BLITAR – Momen panas antara Tom Haye dan Beckham Putra saat laga tunda pekan keempat BRI Super League 2025/2026 akhirnya terjawab. Meski video keduanya sempat viral akibat bersitegang, hubungan dua penggawa Persib Bandung itu ternyata tetap akrab di luar lapangan. Insiden Tom Haye dan Beckham Putra tersebut menjadi sorotan besar para Bobotoh, terutama karena terjadi di tengah kondisi tim yang sedang tertinggal dari Borneo FC.
Ketegangan antara Tom Haye dan Beckham Putra terjadi pada menit ke-32. Saat itu Beckham membawa bola dari tengah, kemudian mengirim umpan terobosan ke arah Tom Haye yang berada di ruang kosong sisi kiri. Sayangnya umpan tersebut terlalu deras dan gagal dijangkau sang gelandang Belanda. Tom Haye memperlihatkan gestur kecewa, menepuk paha dan mengucapkan sesuatu yang tak terdengar jelas. Beckham pun sempat membalas dengan bahasa tubuh yang membuat keduanya terlihat bersitegang sejenak.
Meski begitu, insiden Tom Haye dan Beckham Putra itu tak berlanjut panjang. Situasi langsung mereda, dan komentator pertandingan menilai Haye sebenarnya ingin menerima bola langsung ke kaki, bukan umpan terobosan sulit. Para Bobotoh pun ikut menyoroti bahwa Beckham seharusnya sadar jika Haye bukan tipikal pelari cepat. Di sisi lain, banyak pendukung yang memahami bahwa emosi seperti itu wajar terjadi saat tim sedang tertinggal dan tensi pertandingan memanas.
Menariknya, drama tersebut langsung sirna setelah pertandingan. Justru Tom Haye dan Beckham Putra terlihat sangat dekat ketika menghadiri pembukaan PSSI Awards di Jakarta. Keduanya tampak berbincang santai tanpa ketegangan sama sekali. Hal ini menepis dugaan para netizen yang sempat khawatir ada konflik internal di tubuh Persib Bandung.
Tak hanya drama dua penggawa lokal itu, keputusan Persib melakukan evaluasi pemain asing jelang bursa transfer paruh musim 2025/2026 juga menjadi pembahasan hangat. Setidaknya ada tiga nama yang disorot: William Marsilio, Adam Prisibek, dan Ramon Tanke.
Nama pertama, gelandang asal Brasil William Marsilio, hampir dipastikan tersingkir. Performanya dianggap tak berkembang, bahkan sempat membuat pelatih Bojan Hodak jengkel karena komitmen yang dianggap kurang. Manajemen dan tim pelatih pun disebut sudah sepakat untuk melepasnya.
Pemain kedua adalah kiper asal Wales Adam Prisibek. Ia awalnya diplot sebagai pengganti Kevin Ray Mendoza, namun justru tampil tak maksimal dan sempat mengalami cedera. Yang paling mencolok, Hodak tampak tak lagi mempercayainya. Bahkan saat melawan Borneo FC, ketika Teja Paku Alam absen, sang pelatih memilih memainkan kiper muda 19 tahun Fitrah Maulana dibanding Prisibek. Situasi ini menjadi sinyal kuat bahwa sang kiper kemungkinan besar didepak.
Nama ketiga adalah striker Brasil Ramon Tanke. Meski awalnya digadang-gadang hengkang, Ramon justru menunjukkan peningkatan performa. Puncaknya, ia mencetak gol pertamanya saat Persib melawan Borneo FC. Gol itu disambut suka cita oleh Bobotoh yang bahkan menggelar syukuran kecil di Bandung Belongs to Us. Mereka berdoa agar Ramon semakin tajam di putaran kedua.
Nama lain yang tak kalah mengejutkan adalah Alfeandra Dewangga. Bek muda itu dikabarkan akan dipinjamkan ke Bali United. Meski sempat dipuji Bojan Hodak, Dewangga minim menit bermain. Ia lebih sering jadi cadangan dan baru tampil setelah liga masuk pekan ke-11. Karena itu, proses peminjamannya santer disebut tetap berjalan.
Bojan Hodak berbincang langsung dengan striker Borneo FC, Mariano Peralta, seusai laga di GBLA. Momen itu viral dan dianggap sebagai “kode keras” bahwa Persib sedang membidik Peralta untuk memperkuat lini depan di putaran kedua. Sang penyerang Argentina memang tampil konsisten sejak awal musim, membuat Bobotoh antusias menyambut rumor tersebut.
Jika benar merapat, nama Peralta diprediksi menjadi transfer terbesar Persib paruh musim ini. Para pendukung Maung Bandung kini tinggal menunggu apakah interaksi kecil itu hanya obrolan biasa atau awal dari gebrakan panas di bursa transfer.
Editor : Anggi Septiani