Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dokter Perempuan Muda Blitar Ini Tak Sekedar Beri Resep Obat, Tapi Juga Dorong Hidup Sehat dengan Olahraga

M. Subchan Abdullah • Senin, 24 November 2025 | 19:30 WIB

 

 

TERJANG RINTANGAN: dr Ridha Ramadina Widiatma saat mengikuti event lomba lari lintas alam atau trail run beberapa waktu lalu.
TERJANG RINTANGAN: dr Ridha Ramadina Widiatma saat mengikuti event lomba lari lintas alam atau trail run beberapa waktu lalu.

BLITAR - Sebagai dokter spesialis dermatologi dan venereologi, dr Ridha Ramadina Widiatma menghadapi pasien dengan beragam kondisi yang tidak hanya memengaruhi kulit, tetapi juga kepercayaan diri.

Dia percaya bahwa profesinya bukan sekadar memberikan terapi, melainkan juga merawat sisi emosional pasien. Pandangan ini tidak lepas dari nilai-nilai yang dia pelajari dari hobi larinya.

Ridha tumbuh dalam lingkungan medis. Ayahnya, seorang dokter spesialis kandungan, menjadi inspirasi utamanya. Perjalanan panjang pendidikan kedokteran telah membentuknya menjadi pribadi yang disiplin dan tangguh.

Namun, warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, ini menyadari bahwa ketangguhan saja tidak cukup. Dibutuhkan empati dan keseimbangan mental untuk menjadi dokter yang benar-benar hadir bagi pasiennya.

Di sinilah lari mengambil peran penting. Latihan rutin yang dia lakukan 4–5 kali seminggu mengajarkannya tentang ketekunan, batasan tubuh, dan pentingnya merawat diri sendiri.

“Lari membuat saya lebih peka terhadap kondisi fisik dan mental. Itu juga berpengaruh pada cara saya memahami pasien,” ujar perempuan 36 tahun ini.

Menurut Ridha, aktivitas fisik tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga meningkatkan kualitas tidur, menurunkan stres, hingga memperbaiki mood. Pemahaman ini ia sampaikan kepada pasien yang sering kali datang dengan keluhan kulit akibat stres, pola hidup tidak teratur, atau kurang istirahat.

Dia pun sering mendorong pasien untuk menjalani gaya hidup aktif sebagai bagian dari terapi holistik.

Hobi larinya juga memperkuat kemampuannya dalam memberikan edukasi kesehatan. Dia percaya bahwa masyarakat perlu memahami mekanisme tubuh, pentingnya progres bertahap, hingga cara mencegah cedera saat berolahraga.

Baca Juga: Polinema Bersinergi dengan UMKM dan Koperasi Wates, Dorong Agribisnis Melon

“Saya ingin pasien hidup sehat bukan karena terpaksa, tapi karena sadar manfaatnya,” kata ibu dua anak ini.

Ridha juga tengah menyiapkan diri untuk maraton berikutnya dan berbagai event lari yang menantang. Namun di balik ambisinya, dia tetap memprioritaskan satu hal: memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

Dia ingin memperkuat edukasi publik mengenai kesehatan kulit dan pencegahan penyakit di masa depan. (sub/c1/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#venereologi #dokter spesialis #kepercayaan diri #Emosional #dermatologi #Hobi lari