Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Desakan Mengeras! Bonek Tagih Aji Santoso Kembali Melatih Persebaya, Posisi Eduardo Perez Makin Tertekan

Dimas Galih Nur Hendra Saputra • Kamis, 20 November 2025 | 00:40 WIB
Desakan Mengeras! Bonek Tagih Aji Santoso Kembali Melatih Persebaya, Posisi Eduardo Perez Makin Tertekan
Desakan Mengeras! Bonek Tagih Aji Santoso Kembali Melatih Persebaya, Posisi Eduardo Perez Makin Tertekan

BLITAR – Desakan agar Aji Santoso kembali melatih Persebaya semakin menggema di kalangan Bonek. Gelombang tuntutan itu mencuat setelah rangkaian hasil kurang memuaskan yang dialami Bajol Ijo di bawah komando pelatih saat ini, Eduardo Perez Moran. Meski Persebaya baru saja memutus tren negatif lewat kemenangan tipis atas Persis Solo, kepercayaan suporter tampaknya belum sepenuhnya pulih.

Bonek Kembali Tagih Aji Santoso

Nama Aji Santoso kembali dielu-elukan sebagai sosok yang dinilai paling tepat mengembalikan identitas permainan Persebaya. Mantan pelatih yang pernah membawa Green Force tampil mengesankan di beberapa musim lalu itu dianggap memiliki sentuhan khusus untuk mengangkat performa tim di masa-masa sulit.

Di berbagai lini komentar media sosial, tuntutan agar Aji Santoso kembali melatih Persebaya terus berseliweran. Bagi Bonek, Aji bukan sekadar pelatih, tetapi figur yang memahami kultur, karakter, serta tekanan besar di balik jersey hijau kebanggaan Surabaya.

Desakan itu makin kuat setelah Persebaya menelan beberapa kekalahan beruntun. Meski Aji belum memberikan tanggapan resmi, nama dan rekam jejaknya tetap menjadi magnet yang sulit dilepaskan oleh suporter.

Apes Jelang Lawan Persik: Leo Lelis Kena Hukuman Tambahan

Sebelum menghadapi Persik Kediri, Persebaya harus menerima kabar buruk. Bek andalan, Leo Lelis, dipastikan absen lebih lama setelah Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan atas tekel keras yang dilakukannya saat menghadapi PSBS Biak, 24 Oktober 2025.
Dalam keputusan 30 Oktober 2025, Lelis diganjar larangan tampil dua laga serta denda Rp10 juta. Kondisi ini membuat Persebaya harus memutar otak untuk menambal lini belakang di saat jadwal kompetisi sedang padat-padatnya.

Absennya Lelis juga datang pada momen krusial. Persebaya baru saja bangkit dengan kemenangan tipis 2-1 atas Persis Solo setelah tiga laga tanpa kemenangan. Tanpa Lelis, beban pertahanan semakin berat.

Lima Pemain Persik yang Wajib Diwaspadai

Pertemuan menghadapi Persik Kediri bukan sekadar adu poin, tetapi pertandingan yang dapat menentukan nasib Eduardo Perez di kursi pelatih. Persik memiliki lima pemain kunci yang kini sedang dalam performa impresif. Struktur permainan yang solid dan disiplin tinggi membuat Persik menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.

Laga diprediksi menjadi duel sengit perebutan lini tengah, mengingat Persik memiliki empat gelandang yang dominan secara fisik. Bila Persebaya tidak cepat mengontrol ritme, tekanan terhadap Perez akan semakin besar.

Pemain Gaib: Misteri Minimnya Menit Bermain Diego Mauricio

Sosok pemain yang disebut sebagai “pemain gaib” Persebaya juga menjadi sorotan publik. Adalah Diego Mauricio, striker asing berlabel bintang dari Liga India, yang justru hanya tampil selama 20 menit sepanjang Super League 2025–2026.

Perez beberapa kali mencadangkan Mauricio, bahkan tak memasukkan namanya ke Daftar Susunan Pemain di sejumlah laga. Keputusan pelatih ini memicu tanda tanya besar dari Bonek yang menilai Persebaya kehilangan opsi serangan mumpuni.

Eduardo Perez Keluhkan Jadwal Padat

Menjelang duel kontra Persik, Perez mengungkapkan kekhawatirannya soal jadwal kompetisi yang terlalu rapat. Setelah melawan Persis, Persebaya hanya punya jeda lima hari sebelum kembali turun di lapangan.
Tim medis dan pelatih fisik pun harus bekerja ekstra untuk memulihkan kondisi pemain dari kelelahan dan cedera minor.

Namun bagi suporter, alasan itu belum cukup meredakan kritik. Mereka menilai performa Persebaya tidak menunjukkan progres signifikan sejak awal musim.

Solusi Datangkan Messidoro, Duet Baru untuk Rivera

Kabar positif datang dari rencana manajemen mendatangkan Alexis Messidoro pada putaran kedua. Gelandang serang asal Argentina itu diproyeksikan menjadi tandem ideal bagi Francisco Rivera. Duet Messidoro–Rivera diprediksi bisa menjadi solusi kreativitas yang selama ini hilang di lini depan Persebaya.

Perez sendiri berharap kedatangan Messidoro bisa mendongkrak kualitas permainan tim dan meredakan tekanan besar yang sedang ia hadapi.

Tekanan Bonek untuk Perez Out Tak Kunjung Reda

Meski membawa tim menang atas Persis Solo, desakan “Edu Perez out” justru tidak mereda. Bonek menilai inkonsistensi Persebaya di bawah Perez tak menunjukkan arah yang jelas. Dari sembilan laga, Persebaya mencatat empat kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan.
Tekanan itu semakin menempatkan nama Aji Santoso sebagai sosok yang paling dinanti untuk kembali.

Ernando Ari Tuai Pujian

Di tengah banyak sorotan negatif, performa gemilang kiper muda Ernando Ari menjadi satu-satunya kabar cerah. Penyelamatan krusialnya dalam dua laga terakhir membuat Perez memberikan pujian tinggi untuk sang penjaga gawang yang dinilai terus berkembang konsisten.

Arah angin Persebaya kini berada di persimpangan penting. Tekanan Bonek, jadwal padat, absennya pemain kunci, dan isu kursi pelatih akan menjadi penentu babak baru Bajol Ijo dalam beberapa pekan ke depan.

Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra
#bonek #persik kediri #persebaya #Arema FC #eduardo perez