Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Mendadak Jadi Sorotan: Andik Fermansyah Ingin Pulang, Trio Asing Makin Tajam, Rahmat Irianto Bikin Bonek Heboh!

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Selasa, 25 November 2025 | 06:40 WIB
Persebaya Mendadak Jadi Sorotan: Andik Fermansyah Ingin Pulang, Trio Asing Makin Tajam, Rahmat Irianto Bikin Bonek Heboh!
Persebaya Mendadak Jadi Sorotan: Andik Fermansyah Ingin Pulang, Trio Asing Makin Tajam, Rahmat Irianto Bikin Bonek Heboh!

BLITAR – Nama Persebaya kembali menjadi pusat perhatian setelah tiga isu besar menyeruak sekaligus: keinginan Andik Fermansyah untuk kembali ke Bajol Ijo, performa tajam trio asing Bruno Moreira–Mihailo Perovik–Gali Freitas, serta penampilan solid Rahmat Irianto yang menuai pujian Bonek. Serangkaian momen ini membuat atmosfer optimisme di kubu Persebaya meningkat, terutama setelah kemenangan penting atas Persis Solo.

Andik Fermansyah Akui Ingin Kembali ke Persebaya

Nama Andik Fermansyah kembali jadi sorotan. Bukan karena aksi individunya di lapangan, melainkan keinginannya yang belum padam untuk kembali berseragam Persebaya. Dalam beberapa kesempatan, pemain asal Jember itu menegaskan kerinduan mendalam terhadap klub yang membesarkan namanya.

Meski kini membela Garuda Yaksa FC yang tampil perkasa di Championship, Andik tak menutup kemungkinan pulang suatu hari nanti. Garuda Yaksa sendiri merupakan bagian dari proyek besar Spirit of Garuda yang sedang membangun fondasi untuk menjadi kekuatan baru di kancah nasional. Andik mengaku ingin ikut menciptakan sejarah bersama klub tersebut, namun dalam hatinya, Persebaya tetap menjadi rumah.

Keputusannya bermain di Liga 2 beberapa musim terakhir pun bukan tanpa alasan. Andik menyebut ia enggan bergabung dengan klub yang dianggap rival bebuyutan Persebaya. Bahkan, ia pernah menolak tawaran besar dari Persija Jakarta. Penolakan itu membuatnya berkarier ke luar negeri bersama Selangor FC selama lima tahun, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan memperkuat Madura United hingga sejumlah klub Liga 2 lain.

Perjalanan Karier Andik dan Harapan untuk Balik

Karier Andik di Liga 2 cukup berliku. Ia tampil kuat bersama Persijap Jepara selama dua musim, menjadi pemain kunci meski gagal membawa tim itu promosi ke Liga 1. Selepas itu, ia sempat meredup di Bhayangkara sebelum kembali bersinar bersama Garuda Yaksa FC yang kini belum terkalahkan dan memuncaki klasemen Championship.

FIFA Gold Indonesia sempat mengulas momen ketika Andik hampir pulang ke Persebaya. Ia mengaku sudah meminta izin dan menyampaikan niatnya kepada suporter. Namun rencana itu urung terjadi setelah menerima tawaran dari Pahang FA. Kini, dengan performa impresifnya, Andik berharap bisa membawa Garuda Yaksa promosi ke Liga 1 sebagai bagian dari perjalanan panjang menuju kemungkinan kembali ke Persebaya.

Trio Asing Persebaya Tuai Pujian Bonek

Persebaya juga sedang menikmati fase positif berkat performa trio lini depan asingnya. Kemenangan atas Persis Solo dengan skor 2-1 memunculkan euforia besar di kalangan Bonek. Tiga pemain kunci, yakni Bruno Moreira, Mihailo Perovik, dan Gali Freitas tampil mengesankan sepanjang laga.

Perovik mencetak gol penting, sementara Bruno dan Gali menjadi motor serangan yang menyulitkan pertahanan Persis Solo. Serangan cepat, kreativitas, serta chemistry ketiganya membuat Bonek menyerukan agar manajemen mempertahankan trio ini pada bursa transfer berikutnya. Bagi suporter, kolaborasi tiga pemain asing ini sudah menunjukkan kestabilan yang sebelumnya sulit ditemukan.

Menurut Bonek, Perovik kini kembali menemukan sentuhan terbaiknya, Gali semakin lincah dan eksplosif di sisi sayap, sedangkan Bruno berperan sebagai otak serangan yang membuka banyak ruang. Dengan kombinasi ini, Bonek percaya produktivitas gol Persebaya akan meningkat di laga-laga mendatang.Rahmat Irianto Jadi Sorotan di Lini Belakang

Selain lini depan, lini belakang Persebaya juga mendapat sorotan positif berkat penampilan solid Rahmat Irianto. Pada kemenangan 2-1 melawan Persis Solo, bek 26 tahun itu tampil tenang dan tangguh di jantung pertahanan bersama Dimmedimov.

Bonek ramai memuji gaya bermain Rahmat yang simpel, disiplin, dan penuh semangat. Mereka menilai Rahmat kembali ke bentuk permainan terbaiknya setelah kembali dimainkan di posisi natural sebagai bek tengah.

Dalam musim ini, Rahmat sudah dua kali diturunkan sebagai bek tengah, yakni saat menghadapi Dewa United dan Persis Solo. Data menunjukkan bahwa ia mencatat delapan intersep dalam laga terakhir, tertinggi di antara seluruh pemain bertahan Persebaya. Catatan itu membuat Bonek semakin yakin Rahmat layak menjadi salah satu pilar utama di lini belakang.

Kemenangan ini juga menjadi kemenangan pertama Rahmat saat tampil sebagai starter musim ini. Sebelumnya, Persebaya hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga laga di mana Rahmat tidak bermain sejak awal. Performa impresifnya kini menjadi harapan besar menjelang laga berikutnya melawan Persik Kediri pada 7 November 2025.

Persebaya di Ambang Kebangkitan

Rangkaian momen positif ini membuat semangat Bonek kembali menyala. Dengan trio asing yang semakin padu, Rahmat Irianto yang kembali solid, serta bayang-bayang kepulangan Andik Fermansyah, Persebaya dinilai berada di jalur yang tepat untuk kembali bersaing di papan atas.

Bonek pun menanti apakah performa tim akan terus konsisten, sekaligus berharap manajemen mampu menjaga komposisi terbaik demi menjaga asa kebangkitan Bajol Ijo.

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#rahmat irianto #andik fermansyah #bonek #Bruno Moreira #persebaya