BLITAR – Jelang laga panas pekan ke-13 BRI Super League 2025-2026, prediksi line up Persebaya vs Arema menjadi sorotan besar. Duel bertajuk Derby Jawa Timur itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dan diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sedang membutuhkan tiga poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Pertemuan Persebaya Surabaya dan Arema FC tidak pernah sekadar pertandingan biasa. Ketegangan rivalitas, dukungan suporter besar, hingga kualitas pemain yang tampil selalu membuat laga ini menarik untuk diikuti. Tak heran, prediksi line up Persebaya vs Arema menjadi salah satu informasi yang paling diburu oleh pencinta sepak bola Tanah Air.
Persebaya Diprediksi Turun dengan Formasi 4-3-3
Pelatih Persebaya, Edu Perez, disebut-sebut akan tetap mengandalkan formasi andalannya, 4-3-3, sebuah skema yang menekankan agresivitas serangan dari sisi sayap. Di bawah mistar gawang, nama Ernando Ari kembali menjadi pilihan utama. Penjaga gawang muda Timnas Indonesia itu selalu tampil konsisten dan menjadi tembok kokoh di pertahanan Bajol Ijo.
Di lini belakang, empat pemain diprediksi diturunkan sejak menit pertama: Medimok dan Rahmat Irianto sebagai bek tengah, sementara Tumbas mengisi sisi kiri dan Arif Catur di kanan. Komposisi ini diharapkan mampu menahan tekanan Arema yang memiliki kecepatan di sektor sayap.
Beranjak ke lini tengah, Persebaya akan mengandalkan tiga gelandang energik. Milos Raikovic ditempatkan sebagai gelandang bertahan yang bertugas mengatur ritme sekaligus menjaga keseimbangan tim. Di sisi kiri ada Tony Firmansyah, sedangkan Bruno Moreira menjaga sektor kanan.
Untuk lini depan, Persebaya menurunkan trisula menyeramkan: Mihalo Perovic di posisi penyerang tengah, Gali Pratama sebagai sayap kiri, dan Malik Risaldi sebagai sayap kanan. Ketiganya diharapkan mampu menciptakan peluang berbahaya sejak awal laga.
Di bangku cadangan, Persebaya membawa 12 pemain, termasuk tiga penjaga gawang cadangan: Andika Ramadani dan Rendy Oscario. Di sektor belakang ada Kadek Radityya, Randy Mei, dan Mikael Tata. Gelandang cadangan seperti Bai dan Sadida Putra siap memberikan opsi tambahan. Sementara itu, lini depan juga diperkuat pemain seperti Dimas Wicaksono, Alfan Sai, Octavianus Fernando, Diego Mauricio, dan Rizki Dwi Pangestu.
Arema FC Mengandalkan Formasi 4-2-3-1
Sementara itu, sang tamu Arema FC di bawah arahan pelatih Marcos Santos diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1, sebuah skema yang lebih fleksibel dan kuat dalam transisi.
Posisi penjaga gawang akan dipercayakan pada Adi Satrio, yang tampil solid dalam beberapa pertandingan terakhir. Lini belakang Singo Edan diisi oleh Odi Vani, Luis Gustavo, John Alfarizi, dan Rifat Marasabesi. Kombinasi pemain muda dan senior ini diharapkan memberikan stabilitas.
Dua gelandang bertahan, Betinho dan Arhan Fikri, akan menjadi penyeimbang tim baik saat bertahan maupun menyerang. Di posisi gelandang serang terdapat Paldeci, yang menjadi otak kreativitas serangan Arema.
Di lini depan, Dalberto menjadi ujung tombak tunggal. Ia akan dibantu dua sayap cepat yaitu Paulinho Mokselin di kiri dan Ian Pulelo di kanan.
Arema juga membawa 12 pemain di bangku cadangan, mulai dari penjaga gawang seperti Lukas Trigeri dan Andrian Kesari, hingga lini belakang yang diperkuat Yanmota, Mates Glad, Brandon Shoineman, dan Iksan Lestaluhu. Untuk gelandang, ada Jayus Hariono, Samuel Balinsa, dan Muhammad Rafli. Sementara itu, lini depan memiliki opsi seperti Salim Tuharea, Dendy Santoso, dan Dedik Setiawan.
Pertarungan Dua Gaya Bermain
Jika melihat prediksi formasi, Persebaya kemungkinan tampil ofensif dengan tekanan dari kedua sayap, sementara Arema lebih mengutamakan keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Duel ini berpotensi menghadirkan banyak peluang dan gol.
Apakah Persebaya mampu mengamankan tiga poin di kandang? Atau justru Arema FC berhasil mencuri kemenangan di GBT? Jawabannya akan tersaji pada duel panas pekan ke-13 BRI Super League 2025-2026.