Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Memanas! Milos Disorot, Victor Leis Diincar, hingga Desakan Bonek Soal Pelatih Baru

Dimas Galih Nur Hendra Saputra • Senin, 8 Desember 2025 | 23:15 WIB
Persebaya Surabaya Memanas! Milos Disorot, Victor Leis Diincar, hingga Desakan Bonek Soal Pelatih Baru
Persebaya Surabaya Memanas! Milos Disorot, Victor Leis Diincar, hingga Desakan Bonek Soal Pelatih Baru

BLITAR – Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan besar setelah serangkaian drama terjadi baik di dalam maupun luar lapangan. Mulai dari performa buruk Milos Raikovic dalam laga panas kontra PSM Makassar, rumor pembelian pemain baru seperti Victor Leis, hingga desakan Bonek agar manajemen segera menunjuk pelatih kepala permanen. Semua dinamika ini membuat nama Persebaya Surabaya terus memimpin perhatian publik pecinta sepak bola nasional.

Milos Raikovic Jadi Sorotan Usai Cekcok di Laga Panas

Pertandingan Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie berlangsung dengan tensi tinggi. Laga berakhir 1-1, namun drama di dalamnya jauh lebih besar dari sekadar skor akhir. Sorotan utama tertuju pada Milos Raikovic yang terlibat cekcok dengan pemain PSM, Akbar Tanjung, pada menit-menit akhir pertandingan.

Konfrontasi panas itu membuat wasit mengeluarkan kartu kuning kepada Milos pada menit ke-87. Sementara Akbar Tanjung sempat dijatuhi kartu merah sebelum akhirnya dianulir menjadi kartu kuning setelah peninjauan VAR. Insiden ini tidak hanya memicu keributan, tetapi juga berimbas pada rating penampilan Milos yang tercatat menjadi yang terendah di skuad.

Dalam laga ini, Persebaya Surabaya tampak kesulitan menguasai ritme permainan. Sebagai pengatur tempo, Milos seharusnya menjadi motor serangan, namun suasana emosional membuat kontribusinya jauh dari optimal. Hasil imbang tersebut membuat Persebaya bertahan di posisi 9 klasemen sementara dengan 13 poin.

Bursa Transfer Memanas: Persebaya Ikut Kejar Victor Leis

Di luar lapangan, isu transfer Persebaya Surabaya tidak kalah mendidihkan. Nama Victor Leis, bek sayap agresif milik PSM Makassar, menjadi komoditas panas menjelang bursa transfer putaran kedua Super League 2025–2026. Dengan nilai pasar Rp5,2 miliar, pemain asal Brasil itu menjadi rebutan klub-klub besar, termasuk Arema FC, Persik Kediri, dan tentu saja Persebaya Surabaya.

Victor Leis tampil konsisten sejak didatangkan dari klub Malta, Valeta FC, melalui skema bebas transfer. Dalam dua musim terakhir, ia menjadi salah satu pemain paling diandalkan PSM Makassar dengan kontribusi mencolok, termasuk satu gol dan 14 assist.

Musim ini, ia sudah tampil 12 kali, mencetak satu gol dan empat assist. Catatan ini membuatnya masuk radar Persebaya yang membutuhkan bek sayap produktif untuk memperkuat sisi permainan mereka. Skema peminjaman menjadi opsi paling logis bagi klub-klub peminat untuk menguji kecocokan tanpa mengeluarkan biaya besar di pertengahan musim.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Persebaya Surabaya, Arema FC, maupun Persik Kediri terkait rumor panas ini. Namun para pendukung Green Force menilai Leis bisa menjadi tambahan penting di posisi bek sayap yang selama ini menjadi titik rawan.

Bonek Mendesak: Pelatih Baru Harus Segera Datang

Isu lain yang tak kalah menyita perhatian adalah posisi pelatih kepala Persebaya Surabaya yang hingga kini masih kosong setelah manajemen mencopot Eduardo Perez. Latihan tim sementara dipimpin duet Uston Nawawi dan Shin Sang-gyu, yang mulai mencuri perhatian setelah berhasil menahan Bhayangkara FC pada laga sebelumnya.

Meski duet Uston–Shin mendapat apresiasi, Bonek tetap menuntut kehadiran pelatih kepala baru yang berpengalaman. Mereka sempat berharap Bernardo Tavares bakal merapat, namun rumor itu tak terbukti. Nama lain seperti Eduardo Almeida sempat beredar, namun juga tidak menjadi kenyataan.

Di tengah situasi itu, muncul harapan sebagian Bonek agar Shinta Yong—eks pelatih Timnas Indonesia—menjadi kandidat kuat. Hal ini dipicu kedekatan antara Shinta Yong dan Shin Sang-gyu yang sebelumnya bekerja sama di level tim nasional.

Namun semua keputusan kini berada di tangan manajemen Persebaya Surabaya. Mereka menegaskan tidak ingin asal tunjuk, dan ingin memastikan pelatih yang datang benar-benar dapat membawa perubahan signifikan dalam persaingan Super League.

Persebaya Cari Pelapis Rivera, Slot Pemain Asing Sisa Satu

Tak hanya berburu pelatih, Persebaya juga mencari pelapis ideal untuk Francisco Rivera, pengatur serangan utama Green Force. Rivera menjadi roh permainan tim, sehingga absensinya kerap membuat alur serangan pincang.

Dengan masih tersisa satu slot pemain asing dari total 11 kuota, Persebaya Surabaya berada dalam posisi strategis untuk mendatangkan playmaker baru. Bonek sejak awal mendesak manajemen melakukan langkah konkret demi menjaga konsistensi tim di putaran kedua.

Dengan berbagai dinamika tersebut—drama di lapangan, rumor transfer panas, hingga teka-teki pelatih—nama Persebaya Surabaya diprediksi akan terus menjadi pusat perhatian publik sepak bola Indonesia.

 

Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra
#sepakbola #bonek mania #bonek #persebaya #surabaya