Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Jelang Arema FC Dapat Kabar Baik dan Buruk Sekaligus, Ernando Ari Pulih tapi Dua Pilar Absen

Anggi Septiani • Jumat, 21 November 2025 | 03:25 WIB
Persebaya Surabaya Jelang Arema FC Dapat Kabar Baik dan Buruk Sekaligus, Ernando Ari Pulih tapi Dua Pilar Absen
Persebaya Surabaya Jelang Arema FC Dapat Kabar Baik dan Buruk Sekaligus, Ernando Ari Pulih tapi Dua Pilar Absen

BLITAR - Persebaya Surabaya jelang Arema FC mendapat kabar baik sekaligus buruk yang membuat persiapan menuju derbi Jawa Timur menjadi penuh tanda tanya. Di satu sisi, kiper utama Ernando Ari akhirnya pulih dan siap kembali mengawal gawang. Namun di sisi lain, dua pilar penting yakni Francisco Rivera dan Leo Lelis justru dipastikan absen dalam laga panas lanjutan Super League 2025 tersebut. Situasi ini membuat Persebaya Surabaya jelang Arema FC menghadapi dilema besar, mengingat konsistensi permainan tim belum stabil sepanjang musim.

Dalam beberapa laga terakhir, Persebaya belum mampu tampil meyakinkan. Tim berjuluk Bajol Ijo itu sempat menelan kekalahan dan beberapa kali hanya meraih hasil imbang. Teranyar, mereka ditahan Persik Kediri dengan skor 1-1 pada 7 November 2025. Hasil tersebut memperpanjang tren inkonsisten Persebaya Surabaya jelang Arema FC, membuat posisi mereka tertahan di peringkat delapan klasemen sementara dengan perolehan 15 poin dari 11 pertandingan.

Laga melawan Persik Kediri menjadi salah satu momen yang memunculkan banyak evaluasi. Persebaya harus puas pulang dengan satu poin karena tidak bisa menurunkan skuad terbaik. Ketiadaan Ernando Ari saat itu menjadi penyebab utama turunnya stabilitas lini belakang. Absennya sang kiper membuat Persebaya kesulitan mengontrol tekanan lawan, meski secara keseluruhan masih mampu menahan serangan Persik hingga akhir laga.

Menjelang big match melawan Arema FC, Persebaya mendapatkan dorongan moral besar dengan kembalinya sang penjaga gawang utama. Ernando Ari dipastikan pulih dan siap memperkuat tim setelah absen pada laga kontra Persik Kediri. Kehadiran Ernando sangat dinantikan Bonek, mengingat ia merupakan figur penting yang sering menjadi penentu hasil pertandingan berkat refleks cepat dan kemampuan membaca permainan.

Dengan kembalinya Ernando, lini pertahanan Persebaya setidaknya mendapatkan tambahan energi positif. Eduardo Perez kemungkinan besar akan mengembalikannya sebagai starter untuk menghadapi tekanan agresif dari Arema FC, yang dikenal selalu tampil maksimal di laga derbi. Namun, kabar baik ini tidak datang tanpa catatan.

Meski Ernando kembali, dua nama yang tak kalah penting justru harus menepi. Francisco Rivera dan Leo Lelis dipastikan absen, dan ini menjadi pukulan telak bagi skuat Green Force. Rivera selama ini merupakan motor serangan Persebaya di lini tengah. Kreativitasnya dalam mengalirkan bola dan mengatur tempo permainan menjadi elemen vital dalam skema Eduardo Perez. Kehilangannya berpotensi mengurangi dinamika serangan Persebaya saat melawan Arema.

Sementara itu, absennya Leo Lelis membuat lini belakang harus bekerja ekstra keras. Lelis adalah sosok yang selama ini menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan. Ketidakhadirannya memaksa Eduardo mencari alternatif baru, baik dengan rotasi pemain maupun perubahan formasi untuk menutup lubang yang ditinggalkan bek andal tersebut.

Situasi ini membuat kondisi Persebaya menjadi serba campur aduk. Kembalinya Ernando memang menjadi angin segar, namun absennya dua pilar itu dapat mengurangi keseimbangan tim, terutama saat menghadapi pertandingan penuh tensi seperti derbi melawan Arema FC.

Derbi Jawa Timur selalu menjadi pertandingan sarat gengsi dan tekanan. Untuk Persebaya, laga ini bukan hanya soal mempertahankan harga diri, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki tren inkonsisten yang membayangi mereka sejak awal musim. Eduardo Perez harus mampu meramu strategi terbaik, meski dihadapkan pada komposisi pemain yang tidak ideal.

Dengan 15 poin dari 11 laga, posisi Persebaya masih relatif aman, tetapi jauh dari kata memuaskan bagi suporter. Kemenangan melawan Arema dipastikan akan menjadi obat bagi kekecewaan Bonek dalam beberapa pekan terakhir. Sebaliknya, kekalahan bisa memperpanjang tekanan dan membuat persaingan semakin berat.

Kehadiran Ernando bisa menjadi pembeda, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat Arema. Namun Eduardo harus menemukan solusi untuk menggantikan Rivera dan Lelis agar keseimbangan tim tetap terjaga. Tentu saja, dukungan Bonek akan tetap menjadi energi penting saat laga berlangsung.

Menjelang pertandingan besar itu, Persebaya Surabaya jelang Arema FC membawa harapan sekaligus kecemasan. Apakah kembalinya Ernando cukup untuk menutup kehilangan dua pilar lainnya? Jawabannya akan terlihat saat derbi panas digelar di lanjutan Super League 2025.

Editor : Anggi Septiani
#Leo Lelis #Francisco Rivera #ernando ari #Arema FC #persebaya surabaya