BLITAR – Jelang pertandingan panas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC di lanjutan Super League 2025, kabar menggembirakan datang dari skuad Bajul Ijo. Setelah absen saat melawan Persik Kediri, Ernando Ari siap tampil melawan Arema FC dan sudah bergabung dalam sesi latihan penuh di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Kembalinya kiper utama ini menjadi angin segar bagi Persebaya yang tengah membutuhkan stabilitas di lini belakang menjelang laga sarat gengsi tersebut.
Dalam unggahan resmi di Instagram Persebaya, terlihat jelas bahwa Ernando Ari siap tampil melawan Arema FC setelah kondisi fisiknya kembali membaik. Ia tampak mengikuti latihan intens bersama rekan-rekannya, menandai bahwa dirinya sudah fit dan siap diturunkan dalam laga yang akan berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025. Rekaman itu memperlihatkan Ernando melakukan pemanasan, latihan refleks, hingga beberapa situasi game simulation.
Absennya Ernando pada laga kontra Persik Kediri sebelumnya memang memberikan dampak signifikan. Persebaya terlihat kurang tenang dalam membangun serangan dari lini belakang dan beberapa kali melakukan kesalahan kecil yang berisiko. Karena itu, kabar bahwa Ernando Ari siap tampil melawan Arema FC langsung meningkatkan optimisme Bonek menjelang derbi yang selalu memanas setiap musim.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menyambut baik kembalinya Ernando. Namun ia menegaskan bahwa tim tidak boleh merasa cepat puas. Ia menilai laga menghadapi Arema FC adalah salah satu pertandingan paling penting di musim ini dan seluruh pemain harus mempersiapkan diri secara maksimal.
“Kami akan bekerja keras untuk pertandingan ini karena kami tahu pentingnya laga tersebut. Kami mempersiapkan semuanya demi meraih tiga poin. Kami juga berharap suporter terus memberikan dukungan,” ujar Eduardo dalam sesi latihan.
Eduardo juga menyampaikan bahwa fokus tim bukan hanya membenahi lini pertahanan, tetapi juga menjaga ritme permainan dan transisi cepat yang menjadi karakter utama Persebaya. Ia ingin seluruh pemain tampil disiplin, terutama karena Arema FC dikenal memiliki gaya bermain agresif dan langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Meski mendapatkan tambahan tenaga di bawah mistar gawang, Persebaya tetap menghadapi masalah lain. Dua pilar penting mereka, Francisco Rivera dan Leo Lelis, dipastikan tidak akan bermain. Keduanya harus menjalani sanksi kartu merah yang diterima pada pertandingan sebelumnya.
Rivera merupakan motor utama serangan Persebaya. Perannya sebagai pengatur tempo sangat vital dalam membangun serangan dari lini tengah. Tanpa Rivera, kreativitas Persebaya harus bergantung pada pemain lain yang memiliki visi serupa. Sementara itu, absennya Leo Lelis membuat sektor pertahanan perlu perhatian ekstra. Lelis selama ini dikenal sebagai tembok kokoh dan pemain yang matang dalam membaca arah bola.
Eduardo Perez mengakui bahwa ia kini sedang meracik ulang formasi untuk menutupi kekosongan tersebut. “Kami sedang mencari komposisi terbaik untuk menggantikan Rivera dan Lelis. Semua pemain harus siap diturunkan,” ungkapnya.
Salah satu yang paling dinantikan publik adalah sosok yang akan menggantikan Rivera. Beberapa pemain muda mulai masuk dalam radar Eduardo, namun belum ada konfirmasi pasti. Laga sebesar derbi Jawa Timur selalu membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental kuat dan daya tahan tinggi.
Kondisi ini membuat Persebaya wajib berhitung cermat. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, terlebih karena Arema FC datang dengan motivasi penuh untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen Super League 2025.
Terlepas dari siap atau tidaknya skuad Persebaya secara keseluruhan, satu hal yang pasti adalah dukungan penuh dari para Bonek. Laga melawan Arema FC selalu menjadi pertandingan yang dinanti ribuan suporter. Dengan kabar bahwa Ernando Ari siap tampil melawan Arema FC, atmosfer pertandingan diyakini akan semakin bergairah. Penampilan Ernando di bawah mistar dianggap sebagai kunci kestabilan tim, terutama mengingat agresivitas serangan Arema.
Bonek pun berharap kembalinya kiper berusia 24 tahun itu dapat membawa pengaruh besar bagi performa tim. Selain kepercayaan diri yang meningkat, Persebaya kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih tiga poin di kandang sendiri dan memperbaiki posisinya di klasemen.
Laga ini diprediksi berjalan sengit, penuh tensi, dan sarat emosional. Namun dengan persiapan yang matang, strategi yang tepat, serta dukungan penuh suporter, Persebaya diyakini mampu memberikan perlawanan terbaik di lapangan.