Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Arema FC Tujuh Pemain Absen Jelang Lawan Maluku United, Kondisi Tim Kian Kritis

Rendra Febrian Permana • Jumat, 28 November 2025 | 01:50 WIB
Arema FC Tujuh Pemain Absen Jelang Lawan Maluku United, Kondisi Tim Kian Kritis
Arema FC Tujuh Pemain Absen Jelang Lawan Maluku United, Kondisi Tim Kian Kritis

BLITAR – Arema FC kembali diterpa badai pemain absen jelang laga penting menghadapi Maluku United. Sedikitnya tujuh pemain Arema FC absen untuk pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 29 November mendatang. Situasi ini menjadi perhatian besar publik Aremania, terlebih kondisi tim Singo Edan sedang membutuhkan konsistensi performa.

Absennya tujuh pemain Arema FC tersebut semakin menegaskan bahwa tim asuhan Marco Santos belum bisa tampil dengan kekuatan penuh dalam beberapa pekan terakhir. Laga menghadapi Maluku United pun diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat sejumlah pilar inti tidak dapat diturunkan karena sanksi, akumulasi kartu, hingga urusan pribadi.

Di sisi lain, Arema FC juga tengah dilanda krisis winger setelah Paulinho Moselin resmi hengkang karena masalah keluarga. Kondisi tersebut membuat komposisi pemain semakin menipis untuk sektor sayap, terutama jelang laga yang sangat menentukan bagi posisi tim di klasemen.

Daftar Pemain Absen Kian Panjang

Absennya pemain Arema FC tidak hanya berasal dari cedera. Dalam transkrip video dijelaskan bahwa beberapa nama masuk dalam daftar larangan bermain. Matthus Blade harus menepi akibat sanksi kartu merah, sedangkan Betinh Ho menjalani hukuman akumulasi kartu kuning keempat yang diterimanya saat melawan Persebaya Surabaya.

Selain itu, nama-nama seperti Hamad Maulana, Bayu Setiawan, dan Julian Guardar sudah lebih dulu menyusul daftar absen. Situasi semakin pelik setelah Salim Tuharea juga tidak bisa bermain dalam laga melawan Maluku United. Tak cukup sampai di situ, dua pemain mudanya, Arkan Fikri dan Brandon Suneman, kemungkinan besar bergabung memperkuat Timnas U-23.

Kondisi ini membuat tujuh pemain Arema FC absen menjadi pukulan telak bagi persiapan tim. Dalam dua laga terakhir saja, Arema FC tidak pernah turun dengan skuad terbaiknya. Saat melawan Persebaya, Singo Edan sudah kehilangan tiga pemain, dan ketika berjumpa Persija, tiga pemain lainnya juga absen.

Pelatih Marco Santos Putar Otak

Pelatih Kepala Arema FC, Marco Santos, tidak menampik bahwa badai absensi pemain menjadi tantangan besar. Ia mengakui harus menyiapkan komposisi berbeda di setiap pertandingan, termasuk melakukan eksperimen dalam waktu terbatas.

“Selama saya melatih klub ini, baru kali ini tim memperoleh banyak kartu merah,” ujarnya. Santos menyebut absennya pemain membuat tim melakukan tambal sulam, termasuk mempersiapkan alternatif strategi jika harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.

Absennya banyak pemain juga memengaruhi ritme tim. Menurut Santos, kondisi seperti ini memaksa seluruh punggawa yang mendapatkan kesempatan tampil untuk memberikan performa terbaik.

Baca Juga: Imigrasi Blitar Jemput Bola Layani Pembuatan Paspor CJH, Sasaran Ratusan Jamaah dari Blitar-Tulungagung

Anwar Rifai: Skuad Siap 100 Persen

Bek tengah Arema FC, Anwar Rifai, menilai bahwa absennya pemain tentu berdampak pada kekuatan tim. Namun, ia meyakini Arema FC memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutup kekurangan pemain.

“Kami selalu bermain sebagai tim. Siapa pun yang menggantikan pasti siap,” tegasnya. Rifai menambahkan bahwa dirinya berada dalam kondisi terbaik dan siap tampil sejak menit awal menghadapi Maluku United.

Krisis Winger Setelah Paulinho Moselin Hengkang

Selain tujuh pemain Arema FC absen, Arema FC juga dikejutkan dengan keputusan Paulinho Moselin yang memilih kembali ke Brasil. Pemain bernomor punggung 9 itu mengakhiri kontraknya lebih cepat karena masalah keluarga yang tidak bisa diselesaikan dari jauh.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, enggan menjelaskan detail alasan pribadi sang pemain. Namun ia menyebut Paulinho sudah berupaya memperbaiki situasi selama dua bulan, tetapi tak kunjung menemukan solusi. Masalah tersebut membuat Paulinho kesulitan fokus, sehingga performanya menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.

Meski kehilangan winger andal dengan empat assist musim ini, Arema FC tidak terburu-buru mencari pengganti karena bursa transfer putaran kedua belum dibuka. Klub juga menegaskan tetap menghormati keputusan Paulinho dan mendoakan yang terbaik bagi kariernya.

Laga Krusial dengan Skuad Terbatas

Situasi Arema FC yang kehilangan banyak pemain ini membuat pertandingan melawan Maluku United menjadi ujian besar. Tim pelatih harus segera menentukan komposisi terbaik dan memastikan pemain pengganti mampu tampil maksimal.

Singo Edan berharap para pemain yang mendapat kesempatan tampil dapat memanfaatkannya untuk menunjukkan kualitas sekaligus mengangkat performa tim.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#aremafc #singo edan #Paulino Mocelin #bri liga 1 #Maluku United