BLITAR – Jelang pertandingan panas Persebaya vs Arema dalam lanjutan Liga 1 akhir pekan ini, Persebaya Surabaya dipastikan tampil tanpa gelandang andalannya, Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu harus absen karena hukuman akumulasi kartu merah yang ia terima saat Bajul Ijo menghadapi Persik Kediri, 7 November lalu. Absennya Rivera tentu mencuri perhatian publik, mengingat derby Jawa Timur sering menjadi laga penuh gengsi antara dua rival klasik.
Namun, pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menegaskan bahwa ketidakhadiran Rivera bukan alasan untuk menurunkan standar permainan tim. Dalam konferensi pers sebelum laga, pelatih asal Spanyol itu menyampaikan bahwa Persebaya telah menyiapkan sejumlah opsi dan tetap percaya pada materi pemain yang ada. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa Persebaya vs Arema masih akan berlangsung sengit meski salah satu pilar Bajul Ijo harus menepi.
Kedalaman Skuad Jadi Kunci
Eduardo Perez menjelaskan bahwa Persebaya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengisi posisi Rivera di lini tengah. Ia menyebut bahwa tim berisi 27 pemain yang semuanya siap ketika dibutuhkan, baik saat terjadi cedera maupun hukuman kartu.
“Rivera adalah pemain penting bagi kami. Tapi kami punya satu skuad berisi 27 pemain,” ujar Perez. “Saya pikir kita sudah melihat bahwa semua pemain siap ketika ada pemain lain yang cedera atau terkena kartu kuning atau kartu merah.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pelatih 65 tahun itu ingin menegaskan kesiapan tim, sekaligus menjaga mental pemain agar tetap fokus menghadapi tekanan besar jelang derby yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu mendatang.
Perez Tak Mau Beri Alasan
Dalam kesempatan yang sama, pelatih yang akrab disapa Edu itu juga mengulang prinsipnya selama menangani Persebaya: tidak mencari kambing hitam dan tidak menjadikan absennya pemain sebagai alasan. Ia menegaskan bahwa fokusnya adalah memaksimalkan pemain yang bisa tampil.
“Seperti yang kalian tahu, saya tidak pernah membuat alasan,” ujarnya. “Saya selalu bilang, saya tidak mau membicarakan pemain yang tidak bisa bermain. Sekarang saya ingin membicarakan pemain yang bisa bermain.”
Pernyataan ini bukan hal baru bagi Perez, namun kembali menjadi sorotan karena momen Persebaya vs Arema merupakan salah satu pertandingan terbesar di Liga 1. Bagi supporter maupun publik sepak bola, absennya Rivera tentu menjadi perhatian, namun Perez ingin agar semua fokus diarahkan pada kesiapan pemain yang akan turun ke lapangan.
Atmosfer Derby, Tekanan Besar
Derby Jawa Timur selalu menjadi laga yang menyedot perhatian besar. Rivalitas panjang antara Persebaya dan Arema menjadi bumbu utama yang membuat duel ini tidak pernah sepi tensi. Untuk itu, Perez menegaskan bahwa timnya memahami betul pentingnya meraih hasil maksimal di laga ini.
“Saya tahu rivalitas antara Arema dan Persebaya. Ini pertandingan yang penting,” katanya. “Kami paham betapa pentingnya laga ini. Sama seperti pertandingan-pertandingan besar sebelumnya di Liga.”
Perez juga menekankan bahwa kemenangan tetap menjadi target utama. Meski tanpa Rivera, ia memastikan bahwa pemain lain akan bekerja keras untuk menjaga kehormatan Bajul Ijo, terlebih di hadapan Bonek yang dipastikan memadati Stadion GBT.
Siapa Pengganti Rivera?
Meski Perez tidak menyebut secara spesifik siapa yang akan mengisi posisi Rivera, beberapa nama muncul sebagai kandidat kuat, seperti Ze Valente, Higor Vidal, atau bahkan gelandang muda yang selama ini menunjukkan perkembangan positif. Dengan karakter permainan Rivera yang agresif, kreatif, dan memiliki kemampuan mengatur tempo, posisi ini menjadi salah satu yang paling krusial dalam duel Persebaya vs Arema.
Siapa pun yang dipilih Perez, tekanan untuk tampil maksimal jelas sangat besar. Lini tengah akan menjadi area yang menentukan. Persebaya membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan, mengalirkan bola, sekaligus meredam agresivitas Arema.
Bonek Menunggu Respons Tim
Antusiasme Bonek menjelang derby semakin meningkat. Mereka ingin melihat bagaimana Persebaya merespons absennya Rivera dan tetap menunjukkan permainan terbaik. Dengan dukungan penuh di tribun, Persebaya dipastikan bakal tampil ngotot.
Semua mata kini tertuju pada Persebaya vs Arema. Mampukah Bajul Ijo meraih kemenangan dalam kondisi skuad yang pincang? Atau justru absennya Rivera menjadi momentum bagi pemain lain untuk unjuk kualitas?
Jawabannya akan ditentukan di lapangan GBT pada Sabtu mendatang.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra