Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kode Keras Bojan Hodak! Mariano Peralta Persib Makin Nyata, Calon Transfer 'Meledak' Maung Bandung Paruh Musim

Satria Wira Yudha Pratama • Selasa, 9 Desember 2025 | 03:00 WIB
Rumor panas! Bojan Hodak beri kode rekrut Mariano Peralta Persib. Cek nasib Marsilio & Adam Prisibek di evaluasi Maung Bandung.
Rumor panas! Bojan Hodak beri kode rekrut Mariano Peralta Persib. Cek nasib Marsilio & Adam Prisibek di evaluasi Maung Bandung.

BLITAR - Atmosfer panas bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026 terasa semakin memanas, dan kubu Persib Bandung menjadi pusat perhatian utama. Sinyal kedatangan pemain asing baru di tubuh Maung Bandung kian kencang, terutama setelah munculnya rumor transfer yang melibatkan penyerang Borneo FC, Mariano Peralta Persib.

Isu transfer ini mencuat setelah sebuah insiden terekam kamera usai laga tunda pekan keempat antara Persib melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dalam video yang viral di media sosial, Pelatih Persib, Bojan Hodak, terlihat jelas menghampiri Peralta dan terlibat perbincangan santai di tengah lapangan. Momen ini langsung diinterpretasikan oleh Bobotoh dan warganet sebagai kode keras bahwa manajemen Persib tengah berupaya memboyong penyerang berdarah Argentina itu ke Kota Kembang.

Evaluasi Pemain Asing: Tiga Nama di Ujung Tanduk
Pergerakan cepat manajemen Persib di bursa transfer paruh musim ini tidak terlepas dari hasil evaluasi terhadap beberapa pilar asing yang dinilai minim kontribusi. Setidaknya ada dua nama yang hampir pasti terdepak, ditambah satu nama yang nasibnya mulai membaik.

Nama pertama yang santer dikabarkan angkat kaki adalah gelandang asal Brasil, William Marsilio. Pemain berusia 29 tahun itu disebut-sebut telah membuat kesal Bojan Hodak karena masalah komitmen dan gaya bermain yang sulit diubah. Baik manajemen maupun tim pelatih dikabarkan sudah sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Marsilio.

Pemain kedua adalah kiper asal Wales, Adam Prisibek. Sempat diproyeksikan menggantikan Kevin Ray Mendoza, Prisibek justru menghadapi serangkaian masalah, mulai dari kasus scouring dari klub sebelumnya hingga cedera. Puncaknya, saat absennya Teja Paku Alam, Bojan Hodak justru lebih memilih kiper muda 19 tahun, Fitrah Maulana, ketimbang Prisibek saat melawan Borneo FC. Situasi ini menguatkan keyakinan bahwa kiper menjadi salah satu pos yang akan dievaluasi dan kemungkinan besar dilepas di paruh musim.

Di sisi lain, nasib baik justru menghampiri striker Brasil, Ramon Tangke. Sempat diisukan akan dilepas, Ramon mulai menunjukkan tajinya. Puncak performanya terjadi di laga kontra Borneo FC ketika ia berhasil mencetak gol pertamanya. Gol ini disambut meriah oleh Bobotoh, bahkan sampai menggelar syukuran kecil-kecilan di Kota Bandung. Para Bobotoh mendoakan agar Ramon Tangke semakin tajam dan trengginas di depan gawang lawan.

Rumor Hengkangnya Dewangga dan Kedalaman Skuad
Selain evaluasi pemain asing, Maung Bandung juga dihadapkan pada isu peminjaman pemain lokal. Bek muda, Alfeandra Dewangga, dikabarkan akan dipinjamkan ke Bali United. Rumor ini ramai diperbincangkan di media sosial. Alasannya, Dewangga kesulitan mendapatkan menit bermain dan lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Walaupun sempat mendapat pujian dari Bojan Hodak, proses peminjamannya tampaknya tetap akan diberlakukan. Jika ini benar terjadi, Persib Bandung akan kehilangan salah satu opsi di lini belakangnya pada putaran kedua.

Situasi di Borneo FC yang kurang stabil pasca kekalahan dari Persib, serta rumor hengkangnya beberapa pemain kunci, disebut-sebut membuka jalan bagi Mariano Peralta Persib untuk merapat. Kehadiran penyerang yang konsisten sejak awal musim ini dinilai mampu menambah variasi serangan Persib dan menjadi solusi pengganti striker yang performanya belum maksimal. Bobotoh pun mayoritas mendukung langkah "pembajakan" ini.

Insiden Tom Haye dan Beckham Putra Tak Dibawa ke Luar Lapangan
Di tengah panasnya rumor transfer, Persib juga sempat diwarnai insiden internal yang melibatkan gelandang senior Tom Haye dan pemain muda Beckham Putra. Keduanya sempat terlibat ketegangan di lapangan pada menit ke-32 saat Persib tertinggal 0-1 dari Borneo FC. Haye tampak kesal dengan umpan yang dikirimkan Beckham, yang dinilai terlalu cepat untuk dijangkau pemain bertipikal bukan pelari seperti dirinya. Beckham pun sempat membalas gerak tubuh sang senior.

Namun, ketegangan itu hanya terjadi di atas rumput hijau. Keduanya menunjukkan profesionalitas tinggi dan justru tampak akrab di luar lapangan. Hal ini terbukti ketika keduanya menghadiri acara pembukaan PSSI Awards di Jakarta tanpa ada tanda-tanda ketegangan sama sekali. Momen ini meredam kekhawatiran Bobotoh terkait keharmonisan tim, sekaligus menegaskan bahwa dinamika lapangan adalah hal yang wajar dalam sepak bola profesional.

Kini, fokus utama Bobotoh tertuju pada satu hal: apakah percakapan singkat antara Bojan Hodak dan Mariano Peralta Persib di GBLA benar-benar menjadi awal dari salah satu transfer terbesar di putaran kedua BRI Super League.(*)

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#Mariano Peralta Persib #Bursa Transfer Paruh Musim #bojan hodak #Evaluasi Pemain Asing #persib bandung