisi sulit.
Pada tahun 2003, Arema diakuisisi PT Bentoel Internasional Investama Tbk demi menyelamatkan keuangan klub. Meski akhirnya sempat terdegradasi, Arema justru bangkit pada tahun-tahun berikutnya. Mereka menjuarai Divisi I pada 2004, kemudian meraih gelar juara Copa Indonesia dua musim berturut-turut pada 2005 dan 2006.
Video itu juga menampilkan pencapaian Arema di tahun 2007, ketika tim juniornya meraih Piala Suratin U-18. Pada masa itu, Arema bahkan diberi penghargaan sebagai tim terbaik oleh Tabloid Bola, sementara pelatihnya juga menyabet predikat pelatih terbaik.
Momen Kejayaan Arema di Liga Super Indonesia
Salah satu pencapaian terbesar dalam Sejarah Arema adalah ketika mereka menjuarai Liga Super Indonesia pada musim 2009–2010. Prestasi tersebut menjadi salah satu tonggak penting perjalanan Arema sebagai klub papan atas nasional. Dalam video, sejumlah cuplikan pemain Arema saat mengangkat trofi disajikan sebagai penanda era kejayaan itu.
Tidak hanya itu, Arema juga pernah mencatatkan kemenangan besar di kompetisi domestik. Mereka pernah menghajar Persijap Jepara dengan skor telak 8-0. Bahkan Bontang FC juga pernah dibantai dua kali, masing-masing dengan skor 8-0 dan 5-0. Meski begitu, Arema juga pernah mengalami kekalahan pahit, salah satunya ketika dibekuk Persipura dengan selisih lima gol pada 2009 dan 2011.
Rivalitas Panas dengan Bonek
Selain prestasi, video tersebut juga menyoroti rivalitas klasik Aremania dengan Bonek Mania. Permusuhan panjang antara kedua suporter itu kerap menjadi bagian penting dalam dinamika sepak bola Jawa Timur. Bentrok antarsuporter pun beberapa kali terjadi di masa lalu, hingga pihak kepolisian menerapkan larangan kehadiran suporter di kota lawan demi alasan keamanan.
Rivalitas itu bukan sekadar persoalan pertandingan, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas kultural kedua kota. Bagi sebagian pecinta sepak bola Indonesia, rivalitas Arema-Bonek adalah salah satu yang paling legendaris di Nusantara.
Menghidupkan Kembali Sejarah Klub
Video ini memberikan gambaran lengkap mengenai lika-liku perjalanan Arema selama lebih dari tiga dekade. Dari masa Galatama, era Divisi Utama, hingga kejayaan di Liga Super Indonesia, Arema tetap menjadi representasi kebanggaan warga Malang Raya. Perjalanan panjang inilah yang membuat Sejarah Arema selalu layak diceritakan kembali kepada generasi berikutnya. (*)
Editor : Rahma Nur Anisa