BLITAR – Rumor Persib kembali memanas setelah sebuah video terbaru yang diunggah kreator konten bobotoh mengungkap berbagai isu menarik seputar laga Persib Bandung. Mulai dari penggunaan tiket lama, kelebihan jumlah penonton, hingga cerita pemain yang datang telat ke stadion, semuanya menjadi bahan perbincangan hangat publik. Dalam 48 jam terakhir, topik rumor Persib ini bahkan menyeruak di media sosial dan grup pendukung Maung Bandung.
Tiket Lama Muncul Lagi, Penonton Kelebihan Ribuan
Di awal video, sang narator menunjukkan dua jenis tiket pertandingan Persib versus Borneo FC. Secara kasatmata keduanya tampak sama, namun ada satu perbedaan besar: tiket biru memiliki hologram yang bisa dibuka, sementara tiket hijau tidak.
Saat hologram pada tiket biru dibuka, terlihat jelas tanggal 31 Agustus 2025—tanggal lama sebelum pertandingan ditunda ke 5 Desember. Artinya, tiket biru adalah tiket lama yang kembali digunakan oleh panitia pertandingan. Sang kreator menyebut hal ini sebagai alasan mengapa jumlah penonton melebihi kuota resmi.
Kuota resmi pertandingan adalah 25.000 penonton, tetapi catatan akhir menunjukkan angka 26.160 orang. Ada kelebihan 1.160 tiket, yang menurut narator terjadi karena panitia kemungkinan mengakomodasi tiket lama yang belum dimusnahkan. Tiket biru inilah yang kemudian membuat petugas memutuskan mencoret barcode, agar tiket tidak dilempar kembali ke luar stadium untuk dipakai ulang oleh penonton lain.
Calon Masalah: Tiket Tidak Lengket dan Dugaan Peredaran Lewat Calo
Narator juga menceritakan bahwa beberapa bobotoh mengeluh karena tiket gelang tidak bisa menempel. Hal ini diduga terjadi karena tiket biru yang beredar adalah stok lama, sehingga perekatnya sudah rusak. Dalam video, sang kreator membuka peluang adanya distribusi tiket lama melalui calo, meski ia menegaskan tidak ingin berburuk sangka.
Fenomena kelebihan penonton juga membuat beberapa bagian stadion terasa sempit dan penuh, sehingga penonton harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi dorong-dorongan di area tertentu.
Cerita Pemain Persib Telat, Nebeng Motor ke GBLA
Rumor Persib lainnya yang muncul adalah soal pemain yang telat datang ke Stadion GBLA. Salah satunya adalah Maklok, yang terekam turun dari mobil dan kemudian nebeng motor penonton menuju stadion karena dikejar waktu.
Kondisi ini terjadi karena beberapa pemain Persib kini tidak wajib kumpul di Graha Persib. Mereka diberi fleksibilitas menuju stadion langsung dari lokasi tinggal masing-masing. Telatnya Maklok bukan kasus tunggal, karena beberapa pemain lain juga terpengaruh kondisi lalu lintas sebelum laga.
Sementara itu, rumor yang menyebut kiper Adam PB tidak dimainkan karena telat briefing dibantah. Tim pelatih justru menilai Fitrah Maulana lebih siap untuk tampil. Keputusan tersebut terbukti tepat, karena Fitrah tampil baik meski sempat gugup di awal pertandingan.
Koreo Viking: Sindiran Elegan untuk Tim Tetangga
Isu lain yang jadi perbincangan adalah koreografi dari Viking di Tribun Timur. Koreo berbentuk empat piala yang diakui FIFA itu disebut sebagai sindiran halus kepada “tim oren”, yaitu Persija Jakarta. Hal ini menjadi pembahasan hangat di media sosial karena dianggap sebagai balasan atas koreografi Persija saat bermain di GBK beberapa waktu lalu.
Narator menegaskan bahwa sindiran Viking dilakukan secara elegan, tanpa chant rasis, dan sepenuhnya berdasarkan fakta pencapaian Persib yang mengoleksi empat gelar resmi.
GBLA Goyang, Kapasitas Masih Tidak Difullkan
Rumor Persib mengenai bangku kosong di GBLA juga dijelaskan dalam video. Kapasitas penuh stadion adalah 38.000 penonton, tetapi sejak dua musim terakhir jumlah tersebut dibatasi karena hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tanah di beberapa titik stadion.
Demi keselamatan, kapasitas diturunkan bertahap menjadi sekitar 25–28 ribu saja. Narator bahkan menyebut dirinya merasakan getaran tribun saat bobotoh melakukan chant dan “post non dance”, sehingga pembatasan kapasitas dianggap sebagai langkah realistis.
Peringatan untuk Laga Persib vs Bangkok United
Menutup video, sang kreator mengimbau bobotoh untuk tidak memanjat pagar dan tidak membawa flare ketika Persib menjamu Bangkok United di turnamen ACL. Ia mengingatkan bahwa dendanya akan langsung diberikan oleh AFC, bukan PSSI.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi