BLITAR – Jelang laga hidup-mati kontra Bangkok United di ajang ACL2, rumor Persib Bandung kembali menjadi topik panas di kalangan Bobotoh. Dari isu hengkangnya Dewangga hingga situasi tiket yang langsung habis terjual, suasana menjelang pertandingan terasa semakin intens. Di tengah dinamika tersebut, pelatih Bojan Hodak muncul dengan pernyataan tegas yang sekaligus meredakan keresahan publik.
Dewangga Tak Ke Mana-Mana
Isu terbesar pekan ini adalah kabar bahwa Dewangga akan hijrah ke Bali United. Rumor Persib Bandung ini langsung memicu kecemasan Bobotoh. Namun Hodak memastikan semuanya tidak benar. Ia menegaskan bahwa Dewangga tetap berada di Persib, dan kabar yang beredar hanyalah spekulasi liar.
Menurut Hodak, saat ini Dewangga justru menunjukkan progres signifikan dalam latihan dan mendapatkan menit bermain lebih rutin. “Tidak ada alasan untuk melepas Dewangga di putaran kedua,” ujar Hodak kepada para wartawan. Ia juga menyebut Dewangga kini lebih serius, fokus, dan bertekad kuat membuktikan diri.
Kepastian ini menjadi jawaban atas berbagai keraguan Bobotoh, yang sebelumnya mempertanyakan konsistensi komunikasi Hodak terkait transfer pemain. Meski sempat muncul rasa sangsi akibat pengalaman di awal musim, kini pelatih asal Kroasia itu kembali menegaskan komitmennya menjaga stabilitas skuad.
Fokus Jelang Duel Hidup-Mati
Pertandingan melawan Bangkok United menjadi laga yang sangat krusial. Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar ACL2, sementara Bangkok sudah lebih dulu memastikan tempat di babak gugur. Dengan sistem head-to-head, kekalahan adalah skenario yang tidak boleh terjadi bagi Persib.
Hodak mengingatkan para pemain agar tidak terganggu oleh rumor Persib Bandung yang beredar di media sosial. "Fokus kami sekarang adalah Bangkok United. Setelah itu, baru bicara bursa transfer," tegasnya.
Ia juga memberi suntikan motivasi dengan menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus antara pemain muda, senior, asing, atau lokal. “Siapa yang paling siap, itu yang bermain,” katanya.
Bangkok United Datang dalam Kondisi Lelah
Meski berstatus tim kuat, Bangkok United disebut tiba di Bandung dengan kondisi kelelahan setelah menjalani tiga sampai empat kompetisi sekaligus. Mereka baru saja bermain tiga hari sebelumnya dan langsung bertolak ke Bandung.
Situasi ini menjadi peluang besar bagi Persib untuk mengamankan poin penuh di Stadion GBLA. Terlebih, pada pertemuan pertama di Bangkok, Maung Bandung berhasil menang 0-2. Bobotoh pun berharap hasil serupa terulang.
Tiket Sold Out dan Penonton Dibatasi
Antusiasme Bobotoh melonjak, terbukti dengan tiket laga melawan Bangkok United yang langsung habis terjual. Meski tersedia di beberapa platform—Persib Apps, Brimo, Balai, hingga Gopay—kuota terbatas membuat penjualan berlangsung sangat cepat.
Tribun GBLA juga dibatasi 25 persen sesuai regulasi, terutama terkait keamanan pertandingan internasional. Bobotoh diminta untuk lebih tertib, menghindari pelanggaran seperti spanduk provokatif, tindakan rasis, atau perilaku yang dapat memicu sanksi AFC.
Hodak dan manajemen juga mengingatkan bahwa penonton dari Bangkok United akan hadir. Pengalaman kurang menyenangkan sebelumnya, seperti insiden dengan fans Selangor FC, diharapkan tidak terulang.
Peralta dan 100 Bobotoh: Bercanda atau Serius?
Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah pernyataan manajer Borneo FC dalam sebuah siaran langsung bahwa Peralta bisa diberikan gratis ke Persib “asal ditukar dengan 100 Bobotoh”. Komentar tersebut tampaknya hanya candaan, namun cukup memeriahkan percakapan di media sosial mengenai rumor Persib Bandung.
Manajer Borneo mengaku sangat terkesan dengan atmosfer GBLA dan kultur Bobotoh, sehingga melontarkan ungkapan tersebut dalam konteks pujian. Namun publik tetap menganggapnya sekadar guyonan khas dunia sepak bola.
Menunggu Bursa Transfer Kedua
Bursa transfer putaran kedua dijadwalkan dibuka pada 10 Januari. Namun Hodak menegaskan bahwa semua keputusan baru akan dibahas setelah Persib menyelesaikan laga-laga berat yang ada di depan mata. Saat ini, fokus penuh diberikan pada target lolos 16 besar ACL2 dan menjaga stabilitas mental pemain.
Bobotoh diingatkan agar tidak terpancing isu-isu liar dan tetap mendukung tim. Hodak memastikan setiap pemain yang tampil di lapangan adalah mereka yang benar-benar siap menghadapi tekanan besar.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi