BLITAR KAWENTAR – Tren olahraga padel terus merambah berbagai kota, termasuk Kota Blitar.
Hal ini mendorong Ria Monita, owner lapangan padel pertama di Kota Blitar, yang berada di Jalan Anggrek, untuk menghadirkan fasilitas olahraga tersebut karena melihat peluang besar sekaligus kecintaannya pada padel.
Ria mengungkapkan, keputusan membangun lapangan padel berawal dari kegemarannya bersama teman-teman terhadap olahraga yang tengah naik daun ini.
Dia ingin membawa suasana baru yang segar dan positif bagi masyarakat Kota Blitar.
“Padel ini olahraga yang fun, beginner friendly, dan bisa dimainkan semua kalangan. Saya melihat masyarakat Blitar cepat mengikuti tren yang sedang terjadi, jadi potensinya sangat besar,” ujar Ria.
Sejak masa trial dibuka, antusiasme masyarakat ternyata jauh melampaui ekspektasinya.
Banyak warga yang datang hanya karena penasaran, tetapi setelah mencoba sekali langsung melakukan booking ulang.
Bahkan, pemesanan melalui aplikasi mulai dibuka dan sudah terisi untuk jadwal bermain mulai 17 November ke atas.
Olahraga padel, menurut Ria, tidak hanya diminati anak muda. Banyak orang tua hingga keluarga yang datang bersama untuk bermain.
Apalagi, padel ini bukan sekadar olahraga. Baginya, olahraga ini sudah menjadi ruang berkumpul baru yang seru dan sehat.
“Untuk harga sewa lapangan, saat masa soft opening 17 November, tarif yang diberlakukan Rp 150 ribu per jam. Setelah grand opening, harga akan berada pada kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per jam,” ungkapnya.
Baca Juga: Aplikasi Bhumi ATR BPN: Fitur Canggih Peta Tanah Digital yang Bikin Pengguna Kaget Bisa Seakurat Ini
Ria optimistis bisnis padel akan berkembang pesat di Kota Blitar.
Ke depan, dia juga menyiapkan program membership hingga coaching session agar olahraga padel bisa dinikmati dengan lebih nyaman dan terjangkau oleh seluruh masyarakat.
Selain menjadi tren global, padel dinilai mudah dimainkan, menyenangkan, dan memberi pengalaman yang membuat pemain ketagihan.
“Di banyak negara, padel berkembang sangat cepat. Saya yakin di Blitar potensinya juga besar, apalagi komunitasnya sudah mulai solid dan didukung konsep tempat yang nyaman,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah